Caption : Para Dokter Pembimbing Klinik (DPK) Fakultas Kedokteran UII, mengikuti dengan antusias saat beljar praktek menguji Osler, Tutorial Klini dan Menguji MiniCex (Foto : Wibowo).

Gejayan (UII News) – Upaya memberikan pemahaman kepada Dokter Pembimbing Klinik (DPK) Rumah Sakit Pendidikan FK UII maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia melalui Prodi Pendidikan Profesi Dokter menyelenggarakan Pelatihan Dosen Pembimbing Klinik Fakultas Kedokteran UII selama dua hari.

Hal terserbut disampaikan oleh dr. Ana Fauziyati, M.Sc, Sp.PD selaku Kaprodi Pendidikan Profesi Dokter FK UII saat berlangsungnya acara pada hari Sabtu-Ahad, 28-29 Muharram 1441 H/28-29 September 2019 bertempat di Ball Room Andrawina, Prime Plaza Hotel Yogyakarta, Jalan Afandi No.1, Mrican, Gejayan, Sleman, D.I Yogyakarta yang diikuti oleh para Dosen Pembimbing Klinik (DPK) Fakultas Kedokteran UII.

Menurut dokter Ana, selama kegiatan ini, segenap DPK akan mendapatkan penjelasan tentang peran dan kewajiban para Dosen Pembimbing Klinik dalam tugasnya di Rumah Sakit ketika membimbing mahasiswa Pendidikan Klinik FK UII dalam memberikan assessment tahap pendidikan profesi yang objectif dan komprehensif.

“Pelatihan ini mengajarkan membekali para dokter pembimbing klinik dengan praktek menguji Osler, praktek menguji MiniCek dan DOPS, serta praktek menguji tutorial pendidikan klinik” ungkap dokter Ana Fauziati, M.Sc, Sp.PD.

Sebagai feedback dalam mengikuti pelatihan tersebut, panitia menyelenggarakan post test bagi para DPK yang berhasil menjawab dengan memberikan hadiah hiburan yang di persembahkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Wibowo

 

 

Caption : dokter Yeny Dyah Cahyaningrum, M.Med.Ed menjelaskan tentang menyusun soal secara baik yang dihadiri para dosen pakar FK UII (Poto : Wibowo).

Kaliurang (UII News) – Sebagai dosen pakar dalam perkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia maka diwajibakan setelahnya membuat soal yang akan di ujikan. Guna membekali bagi para dosen pakar agar bisa menyusun soal dengan baik dan benar maka Fakultas Kedokteran UII menyelenggarakan lokakarya pembuatan soal bagi dosen pakar FK UII.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Diani Puspa Wijaya, M.Med.Ed selaku penyelenggara lokakarya pembuatan soal bagi dosen pakar FK UII yang diselenggarakan pada hari Rabu, 25 Muharram 1441 H/25 September 2019 jam.13.00 -15.30 bertempat di laboratorium computer lt.2 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang diikuti oleh segenap dosen pakar dari eksternal UII, dosen internal FK UII, dan para tutor baru.

Menurut dr. Diani menjelaskan bahwa dalam lokakarya tersebut diajarkan cara membuat atau menyusun soal serta praktek membuat soal dengan memberikan penjelasan kepada para dosen pakar tentang konsep dasar assessment, tetang konsep dasar blueprint assessment dan tentang penyusunan soal MCQ yang baik.

“dalam kegiatan ini juga di jelaskan tentang penyusunan soal yang baik untuk materi-materi tentang kedokteran seperti MCQ dan materi-materi non kedokteran, dan dijelaskan juga penyusunan soal ujian tipe lain yang seperti SAQ, Essay, dan diakhiri dengan latihan pembuatan soal”, demikin dokter Diani menjelaskan.

Lebih lanjut, dokter Diani menambahkan bahwa untuk level kognitif soal MCQ yang disepakati adalah level reasoning dan recalling, (sesuaikan dengan blue print assessment) khusus untuk level recalling soal yang diharapkan minimal pada level taksonomi Bloom C2 (comprehension) bukan pada level C1 (murni recall)

“Soal MCQ harus memiliki 3 komponen yaitu stem soal, lead in dan option. Ketiga komponen ini harus selalu ada baik pada soal bertipe recalling maupun reasoning, soal klinik maupun biomedis”, tambah dosen dari MEU FK UII ini.

Sementara itu, selaku pemateri, dokter Yeny juga menambahkan bahwasan untuk menulis stem soal dapat berisi pernyataan, data-data, table, grafik, gambar, vignette (kasus), kemudian data-data yang ditampilkan dalam stem soal haruslah bersifat konvergen, artinya data- data yang ada mengerucut, mengarah ke satu hal (diagnostik) yang spesifik.

