Korelasi Antara Skor Depresi dengan Kadar Gula Darah

KORELASI ANTARA SKOR DEPRESI DENGAN KADAR GULA DARAH DAN KADAR KOLESTEROL TOTAL

PADA PENDERITA DEPRESI DI RS.GRHASIA

 

Depresi adalah masalah besar yang mempunyai konsekuensi medis, sosial, dan ekonomi penting. Hal ini menyebabkan penderitaan bagi pasien dan keluarganya, memperburuk kondisi medis dan membutuhkan sistem pendukungan yang mahal. Prevalensi depresi di masyarakat Indonesia cukup tinggi, berkisar 5-10%, perempuan dua kali lebih banyak dibandingkan pria, dan ini akan meningkat sekitar 5-10% per tahunnya. Kondisi depresi akan meningkatkan kejadian sindrom metabolik berupa resistensi insulin dan peningkatan profil lipid serum, Sehingga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan kadar kolesterol pada tubuh.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara skor depresi dengan kadar gula darah dan kadar kolesterol total pada penderita depresi di RS.Grhasia DIY. Menggunakan metode penelitian analitik korelatik dengan sampel (n=17). Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling dilakukan pada pasien rawat inap dan jalan di RS.Grhasia DIY dengan menelusuri data sekunder melalui rekam medis pada pasien depresi, data primer pada gula darah sewaktu (GDS) dan kolestrol total darah. Variabel yang digunakan yaitu pasein depresi, GDS, Kolesterol darah total. Hasil penelitian korelasi antara skor depresi dan GDS tidak bermakna dengan p = 0,088, r =  0,391. Sedangkan penelitian korelasi antara skor depresi dan kolesterol darah total juga tidak bermakna dengan p = 0.884, r = -0,035. Berdasarkan analisis statistik tidak ada korelasi antara skor depresi dengan  kadar GDS dan kadar kolesterol total.

Kata Kunci: Skor depresi – kadar gula darah – kadar kolesterol

Penulis :
Desy Ayu Lenisty 

Pembimbing :
Erlina Marfianti
Moetrasih

 

Launching Desa Sehat FK UII 2011

 Desa Binaan merupakan suatu program pembangunan masyarakat dengan target lokasi sebuah desa yang memenuhi kriteria untuk menjadi sebuah desa binaan. Untuk mewujudkan program tersebut, maka Departemen Pengabdian Masyarakat Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia mengadakan sebuah program desa binaan dengan nama “Desa Sehat FK UII” yang berlokasi di dusun Gondangpusung, Wukirsari, Sleman. Dengan memilih desa yang hampir sepertiganya telah habis karena bencana merapi diharapkan para mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan Tim Pendampingan Desa Sehat FK UII mampu membangun kembali dan mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut. Terutama kita harus merubah paradigm bahwa pengabdian masyarakat bukan merupakan sarana untuk selalu memberi melainkan berusaha memberdayakan sumber daya alam dan potensi warga sehingga akan tercipta masyarakat mandiri dengan potensinya sendiri.

