Berita Foto 2

Rekreasi. Kepenatan kerja membutuhkan refreshing guna meningkatkan kinerja maka Fakultas Kedokteran menyelenggarakan Rekreasi 2019 dengan tujuan Bromo – Malang pada hari Jumat –Senin – 18 -20 Syawal 1440 H / 21 – 24 Juni 2019, yang diikuti oleh segenap Dosen, Tutor dan Tendik FK UII beserta keluarganya. (Foto : Wibowo)

 

 

Delegasi Seminar International. Program Studi Sarjana Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) mendelegasikan kepada Rafiq Prabowo (NIM : 15711002) mengikuti 26th International Student Congress of (bio) Medical Sciences (ISCOMS) 2019 And ISCOMS Research Fellowship (IRF) 2019) di University Medical Center Groningen (UMCG) The Nederlands, Groningen, yang diselenggarakan pada Senin –Jumat, 29 Ramadhan – 18 Syawal 1440 H / 3-21 Juni 2019 . (Foto : Wibowo/istimewa)

 

 

Caption : oleh Alfian Novanda Yosanto, bersama Rozynesti Odelia Arissaputri dan Naufal Arif saat di Laboratorium Terpadu FK UII guna menguji penelitianya. (Poto : Wibowo).

Kaliurang (UII News) – Hiperlipidemia merupakan kondisi seseorang yang dalam darahnya mengandung lemak (kolesterol dan trigliserida) dalam kadar yang tinggi. Saat ini kondisi di masyarakat banyak yang mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan kurang beraktivitas fisik. Data dari WHO menyebutkan hiperlipidemia menyebabkan 2,6 juta kematian dan 29,7 juta disabilitas di dunia. Hiperlipidemia juga menjadi salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskuler seperti jantung koroner, stroke dan lain-lain.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Tim peneliti mahasiswa Fakultas Kedokteran UII yang diketuai oleh Alfian Novanda Yosanto, bersama Rozynesti Odelia Arissaputri dan Naufal Arif melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kemenristek Dikti (PKM) dengan mengembangkan minuman Si Kepel sebagai salah satu solusi pencegah hyperlipidemia, pada hari Kamis, 16 Syawal 1440H/20 Juni 2019 di Ruang Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Menurut ketua peneliti Alfian, meyatakan bahwa penelitian ini dilatar belakangi pada keprihatinan atas kondisi permasalahan kesehatan masyarakat yaitu penyakit kardiovaskuler yang semakin meningkat dan menjadi penyebab nomor satu kematian di Indonesia. Disamping itu, obat-obatan penurun lemak darah selain mahal, juga memiliki beberapa efek samping.

“Indonesia dengan kekayaan dan keanekaragaman hayati memiliki potensi yang besar dalam penanganan masalah tersebut. Salah satunya adalah buah Kepel yang banyak didapati di Yogyakarta dan belum dimanfaatkan dengan baik. Buah Kepel mengandung antioksidan yang memiliki potensi dalam terapi hyperlipidemia”, kata Alfian.

Lebih lanjut Alfian menjelaskan bahwa minuman Si Kepel merupakan singkatan dari Sinbiotik dan buah Kepel. Si Kepel mengandung prebiotic, probiotik yaitu Lactobacillus casei, Lactobascillus plantarum dan buah Kepel (Stelechocarpus burahol).

“Melalui percobaan pada tikus (Rattus norvegiccus) yang diberikan diet tinggi lemak, formulasi Si Kepel terbukti secara signifikan mencegah kejadian hiperlipidemia. Pada kelompok tikus yang diberikan diet tinggi lemak dan Si Kepel memiliki kadar trigliserida, LDL dan total kolesterol yang lebih rendah dibanding kelompok tikus yang tidak diberikan Si Kepel”, tambahnya.

Sementara itu selaku dosen pembimbing dokter Nur Aisyah Jamil, M.Sc yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Keagamaan FK UII , menyambut baik temuan mahasiswa FK UII tersebut. Beliau mengatakan di masa yang akan datang diperlukan studi lebih lanjut untuk melihat efektivitas Si Kepel pada manusia, sehingga kemanfaatnnya dapat dirasakan masyarakat lebih luas, demikian ungkapanya. Wibowo

 

Caption : Ustad Didik Purwodarsono saat memberikan tausyiah buka bersama Keluarga besar Fakultas Kedokteran UII (Foto : Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Guna menjalin keakraban segenap keluarga besar beserta keluarganya di bulan Ramadhan yang penuh berkah maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama yang diikuti oleh para dosen, para tenaga kependidikan, serta para purna tugas.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Hj. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dalam acara tersebut yang di gelar pada hari Sabtu, 06 Ramadhan 1440 H/11 Mei 2019 bertempat di auditorium lt.1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta dengan menghadiran Ust. Didik Purwodarsono selaku penceramahnya.

