Sleman (UII) – Sabtu, 30 November 2019, dilaksanakan temu alumni dan pelantikan pengurus baru, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) di Grand Dafam Hotel, Yogyakarta. Temu alumni merupakan wadah dan sarana untuk mempertemukan alumni-alumni yang telah beberapa waktu meninggalkan institusi, yang telah menempanya dengan keilmuan dan pengalaman. Selain itu, temu alumni juga menjadi forum berbagi informasi dan melepas kangen antar alumni.

Pelantikan pengurus IKA dilakukan oleh Ketua IKA UII Wilayah DIY, Didik Nurdewantara, SH, MM didampingi sekretaris IKA UII, Toto Purwanto, SH.

Turut hadir dalam acara ini yaitu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag., Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dan Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FK UII,
dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc.

Dalam sambutannya, dr. Linda Rosita berharap dengan adanya kepengurusan yang baru pada IKA FK UII ini, semoga semakin mempererat hubungan yang terjalin antara FK UII dengan alumni-alumninya di berbagai wilayah di tanah air.

Berikut ini adalah kepengurusan Ikatan Alumni FK UII:

Dewan Pengawas           : dr. Muhammad Yusuf Hisyam, Sp.An

Ketua                    : dr. Kiki Widyastuti, Sp.P, M.Kes

Wakil Ketua              : dr. Wijanarto

Sekretaris 1             : dr. Adrisa Pramudito, M.P.H

Sekretaris 2             : dr. Mahdea Kasyifa

Bendahara 1              : dr. Lamya Muthia Nabila

Bendahara 2              : dr. Arif Budi Santoso

Kepala Divisi Internal   : dr. H. Dadang Erianto

  • Karir & CPD : dr. Warenda Wisnu
  • Usaha : dr. Wiska Habiburohman Efendi

Kepala Divisi Eksternal   : dr. Jhonny Prambudi Batong

  • Kampus : dr. Nursamsurya
  • Non-Kampus : dr. AM Farid Santoso

.jo

Caption : Volunteer Kadiksuh FK UII membimbing anak-anak panti asuhan Daarus Selamat mengerjakan soal secara mandiri. (Foto: Istimewa)

 

Sleman (UII) – Ahad, 17 November 2019, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) yang tergabung dalam volunteer kegiatan Kakak Adik Asuh (Kadiksuh) berkunjung ke Panti Asuhan Daarus Selamat di Turgo, Purwobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kadiksuh merupakan salah satu program kerja Lembaga Eksekutif Mahasiswa FK UII yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat.

Cuaca panas di lereng merapi siang itu tak menghalangi Tim Kadiksuh untuk mengajak penghuni panti bermain game sambil belajar bersama. Dari siswa SD sampai SMP, semua tampak antusias untuk berdiskusi, bertanya, dan mengerjakan soal-soal yang telah disediakan panitia. Selain itu para peserta juga mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai beberapa penyakit kulit yang sering ditemukan di lingkungan asrama, seperti scabiesis (gudik) dan PVC (panu). Pada kesempatan tersebut para volunteer menyampaikan tips pencegahan yang sederhana namun efektif, seperti menjemur handuk setelah dipakai, mengganti sprei tempat tidur, dan mandi minimal 2 kali sehari. Seru sekali ya, dan pastinya sangat menyenangkan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Syifa

 

Berikut informasi pengusulan Karya Tulis Ilmiah periode November 2019

Download

Warta FK – 68 (enampuluh delapan) Tenaga Kependidikan (tendik) di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII), tergabung dalam pelatihan guna meningkatkan kemampuan diri, agar tidak canggung menghadapi kecepatan dan derasnya guyuran teknologi. Pelatihan ini muncul, karena kebutuhan yang begitu mendesak yang didorong oleh motivasi pimpinan fakultas dalam menterjemahkan semangat rektor agar FK UII bisa lebih cepat mondial. Untuk itulah pelatihan menggunakan fasilitas Google Edu yang akhirnya menjadi pilihan.