Dengan adanya slogan “Desaku Sehat Desaku yang mandiri dan sejahtera”  diharapkan mampu menanamkan serta mewujudkan banyak hal yang bisa dilakukan dalam membangun sebuah desa yang berpotensi sesuai dengan Catur Darma UII, khususnya bidang pengabdian masyarakat dan Dakwah Islamiyah. Adapun kegiatan Launching dan opening ceremony “Desa Sehat FK UII” diadakan pada tanggal 26 Desember 2011 di Masjid Gondangpusung mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.30 WIB. Terdapat serangkaian kegiatan yang dilakukan secara full sehari mulai dari Launching yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yang diwakili oleh dr.Sunarto,M.Kes, Dewan Perwakilan Mahasiswa oleh Izzah Baridah dan Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa oleh Ridho Ardi Widyanto juga Kepala Dukuh Gondangpusung yang sekaligus meresmikan Gondangpusung sebagai Desa Binaan FK UII selama satu tahun kedepan.
Rangkaian kegiatan selanjutnya yakni Pengobatan Gratis bagi seluruh warga Gondangpusung yang bekerja sama dengan dokter lulusan FK UII dan TBMM FK UII (Tim Bantuan Medis Mahasiswa ) dan peresmian taman baca “Cardios” serta perlombaan bagi anak-anak hingga sore hari. Setelah itu acara dilanjutkan dengan Bina TPA yang bertujuan untuk membina dan menghidupkan kembali TPA yang ada di Masjid tersebut bagi anak-anak dengan CMIA FK UII sebagai penanggung jawab, disini adik-adik yang ada di Gondangpusung dibimbing untuk belajar mengaji, menulis arab yang insyaallah akan rutin di adakan. Kemudian memasuki acara puncak yakni Tausiyah yang dihadiri oleh semua warga Gondangpusung yang diisi oleh Ustadz Roy lalu diakhiri dengan penutup dan doa hingga pukul 21.30 WIB.
Dengan serangkaian kegiatan launching “Desa Sehat FK UII” diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk membuat berbagai program yang bisa mengembangkan banyak potensi yang ada didesa tersebut. Apalagi sambuatan hangat dan apresiasi dari warga Gondangpusung juga sangat membakar semangat Pengurus Tim Pendampingan Desa Sehat FK UII untuk bekerja melaksanakan berbagai program demi terwujudnya tujuan dan target desa binaan. Tim yang diketuai oleh Aji Wiyasa ini memiliki program setahun kedepan antara lain pendekatan keluarga binaan, bersih desa, bina warga, training pengkaryaan dan pengkaderan warga, bakti sosial, penyuluhan dan pelayanan kesehatan juga posyandu, pelatihan dokter kecil, turnamen olahraga, pelatihan tanggap bencana, pameran foto yang insyaallah akan dilaksanakan rutin setiap bulan yang bekerjasama dengan seluruh civitas akademika FK UII. Semoga program desa binaan ini tidak hanya berlangsung selama satu tahun, tetapi bisa berlanjut ke tahun-tahun selanjutnya dan suatu saat bisa menjadi percontohan untuk membentuk sebuah desa binaan. Amin. (izza)
 
 
 
 
 

Musyawarah Kerja Nasional XVII ISMKI 2011

 Munas Mukernas merupakan agenda tahunan Pengurus Harian Nasional dan merupakan Musyawarah tertinggi Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia. Munas Mukernas XVII ISMKI 2011 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 10-15 Desember 2011 dimana Universitas Muhamadiyah Jakarta sebagai tuan rumah. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yang merupakan anggota ISMKI mengirimkan 3 delegasi yakni Izzah Baridah ( Pengurus Harian Nasional Pengabdian Masyarakat ), Ovilia Mutiara Santika ( Pengurus Harian Nasional PSDM ) dan Uray Riki ( Delegasi FK UII ).
 
ISMKI merupakan sebuah wadah bersama yang menampung segala kegiatan mahasiswa profesi kedokteran pada tahun ini memiliki visi “Mewujudkan ISMKI sebagai kesatuan mahasiswa kedokteran Indonesia dengan bertumpu pada kekuatan atau potensi anggota ISMKI” dan misi pemberdayaan setiap institusi sebagai poros kegiatan ISMKI, meningkatkan peran ISMKI terhadap perkembangan kedokteran atau kesehatan di Indonesia dengan menjalin kerjasama kepada pihak-pihak terkait, mengembangkan ISMKI dalam berkontribusi  pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, memperluas jaringan ISMKI baik dalam lokal ataupun international.
 Setiap tahunnya ISMKI mengadakan acara yang diikuti oleh seluruh anggota ISMKI yang berjumlah sekitar 72 fakultas kedokteran se-Indonesia yang merupakan wujud komitmen mahasiswa kedokteran Indonesia. Beberapa acara di dalam Munas-Mukernas antara lain penyampaian laporan pertanggung -jawaban Sekjen dan MPA ISMKI, pembahasan mengenai arah pergerakan mahasiswa kedokteran Indonesia, menetapkan struktur kepengurusan ISMKI periode 2011-2012, menyusun program dan aktivitas bersama, menciptakan pemikiran kritis dan solutif untuk mengatasi permasalahan kesehatan bangsa sesuai Deklarasi Mahasiswa Kedokteran (Deklarasi Hasanuddin) pada tanggal 23 Mei 2008 di Makassar. Selain itu masih banyak acara lain yang bermuara pada peningkatan kualitas serta eksistensi mahasiswa Kedokteran Indonesia yang ditutup dengan city tour yang selalu dilaksanakan pada setiap kegiatan ISMKI guna memperat tali silaturahmi antardelegasi sekaligus memperkenalkan budaya dan keindahan kota setiap tuan rumah.
Pada kegiatan ini juga dilaksanakan pemiliham Sekertaris Jendral terpilih dengan hasil suara terbanyak diraih oleh Giovanni van Empel sekaligus melantik Sekertaris Jendral yakni Fakih Nur Salim beserta staff Pengurus Harian Nasional ISMKI periode 2011-2012. Banyak hasil yang didapatkan dari Munas Mukernas ISMKI yang sepakat dijalankan oleh seluruh institusi dengan visi misi yang satu termasuk untuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Banyak rekomendasi yang akan dibawa bagi Lembaga Eksekutif Mahasiswa demi perbaikan dan pergerakan yang lebih baik. Ada beberapa rekomendasi demi maju dan berkembangnya lembaga antara lain perlunya penambahan wawasan akan lingkup nasional dan pengembangan sumber daya mahasiswa agar mampu bersosialisasi dan bersaing di tatanan nasional maupun internasional sehingga dibutuhkan suatu system pengkaderisasian yang baik, pemerataan potensi pengembangan mahasiswa agar tidak hanya beberapa mahasiswa yang berkembang dan memperkenalkan FK UII juga pentinya pengembangan inovasi dari program kerja agar dapat menunjukkan eksistensi FK UII. (izza)
 