Menurut dokter Linda, kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan, dengan tema-temanya selalu berbeda. Sehingga dengan adanya kegiatan ini maka diharapkan untuk ajang saling kenal antara putra-putri dari para dosen atau tendik, serta sarana untuk menyambung saling silaturahmi.

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amalan ibadah selama bulan Ramadhan bisa diterima oleh Allah SWT, dan saling mendoakan untuk kesukssan baik di dunia maupun di kaherat kelak”, pesan dokter Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK selaku Dekan FK UII

Sementara itu, selaku penceramah ustad Didik Purwodarsono mengajarkan kepada yang hadir untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai tempat penyusian jiwa, penyucian hati, dan tempat untuk saling berbagi.

“kepekaan sosial perlu di bangun dan ditingkatkan selama bulan Ramadhan ini, karena saking sibuknya kita sering lupa ada saudara, ada orang lain yang perlu di perhatikan, sehingga Ramadahan datang, menjadi saat untuk berbagi, sebagai contoh sederhana adalah memberikan buka puasa bagi yang menjalankan ibadah puasa, dan berkahnya adalah pahala kita bertambah tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa”, pesan Ustad Didik Purwodarsono.

Selain mendengarkan tausyiah, kegiatan buka bersama juga di meriahkan dengan pengundian kupon dorprize bagi yang mendapatkan, kemudian acara diakhiri degan sholat magrib berjamaah bersama, dan diahiri dengan makan berbagai menu buka bersama. Wibowo.

Caption : Dosen dan tendik FK UII beserta keluarganya mengikuti buka pusasa dengan hikmat (Foto : Wibowo)

 

SYARAT DAN KETENTUAN

  1. Muslim/Muslimah taat dan dapat membaca Al-Quran dengan lancar, Berijazah Profesi Dokter dan Diutamakan berijazah S2/ Spesialis dengan usia maksimal 40 tahun
  2. Lulus Profesi Dokter Umum dan atau S2/ Spesialis dari Fakultas Kedokteran PTN/PTS terakreditasi minimal B yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah (S.Ked dan Dokter dan S2/Spesialis)
  3. IPK minimal 3,00 untuk S1 dan Profesi Dokter dan juga S2 (PTN/PTS) yang dibuktikan dengan transkrip nilai yang telah dilegalisasi.
  4. Skor TOEFL yang masih berlaku minimal 450 atau tes kemampuan bahasa Inggris dengan skor yang setara.
  5. Sehat jasmani, yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Sehat dari Dokter.

 

KELENGKAPAN LAMARAN

  1. Curriculum Vitae (termasuk proyeksi rencana karir dalam 2 tahun ke depan dan pengalaman berorganisasi)
  2. Pas foto 4×6 berwarna (2 lbr)
  3. Fotokopi KTP
  4. Fotokopi akte kelahiran
  5. Sertifikat-sertifikat lain yang dimiliki (ATLS, ACLS, dll)
  6. Surat pernyataan tidak mengundurkan diri dalam 2 tahun (materai 6000)
  7. Surat pernyataan bersedia menggunakan jilbab sesuai ketentuan syar’i dalam keseharian bagi muslimah (bermaterai 6000).

 

INFO DETAIL

  • Surat lamaran diterima paling lambat 8 Juli 2019 pada jam kerja (08.00-16.00 WIB), baik diserahkan secara langsung ke SDM Fakultas Kedokteran UII, Jln. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta 55584; dan via email : mawarti@uii.ac.id  (file surat pernyataan dapat diunduh di : fk.uii.ac.id).
  • Pengumuman lolos seleksi administrasi dapat dilihat di : fk.uii.ac.id pada tanggal 11 Juli 2019. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi sdri. Eni, telp: 0274-898444 (2066)
  • Hanya pelamar yang lolos seleksi administrasi yang akan dipanggil untuk mengikuti tes

Download:

Surat Pernyataan

Berita Foto 3

Berbakti Kepada Guru. Mengunjungi Dosen Pembimbing Akademik (DPA) dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter FK dengan bersilaturahmi di Rumah DPA nya, ini dilaksanakan pada hari Senin, 13 Syawal 1440 H/ 17 Juni 2019 bertempat dirumah Dr.dr. Betty Ekawaty S, Sp.KK sebagai bakti kepada DPA selaku pengganti orang tua di kampus. (Foto : Wibowo/Istimewa)

 

 

Caption : dr. Sani Rahman Soleman, M.Sc Dosen FK UII paling kanan saat memandu acara seminar ilmiah nasional dan workshop tentang Kegawatan Kardiovaskuler (Poto : Wibowo/Istimewa).

Kaliurang (UII News) – Kedokteran selenggarakan seminar ilmiah nasional dan workshop dengan muatan review pengetahuan dasar meliputi penyebab, mekanisme, diagnosis, dan terapi terkini mengenai kondisi yang berkaitan dengan kasus kegawatdaruratan kardiologi dalam praktek sehari-hari.