 

Pelatihan dilaksanakan selama 2 (dua) hari tanggal 18 – 19 Nopember 2019, bertempat di Laboratorium Komputer FK UII. Pelatihan google edu untuk tendik kali ini, dikemas dalam dalam 3 sub bagian, sedangkan konten yang dipelajari antara lain: Google Drive, Google Sheet, Google Doc, Google Form, Google Publisher, Google Filestreem, Google Calender, dan Google Keep. Karena target yang diharapkan segera bisa menggunakan apa yang dilatihkan, maka sebagai narasumber adalah mereka yang memang sudah ahli, berpengalaman dan biasa menggunakan secara teknis dan aplikatif, yaitu Sujono Noor Ahmad, Ramansyah, dan Tri Suwarno.

 

Ketua pelaksana pelatihan, Eko Sukanto sembari mengamati jalannya pelatihan menyampaikan harapan pimpinan fakultas, bahwa semoga pelatihan ini bermanfaat. Usainya pelatihan, segera bermunculan ide-ide kreatif guna memaksimalkan layanan dengan menggunakan fasilitas dari google. Meski dalam kenyataanya, waktu yang dibutuhkan masih kurang. “Semoga di lain waktu pimpinan fakultas memberikan kesempatan kembali untuk bisa berlatih lebih mendalam”, imbuhnya.

 

Sementara Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, dr. Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD dalam kesempatan menutup acara pelatihan secara resmi, menegaskan apa yang sudah disampaikan ketua pantia dengan penuh harapan para tendik di lingkungan FK UII bisa lebih cepat mewujudkan harapan rektor agar FK UII segera mondial. Salah satu caranya dengan mengawali pelatihan google yang sudah dilaksanakan. Ide-ide baru dari para tendik untuk memberikan layanan prima terhadap stackholder senantiasa ditunggu. “Semoga ilmu barunya manfaat dan bisa menambah keberkahan dalam berbagai karya. Dengan mengucap al-hamdulillahi rabbil ‘alamiin, pelatihan ini resmi ditutup”, papar dr. Erlina menutup kegiatan pelatihan.

Sleman (UII News) – Kebingungan mau memulai dari mana, kadang keinginan tak sejalan dengan kenyataan, siap berkarya tapi tak siap untuk jatuh bangun, itulah beberapa permasalahan yang sering menghadang orang yang akan start up dalam segala hal. Namun demikian, satu hal yang harus selalu kita ingat adalah : “yang muda selalu menggantikan yang tua” sehingga naluri melestarikan budaya berkarya perlu untuk terus dilakukan dan tidak takut maju ke depan.

Hal itulah yang muncul dari Seminar Informasi Pakar (SIP) 3 Scientific Medical Activities of Research and Technology Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (SMART FK UII) yang dilaksanakan Selasa, 5 November 2019 di Ruang Sidang Utama Lantai 2 FK UII. Acara yang menghadirkan dr. Alfa Fajar Saputra (Associate Partner HavPro Group-Consulting Jakarta, CEO medinar.id, dosen FK UII) dan Rafik Prabowo, S.Ked. (mahasiswa angkatan 2015 FK UII, finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2018 Kemenristekdikti).

Penelitian sangat identik dengan penentuan judul, sehingga Alfa dalam penyampaiannya mengingatkan hal tersebut. “Jangan khawatirkan tentang idemu yang kurang bagus menurutmu, semua ada jalanya,” jelas Alfa. Entrepreneur muda ini juga memberi beberapa contoh judul abstract yang dirasa kurang scientific namun tetap menembus konferensi di luar negeri. Penjelasan yang menarik tersebut ternyata memantik pemikiran peserta, sehingga pada sesi tanya jawab salah satunya mengkonsultasikan ide mengenai perilaku konsumsi tanaman dan buah yang dijadikan obat di daerah tempat tinggalnya. Antusias mendengar hal tersebut, Alfa memberikan beberapa saran untuk mewujudkannya.

Sementara itu Rafik banyak menyampaikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti konferensi di luar negeri, khususnya terkait persiapan materi presentasi yang akan dipaparkan dengan menekankan penjelasan berdasarkan hasil penelitian yang sebenarnya.

“Meluruskan kembali niat, sempurnakan proses, dan jangan pernah cemaskan hasilnya,” pesan Rafik sembari memotivasi pada para peserta untuk tidak menyerah dan putus asa dalam berkarya kedepannya. Divana

 

 

 

assalamu’alaykum wrwb

 

Disampaikan mahasiswa yang menempuh blok 3.1 (Kehamilan dan Masalah Reproduksi), berikut disampaikan nilai akhir blok 1.1 secara utuh.

