FK UII Raih Juara I Nasional Video Edukasi di Jakarta

berita MAJESTY

 JAKARTA (Ath-Thib) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) terus mengukir prestasi ilmiah di tingkat nasional. Pada event Muhammadiyah Jakarta Scientific Competition (MAJESTY) 2018 yang berlangsung pada tgl 26-28 Juli 2018 di Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ), delegasi FK UII yang beranggotakan Naufal Abdurrahman, Alfian Novanda Yosanti, dan Dodi Faras Ilmiawan Sutomo berhasil meraih gelar Juara I Lomba Video Edukasi.

MAJESTY 2018 merupakan event ilmiah yang ditujukan untuk mahasiswa rumpun kesehatan dan kedokteran di seluruh indonesia. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Medical Researcher Community (M2RC) FKK UMJ. Tahun ini, MAJESTY mengambil tema “Expanding The Possibilities of Women’s Health Care” dan diikuti oleh 101 peserta yang terbagi dalam 37 tim finalis dari 21 universitas di seluruh Indonesia. MAJESTY 2018 mempertandingkan lima cabang lomba, yaitu: Karya Tulis Ilmiah, Poster Ilmiah, Poster Publik, Esai Ilmiah dan Video Edukasi.

Para finalis yang bertanding di Jakarta merupakan peserta yang telah lolos seleksi tahap pertama, di mana hanya diambil lima sampai tujuh tim sebagai finalis per cabang lomba untuk mempresentasikan karya di depan dewan juri sekaligus menjawab pertanyaan yang diajukan kepada mereka. Persaingan di antara para finalis sangat ketat karena mereka juga berasal dari berbagai FK ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan sebagainya.

Pada kesempatan kali ini tim FK UII membuat video edukasi tentang deteksi dini kanker serviks. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh fakta makin tingginya angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks di dunia maupun Indonesia. Untuk itu diperlukan suatu media edukasi yang menarik, edukatif, dan dapat memberikan pengaruh kepada masyarakat khususnya wanita Indonesia untuk peduli akan bahaya kanker serviks.

“Pada intinya melalui video tersebut kami ingin mengedukasi wanita Indonesia tentang bahaya kanker serviks sekaligus menggambarkan bagaimana deteksi dininya. Kami juga mengajak para wanita untuk melakukan deteksi dini kanker serviks dengan pap Smear atau IVA,” jelas Dodi, salah satu anggota Tim Video Edukasi. (dsh/tri)

Mahasiswa FK UII Timba Ilmu di Taiwan

summer program asia university 2018

 

TAIWAN (Ath-Thib) – Lima mahasiswa angkatan 2015 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII), yaitu: Rafik Prabowo, Farida Rahmatika, Asyam Syafiq Hasbullah, Afief Mulyawijaya, Finandanisa Amani berkesempatan untuk mengikuti “Summer Program 2018: Healthy Aging and Anti-Aging” di Collage of Medical and Health Science Asia University, Taiwan selama 2 minggu dari tanggal 23 Juli hingga 3 Agustus 2018.

Asia University yang berlokasi di Distrik Wufeng, Taichung, Taiwan, merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi paling bergengsi di Taiwan. Asia University banyak meraih prestasi di bidang penelitian dan dikenal memiliki keunggulan dalam proses pendidikannya. Universitas ini juga menjadi salah satu destinasi pendidikan yang banyak dilirik mahasiswa asing. Salah satu keunggulan yang dimiliki adalah adanya fasilitas asrama modern bagi para mahasiswa dari luar negeri. College of Medical and Health Sciences sendiri berdiri sejak tahun 2005 dengan awalnya bernama College of Health.

“Selama mengikuti summer program ini, kami mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran seperti kuliah, praktikum di laboratorium, serta berdiskusi dan saling bertukar ide serta pikiran dari para pakar hebat. Event ini juga diikuti oleh mahasiswa dari negara-negara lain di dunia serta beberapa negara tetangga kita seperti Malaysia, Thailand, India dengan jadwal yang berbeda-beda,” jelas Rafik Prabowo, salah satu mahasiswa peserta summer program.