 

Kakak Adik Asuh FK UII

 Pendidikan sebagai sarana mempersiapkan generasi muda Indonesia dalam menapaki masa depannya agar berguna bagi bangsa dan negaranya merupakan hal mutlak yang harus dilaksanakan. Akan tetapi pendidikan sebagai kebutuhan dan hak bagi generasi muda Indonesia tampaknya belum dapat terlaksanakan dan dipenuhi seluruhnya.  Sehingga banyak anak putus sekolah hingga ketidakmampuan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia membentuk sebuah Club yakni “Kadiksuh” (Kakak Adik Asuh) yang bertujuan untuk menyalurkan kedermaan, empati dan kepedulian mahasiswa Fakultas Kedokteran bagi mereka yang kurang berada yang mengalami ketimpangan pendidikan dan mempererat ikatan kekeluargaan dalam kehidupan sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Club yang diresmikan pada tanggal 25 September 2011 ini memiliki anggota sekitar 100 mahasiswa yang setiap bulannya memberikan iuran untuk membiayai SPP dan sekolah adik-adik asuh sebesar Rp 25.000,00. Sampai dengan saat ini ada sekitar 25 adik asuh yang berada di Panti Asuhan Al hikmah, Wukirsari yang berusaha dibantu biaya sekolahnya. Namun, kegiatan club kadiksuh tidak hanya membiayai sekolah mereka melainkan beberapa kegiatan guna menunjang pendidikan, kreativitas dan pengembangan potensi juga berbagai hiburan yang tetap mendidik mereka.

Beberapa kegiatan kadiksuh yang diketua oleh Didik Suhendro ini cukup banyak yang telah dilakukan antara lain buka puasa bersama, nonton bareng, cerdas cermat, mengaji bersama, games, jalan-jalan ke taman pintar dan belajar bareng yang rutin dilakukan bersama kakak-kakak dari mahasiswa FK UII juga pemberian hadiah di setiap pembagian raport sebagai reward bagi adik yang mendapatkan juara di sekolahnya. Selain itu ada beberapa kegiatan yang insyaallah akan dilakukan seperti outbond dan rekreasi, bimbingan belajar bahasa, kegiatan olahraga, pengkaryaan agar adik-adik dapat mengembangkan potensi dan dapat mengahasilkan karya sesuai kemampuan mereka, serta optimalisasi pencarian dana untuk mewujudkan impian adik-adik yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

Harapan kedepan  club kadiksuh bisa lebih berkembang dan semakin banyak membantu adik-adik kita yang kurang mampu untuk tetap bersekolah demi terwujudnya generasi penerus bangsa yang berintelektual dan berkualitas,”ujar Didik Suhendro Ketua Club Kadiksuh. Semoga lewat kepedulian seorang mahasiswa bisa membawa manfaat bagi kehidupan banyak anak Indonesia. (izza)
 
 
 

KELULUSAN PREDIK REMIDIASI 3 PERIODE OKTOBER 2011

KELULUSAN PREDIK REMIDIASI 3 PERIODE OKTOBER 2011

KELULUSAN PREDIK REMIDIASI 3 PERIODE OKTOBER 2011