 

LIHAT/UNDUH Nilai Blok 3.1 (Kehamilan dan Masalah Reproduksi)

 

Kepada mahasiswa yang memiliki tanggungan yang berakibat nilainya belum bisa ditampilkan dalam publikasi ini segera menyelesaikan tanggungannya dalam waktu 1 (satu) pekan sejak pengumuman ini disampaikan.

Apabila melewati batas 1 (satu) pekan tanggungannya belum diselesaikan, maka nilai dianggap hangus, & mahasiswa wajib mengikuti segala proses dari awal.

 

Yogyakarta, 15 Nopember 2019.

 

wassalamu’alaykum wrwb

 

Kadiv. Akademik & TI.

Eko Sukanto

????????????????????????????????????

Caption: Para siswa dan guru pendamping SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo Sleman berfoto bersama Tim Marcomm FK UII usai kunjungan di lab anatomi. Banyak ilmu yang dapat diperoleh para pelajar muda tersebut melalui lab tour kali ini, khususnya menyangkut struktur dan organ tubuh manusia beserta fungsinya. (Foto: Istimewa)

 

Sleman (UII NEWS) – Anatomi manusia bukanlah sesuatu yang tabu untuk dipelajari, bahkan banyak manfaat yang dapat digali di dalamnya. Itulah mengapa perkenalan dengan ilmu anatomi sebetulnya telah diberikan sejak dini di tingkat sekolah dasar. Guna memiliki pemahaman yang baik dan benar akan bentuk dan fungsi pada setiap organ tubuh manusia, diperlukan adanya sarana dan fasilitas pembelajaran anatomi yang lengkap. Hal itulah yang menjadikan Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) memiliki daya pikat tersendiri bagi berbagai perguruan tinggi dan sekolah untuk melakukan kunjungan, salah satunya dari SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo, Sleman.

 

Rombongan SDIT Salsabila 8 yang terdiri dari 40 siswa kelas IV hingga kelas VI bersama dengan 6 guru pendamping melaksanakan lab tour tersebut pada Kamis, 14 November 2019 mulai pukul sembilan pagi. Selama 2,5 jam berada di lab, rombongan mendapatkan pemaparan materi terkait anatomi manusia yang diberikan oleh dr. Adri Nur Hidayat dan enam mahasiswa Tim Marketing Communication (Marcomm) FK UII yang memandu jalannya lab tour. Dalam penyampaiannya, Adri memaparkan tentang berbagai fasilitas di dalam laboratorium, materi anatomi manusia sederhana, hingga perilaku hidup bersih dan sehat bagi anak-anak.

 

Keseruan lab tour bersama para mahasiswa kecil ini bertambah saat mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk berkeliling melihat setiap alat peraga secara langsung. Dengan dibantu mahasiswa Marcomm FK UII sebagai pemandu, mereka menjadi lebih memahami berbagai bentuk hingga fungsi dari setiap organ tubuh manusia dengan baik. Antusiasme tampak jelas terpancar dari raut wajah mereka dan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan terkait uniknya anatomi manusia.

 

Dihubungi terpisah, dr. Dimas Satya Hendarta selaku Kepala Unit Promosi dan Kerjasama FK UII menyampaikan bahwa salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia tersebut senantiasa membuka pintu bagi permohonan kunjungan di labnya. “Ini merupakan salah satu bentuk wujud nyata komitmen FK UII menjadi rahmatan lil ‘alamin dengan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” jelas alumni FK UII angkatan 2003 tersebut. Alzena

 

Caption: Delegasi FK UII dan FK di Provinsi DIY lainnya berfoto bersama warga masyarakat Candi Dukuh, Sardonoharjo setelah memberikan pelayanan kesehatan gratis dalam rangka pelaksanaan ISMKI Membumi Regio Jogja 2019. (Foto: Istimewa)

Sleman (UII News) – Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito Universitas Islam Indonesia (UII) dipenuhi 100 mahasiswa tahun pertama dari lima fakultas kedokteran (FK) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Ahad pagi (10/11) dalam acara “ISMKI Membumi Regio Jogja 2019”. Acara ini merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), bekerja sama dengan salah satu fakultas kedokteran di tiap regio wilayah. FK UII sebagai salah satu anggota ISMKI wilayah 3 pada tahun ini dipercaya untuk menjadi tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara kegiatan tersebut.