Kematian mendadak paling sering diakibatkan karena penyakit jantung iskemik. Prevalensi kematian mendadak dari beberapa survey di Amerika, China, Irlendia, dan Belanda menunjukkan bahwa angka kejadian ini berkisar antara 50-100 persen per 100.000 populasi. Angka kematian mendadak juga meningkat sebesar 50% dikarenakan penyakit kardiovaskuler. Sayangnya, mayoritas penduduk yang terkena serangan jantung mendadak tidak terdapat tanda-tanda yang bisa diantisipasi. Hanya 8% dari pasien yang terkena serangan penyakit jantung yang mampu bertahan dan 90% pasien sisanya meninggal di jalan sebelum mereka sampai di rumah sakit.

Hal tersebut disampaikan oleh M. Zaky Hardianto, S.Ked, selaku Ketua Panitia Seminar Ilmiah Nasional tentang Kegawatdaruratan Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, yang diselenggarakan pada hari Ahad, 12 Syawal 1440 H / 16 Juni 2019 bertempat di Eastparc Hotel, Yogyakarta dengan jumlah perserta 500 orang.

Lebih lanjut Zaki menjelaskan bahwa tujuan dari seminar ini adalah memberikan perkembangan terkini seputar isu-isu dan kejadian-kejadian kegawatdaruratan kardiologi sehari-hari di pelayanan medis.

“Selain itu, seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru tentang perawatan dan tindakan pada pasien yang gawat daruratkhususnya tentang kardiologi dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pasien”, kata Zaki.

Diakhir pejelasannya kepada UII News, Zaki berharap dengan terselenggarakannya seluruh rangkaian kegiatan seminar ilmiah“Integrated Seminar and Workshop Emergency In Cardiology” Continuing Medical Education(CME) 2019 maka Fakultas Kedokteran UII namnaya bisa lebih baik, dan berkualitas. Wibowo

Caption : dr. M Yusuf Hisyam, Sp.An saat melatih peserta dalam Workhisp Kegawatdaruratan Kariovaskuler. (Poto : Wibowo/istimewa).

 

 

Caption : Ustad Imam Mujiyono, M.Ag, menyampaikan ceramahnya dalam acara syawalan di hadapan civitas akademika FK UII (Poto : Wibowo).

Kaliuang (UII News) – Segeralah berbuat kebajikan dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan beragam jenis ibadah, agar kalian mendapatkan ampunan yang besar dari Allah dan masuk ke dalam surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang Allah siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.

Hal itu disampaikan okeh Ust.Drs. Imam Mujiyono, M.Ag., Cd.DR dalam acara Syawalan dan Pelepasan Calon Jamaah Haji FK UII 1440 H, keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, betemapt di auditorium lantai 1 FK UII,Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang Km,14,5 Sleman padaari Kamis, 09 Syawal 1440 H/13 Juni 2019 yang di hadiri oleh Dekanat FK UII, Jurusan, Prodi, Dosen, Tutor, Tendik dan Purna Tugas.

Menurut Ust. Imam Mujiono, bahwa perintah tersebut di jelaskan dari Al Quran Surat Ali Imron ayat 133 yang artinya adalah “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”.

Setelah diperintahkan taat kepada Allah dan nabi Muhammad, umat islam diperintahkan juga untuk berlomba meningkatkan kualitas ketakwaan. Dan bersegeralah kamu dengan saling mendahului untuk mencari ampunan dari tuhanmu dengan menyadari kesalahan dan tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan mengerjakan amalan-amalan yang diridai Allah untuk mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, yang taat menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Mereka adalah orang yang terus-menerus berinfak di jalan Allah, baik di waktu lapang, mempunyai kelebihan harta setelah kebutuhannya terpenuhi, maupun sempit, yaitu tidak memiliki kelebihan, dan orang-orang yang menahan amarahnya akibat faktor apa pun yang memancing kemarahan dan memaafkan kesalahan orang lain.

“Dan akan sangat terpuji orang yang mampu berbuat baik terhadap orang yang pernah berbuat salah atau jahat kepadanya, karena Allah mencintai, melimpahkan rahmat-Nya tiada henti kepada orang yang berbuat kebaikan”, jelas Ustad Imam Mujiono, M.Ag

Sementara itu Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, menyampaikan pesan sambutannya agar segenap civitas akademika FK UII bisa menjaga silaturahmi di bulan syawal ini, saling memaafkan, saling bahu membahu untuk kemajuan FK UII.

Setelah acara syawalan di lanjutkan dengan acara pelepasan calon jamaah haji dari keluarga FK UII yaitu dokter Rosmelia, Sp.KK beserta suami, dokter Rahma Yuantari, M.Sc,Sp.PK dan dokter Irena Agustiningyas, M.Sc beserta suami. Wibowo

Caption : Segenap Civitas FK UII berantusian mendengarkan ceramah hikmah syawalan oleh Ust. Imam Mujiyono, M.Ag (Poto : Wibowo)