Total terdapat 36 jam pelajaran yang harus ditempuh selama summer program ini, meliputi: Introduction to Campus and Courses, Lifestyle in Aging, Anti-Aging Diet, Aging Gene and Molecular Biology, Psychology of Aging, Geriatrics Care (Geriatric Rehabilitation, Long Term Care), Age-Related Vision Loss and Prevention, Age-Related Hearing Loss and Prevention, Health Promotion Activities for Successful Aging, Animal Companionship for the Elderly, dan Summary.

Adanya program Summer Program Asia University 2018 benar-benar menjadikan kampus tersebut sebagai rumah bagi siswa internasional dari seluruh dunia dan memberikan pengalaman akademisi yang menantang dengan menu kegiatan pendidikan dan sosial yang seimbang sehingga peserta akan memiliki pengalaman belajar yang benar-benar transformatif. Kita berdoa semoga kelak FK UII juga dapat menyelenggarakan program yang mendunia seperti ini, amin. (dsh/Tri)

FK UII Juara I Nasional Lomba Video Edukasi di Makassar

unhas

MAKASSAR (Ath-Thib) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, delegasi FK UII yang beranggotakan Alif Mulyana, Naufal Abdurrahman, dan Alfian Novanda Yosanto, berhasil meraih Juara I pada Lomba Educational Video Hasanuddin Scientific Fair (HSF) 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 Maret 2018 di Fakultas Kedokteran Hasanuddin (FK UNHAS), Makassar, Sulawesi Selatan.

HSF 2018 merupakan acara ilmiah tahunan terbesar di wilayah Indonesia Timur yang diselenggarakan oleh Medical Youth Research Club FK UNHAS. Terdapat tiga cabang lomba ilmiah yang dikompetisikan di tingkat nasional, yaitu: Educational Video, Esai Ilmiah, dan Poster Publik. Selain itu juga terdapat dua cabang lomba ilmiah lainnya yang dipertandingkan di tingkat internasional, meliputi: Literature Review dan Research Paper Congress. Untuk menjadi finalis dan berlaga di Makassar, seluruh peserta harus menjalani seleksi karya tahap I terlebih dahulu yang dilakukan dengan ketat oleh panitia. Dari ratusan karya yang masuk dari seluruh penjuru Indonesia, hanya terpilih sepuluh finalis untuk tiap-tiap cabang.

Pada tahun ini, tema yang diangkat oleh HSF adalah: “Ophtalmology: Increase Awareness and Treatment of Ophthalmology Diseases Through a Holistic Approach of Healthcare”. Delegasi FK UII berhasil meloloskan finalis untuk cabang Literrature Review, Research Paper Congress, dan Educational Video. Penilaian dilakukan dengan cara oral presentation di depan dewan juri. Persaingan di final sangat ketat dengan kompetitor berasal dari berbagai kampus terbaik di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Universitas Udayana, serta UNHAS selaku tuan rumah.

Delegasi FK UII menampilkan karya berjudul “Atasi Katarak, Wujudkan Kesetaraan Hak Untuk Melihat Secara Optimal”. Menurut Alfian, salah satu personel tim Educational Video FK UII, pembuatan karya tersebut dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemahaman masyarakat tentang katarak sehingga menyebabkan tingginya angka kejadian katarak di Indonesia.

“Tujuan dari pembuatan video tersebut yaitu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia mengenai katarak, sehingga masyarakat mengerti dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan guna membantu menurunkan angka kejadian katarak di Indonesia,” jelas Alfian. (dsh/Tri)

UII untuk kedua kalinya mengirimkan logistik

Berita Foto : UII untuk kedua kalinya mengirimkan logistik pada Jumat, 19 Dzulhijah 1439 H/131Agustus 2018 sebanyak 6 truk yang di lepas langsung oleh Rektor UII, Fathul Wachid, ST., M.Sc., Ph.D yang disaksikan oleh segenap civitas akademika Universitas Islam Indonesia diantaranya Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dan jajaran serta Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum Direktur DPPAI selaku pemimpin doa dalam acara tersebut. (Photo : Wibowo)

 