“data-data yang ditampilkan adalah data-data yangg penting (memiliki makna) dan tidak menjebak”, demikian penjelas dari pemateri dr. Yeny Dyah Cahyaningrum, M.Med.Ed. Wibowo

Caption : Ustad. Drs. Zamroni, M.Si saat berdiskusi di acara lokakarya pembuatan soal bagi dosen pakar FK UII (Poto : Wibowo)

 

Berita Foto : Sambung silaturahmi dengan keluarga mahasiswa yang mengalami kecelakaan, dilakukan oleh Dr.dr. Isnantin Miladiyah, M.Kes saat menjenguk di RS JIH mewakili civitas akademika FK UII, sebagai rasa ikut empaty atas musibah yang di terima oleh mahasiswi FK UII yang mengalami kecelakaan. Kegiatan besuk di RS JIH dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Muharram 1441 H/17 september 2019. (Poto : Wibowo)

 

Caption : Dr. Ir. Endy Suwondo, DEA dan Ibu. Vembri Noor Helia, S.T, M.T menerima penghargaan sebagai pemateri Workhop PKM-M di FK UII (Poto : Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Upaya mengenalkan kepada dosen sebagai pendamping dan pembimbing mahasiswa dalam kegiatan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menyelenggarakan workshop tentang pendampingan PKM.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Nur Aini, M.Gizi selaku Ketua Panitia Workshop dalam acara Workshop dan Pendampingan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Kedokteran UII, yang berlangsung pada hari Senin-Selasa, 16-17 Muharram 1441 H/16-17 September 2019 bertempat di auditorium Lt.1 Fakultas Kedokteran Univesitas Islam Indonesia, Jalan Kaliruang Km.14,5 Sleman Yogyakarta yang diikuti oleh dosen tetap ber NIDN calon pembimbing PKM-M sebanyak 50 orang.

Dijelaskan oleh dokter Aini, workhsop tersebut menghadirkan para pakar yang sudah berpengalaman dalam mendampingi mahasiswa dalam mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa- Pengabdian Masyarakat (PKM-M) , diantaranya adalah Dr. Ir. Endy Suwondo, DEA dengan materi Trending issue dalam PKM-M dan Ibu. Vembri Noor Helia, S.T, M.T dengan materi Strategi Tembus PKM-M.

“dengan diselenggarakan Workshop Optimalisasi Program Kreativitas Mahasiswa- Pengabdian Masyarakat (PKM-M), yang diselenggarakan oleh FK UII maka bisa memberikan gambaran tentang kegiatan, isu terbaru, kebijakan dan pengalaman pengelolaan PKM-M dan cara sukses tembus PKM-M”, kata dokter Nur Aini, M.Gizi.

Lebih lanjut di katakana bahwa para dosen FK UII calon pembimbing PKM-M juga dibekali cara dan mengetahui tips dan pengalaman sukses di pimnas PKM-M dan pengalaman saat membimbing, monev, serta konversi PKM-M dengan nilai mahasiswa. Wibowo

Caption : Calon pembimbing PKM-M Mahsiswa FK UII aktif bertanya dan antusias dalam mengikuti WOrkhop. (Poto : Wibowo).

 

Kami sampaikan kepada Alumni Fakultas Kedokteran bahwa Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni akan menyelenggarakan kegiatan Career Mentoring yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2019.
Untuk pendaftaran dapat mengunjungi link berikut http://bit.ly/career_mentoringuii2019

Assaalamu’alaykum wrwb.

 

Disampaikan kepada seluruh mahasiswa, yang menempuh Remediasi pada Sementer Genap tahun akademik 2018/2019, berikut informasi perolehan nilai secara rinci yang dapat diunduh sesuai kelompoknya:

1. Kardiovaskuler dan Respirasi (1.4)

2. Endokrin dan Reproduksi (1.5)

3. Uropoetika (1.6)

4. Gangguan Pertumbuhan (2.4)

5. Trauma dan Injury (2.5)

6. Gangguan Metabolik dan Degeneratif (2.6)

7. Penelitian Kesehatan (2.7)

8. Masalah Pada Dewasa I (3.4)

9. Masalah Pada Dewasa II (3.5)

10. Masalah Pada Dewasa II (3.6)

11. Gastrointentinal (1.7)

 

 

Demikian hal ini disampaikan, untuk dijadikan evaluasi bersama.

 

Wassaalamu’alaykum wrwb.

 

Caption : Mahasiswa baru FK UII sedang mengikuti acara AMT di Kali Boyong Camp (Poto : Wibowo/Istimewa).