Menurut Danan Budi selaku ketua pelaksana ISMKI Membumi 2019, acara ini bertujuan memberikan pengetahuan pada mahasiswa tahun pertama tentang materi-materi yang nantinya akan diberikan pada pembelajaran di tahun berikutnya. Materi tersebut diantaranya adalah Advanced Cardiac Life Support (ACLS) yang disampaikan oleh dr. Fajar Alfa Saputra (instruktur medik Blok Kegawatdaruratan FK UII), serta anamnesis, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Selain sesi kelas, para peserta juga diberikan kesempatan untuk terjun langsung mengaplikasikan ilmunya dengan memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat Candi Dukuh, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Diva

 

Sleman (UII News) – Kajian Islam Selasa Sore (KISS) merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Centre of Medical Islamic Activity Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (CMIA FK UII), sebuah lembaga yang menaungi aktivitas dakwah, keagamaan, hingga kedokteran keislaman bagi para mahasiswa FK UII.

Pada penyelenggaraan KISS edisi Selasa, 12 November 2019 ba’da ashar, hadir selaku pemateri adalah Ustadz Rizky Amidon Dasa yang menyampaikan materi tentang “Pesona Kenikmatan Akhirat”. Dalam pemaparannya, pendakwah muda ini banyak menggambarkan kehidupan kelak setelah kematian, baik kenikmatan di surga maupun kesengsaraan di neraka. Cara penyampaian beliau yang menarik mampu menyita atensi dari para audiens yang memenuhi Ruang Sidang Utama FK UII, dan tentunya banyak sekali pelajaran yang dapat dipetik dalam rangka mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Semaraknya penyelenggaraan kegiatan dakwah di lingkungan FK UII tentunya semakin menegaskan komitmen salah satu FK terbaik di Indonesia ini untuk benar-benar membumikan semangat “be a Good Muslim Doctor” di kalangan mahasiswanya. Melalui acara seperti KISS, diharapkan nantinya akan tercipta lingkungan dengan nilai-nilai keislaman yang baik di kampus sehingga membiasakan mahasiswa untuk mengamalkannya. Navida

 

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) kembali melaksanakan kegiatan Workshop Optimalisasi Peran Dosen Pembimbing Karya Tulis Ilmiah (KTI) tahun 2019 yang diselenggarakan pada Selasa, 12 November 2019 di Auditorium FK UII.

Sekretaris Prodi Pendidikan Dokter Program Sarjana FK UII, dr. Zainuri Sabta Nugraha, M.Sc, menjelaskan bahwa pelaksanaan Workshop Optialisasi Peran Dosen Pembimbing KTI merupakan upaya FK UII untuk meningkatkan layanan bimbingan tugas akhir kepada mahasiswa. “Setiap mahasiswa wajib mengambil KTI sebagai syarat lulus program pendidikan sarjana dengan layanan bimbingan dari Bapak/Ibu Dosen Pembimbing, untuk itu kami berharap Bapak/Ibu pembimbing dapat memberikan layanan terbaik, salah satu upayanya adalah menyediakan topik atau judul-judul yang dapat digunakan sebagai KTI sesuai bidang masing masing yang dapat menarik minat mahasiswa” pesannya saat membuka pelaksanaan workshop.

Jalannya workshop dibuka dan dilanjutkan sosialisasi peraturan KTI oleh Sekretaris Prodi Pendidikan Dokter Program Sarjana. Kemudian pelaksanaan Focus Group Discusion yang dibagi menjadi empat kelompok dengan dua tema yaitu juknis KTI dan pemerataan dosen pembimbing KTI. Bertindak selaku fasilitator pada masing-masing kelompok yaitu dr. Nur Asiyah Jamil, M.Sc, dr. Kuswati, M.Sc, Dr. dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes, dan Dr. dr. Farida Juliantina R, M.Kes.