Kaliurang (UII News) – Upaya menjadikan Mahasiswa Baru (MABA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi pembelajar sukses maka FK UII selenggarakan acara Achievement Motivation Training (AMT).

Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 14 Muharram 1441 H/ 14 September 2019 yang diselenggarakan di Kali Boyong Camp, Jalan Raya Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang diikuti oleh segenap mahasiswa baru angkatan 2019

Menurut Kaprodi Pendidikan Sarajana Kedokteran FK UII, dr. Umatul Khoiriyah, M.Med.Ed, Ph.D mejelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa baru bisa menjadi pembelajar yang sukses dengan menyadari kemampuan dan keterbatasan diri berkaitan dengan penguasaan dalam belajar di kedokteran.

“Untuk menjadi pembelajar yang sukses maka perlu mengenali dan mengatasi masalah emosional, personal dan masalah lain yang dapat mempengaruhi proses belajar”, kata dokter Uma.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa dengan AMT tersebut, mahasiswa baru di ajarkan untuk mengaplikasikan keterampilan belajarnya dengan game-game yang di ajarkan oleh tim isntruktur AMT. Sehingga setelah mengikuti acara ini mahasiswa bisa mengaplikasikan cara belajar biar sukses, mampu membuat refleksi dari belajar di FK UII, bisa menunjukan perilaku mawas diri, mampu memberi dan menerima masukan.

“setelah acara AMT ini maka kami berharap mahasiswa bisa mengaplikasikan cara membaca yang efektif, mengaplikasikan teknik mencatat yang baik, serta mengaplikasikan dasar-dasar penulisan ilmiah serta menguasi teknik presntasi yang baik pada penugasan”, imbuh dokter Umatul Khoiriyah.

Lebih lanjut dokter Umatul Khoriyah, M.Med.Ed, Ph.D yang juga Kaprodi Pendidikan Sarjana Kedokteran FK UII menambahkan bahwa selama perkuliahan yang akan di terima oleh mahasiswa baru Fakultas Kedokteran UII, diantaranya adalah kuliah pakar, kuliah panel, diskusi kelompok, Skill practice, keterampilan medik, Penugasan, Praktikum dan Achievement Motivation Training (AMT).

“jadi untuk Achievement Motivation Training (AMT) merupakan bagian dari bentuk kegiatan pembelajaran di semester awal bagi mahasiswa baru FK UII, dan tema kegiatan ini adalah menjadi pembelajr yang sukses, dan topiknya adalah mengenal konsep diri, motivasi, penentuan tujuan hidup dan evaluasi perencanaan harian, menejemen waktu, pengelolaan stres serta bekerja sama dalam kelompok”, uangkap dokter Uma.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) bagi mahasiswa – mahasiswi baru Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia TA 2019/2020 adalah keikutsertaanya dalam kegiatan ini merupakan persayaratan ujian.

Sementara itu untuk bentuk pembelajaran yang hampir sama dengan kegiatan AMT tersebut adalah Diskusi Tutorial. Diskusi Tutorial merupakan kegiatan utama dalam Probelem Based Learning. Kegiatan ini diskusi ini dilaksanakan dalam kelompok yang terdiri atas 8-12 orang. Kegiatan diskusi tutorial di FK UII dilaksanakan dengan cara mengidentifikasi dan klarifikasi istilah dalam scenario,kemudian menetapkan masalah, menganalisis masalah, mengorganisisr penjelasan masalah secara sistematis, menetapkan tujuan belajar, belajar mandiri dan diakhiri dengan memaparkan, membahas dan menata kembali informasi yang diperoleh. Wibowo

Caption : Maba FK UII sedang asik memainkan game AMT (Poto : Wibowo/istimewa)

 

assalamu’alaykum wrwb

 

Disampaikan kepada seluruh civitas akademik Fakultas Kedokteran (FK) UII, bahwa tutup teori dan wisuda periode 1, semester ganjil tahun akademik 2019/2020 sudah dekat.

Terkait hal tesebut, berikut ini beberapa informasi yang dapat diunduh:

1.  Informasi Lengkap

2. Form Tutup Teori

wassalamu’alaykum wrwb

 

Berita Foto : Tim Bantuan Medis Mahsiswa (TBMM) Fakultas Kedokteran UII, siap siaga sebagai tim kesehatan dalam aksi save KPK yang di laksanakan pada hari Kamis, 12 Muharram 1441 H/12 September 2019, yang di mulai dari titik start parkiran Abu Bakar Ali dilanjutkan ke Gedung DPRD Prop DIY dan diakhiri di titik nol (Foto: Wibowo)