Dengan satu tenda Tim Medis gelombang 3 UII yang berangkat

Berita Foto : Dengan satu tenda Tim Medis gelombang 3 UII yang berangkat pada Jumat, 05 Dzulhijah 1439 H/17 Agustus 2018 – 12 Dzulhijah 1439 H, yang terdiri dokter Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc bersama 2 TBMM FK UII, 2 sopir dan 1 apoteker, sempat mendapatkan gempa susulan, namun Alhamdulillah bisa dilalui dengan lancar membatu para pengunsi korban gempa Lombok, NTB. (Photo : Wibowo/istimewa)

 

Vistasi Kementrian Kesehatan RI ke Rumah Sakit Pendidikan Utama FK UII

Berita Foto : Vistasi Kementrian Kesehatan RI ke Rumah Sakit Pendidikan Utama FK UII, RSUD Soedono Madiun, dalam rangka mempertahankan akreditasi paripurna, pada Jumat, 28 Dzulqoidah 1439 H / 10 Agustus 2018, dihadiri oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, Wakil Dekan Sumber Daya, dr. Erlina Marfianti,M.Sc., Sp.PD, dan Plt. Kaprodi Pendidikan Dokter FK UII, dr. Utami Mulyaningrum, M.Sc (Photo : Wibowo)

 

Dokter Muda FK UII yang melakukan Pendidikan Klinik di RSUD dr. Soedirman Kebumen

Berita Foto : Dokter Muda FK UII yang melakukan Pendidikan Klinik di RSUD dr. Soedirman Kebumen melaksanakan ujian stase Ilmu Penyakit Dalam (IPD) bersama Prof.dr. Barmawi Hisyam, Sp.PD-KP (Kepala Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK UII) pada hari Rabu, 19 Dzulqoidah 1439 H/ 01 Agustus 2018. (Photo : Wibowo)

 

Dekan FK UII dan TIM dari FOKI-IIMA FIMA Kunjungi DubeS RI di Jordan

 

Caption : Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK dan dokter Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc beserta tim FOKI, MUKISI dan FIMA saat di Kedutaan Besar Indonesia untuk Jorda. (Photo : Istimewa/Wibowo)

Jordan (UII News) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) bergabung dengan delegasi Forum Kedokteran Islam Indonesia (FOKI) dan Rumah Sakit Islam Indonesia yang tergabung dalam Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) bersama Federation Of Islamic Medical Assosiation (FIMA) melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar (Kedubes) Jordan dan Palestina dan diterima langsung oleh Drs Andi Rachmianto M.Phil.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dengan dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc lewat WhatsApps (WA) pada hari Jumat, 08 September 2018 / 26 Dzulhijah 1439 H.

Menurut dokter Syaefudin, dalam pertemuan tersebut dibicarakan tentang perlunya keterlibatan FOKI dan (FIMA) serta MUKISI untuk membantu saudara saudara kita di palestina. Apalagi dengan saat posisinya sekarang yang dihentikannya bantuan Amerika kepada Palestina sebesar $ 350 juta dari $700 juta dana pengungsi yangg dikelolal PBB lewat UNHCR.

“Ada sekitar emapt juta pengungsi yang ditampung oleh Jordan dan dua juta lebih adalah pengungsi Palestina. Dari delapan juta penduduk Jordan hampir separohnya adalah pengungsi sejak tahun 1948. Dulunya Palestina adalah daerah meliputi Jordan Jerussalam dan tepi barat serta Gaza”, kata dokter Udin lewat WA.

Lebih lanjut, dokter Udin mengatakan bahwa penjelasan dari Dubes menerangkan setelah perang dunia pertama, 50 persen dari daerah tersebut menjadi wilayah yang lepas dari Arab dan akhirnya oleh Inggris dan Amerika diserahkan ke Israel dengan gerakan Zionisme.

“Tidak semua Yahudi itu zionis, terutama Yahudi asli Arab masih membela suku Aarab yang tinggal di Palestina.”, kata dokter Udin menyalin dari paparan Dubes mengenai konflik Israel Palestina .

 

Intinya Pak dubes mengajak kirimkan bantuan bisa tenaga guru dan tenaga medis untuk jadi relawan ke Jordan, bisa KKN internasional atau pengabdian masyarakat ke pengungsi yg ada di Jordan. Sekedar mengisi klinik klinik dan sekolah sekolah yang kekeurangan tenaga karena budget dari USA sudah tidak ada.

Kalau tidak bisa juga ya bisa kirim bantuan dana atau membuka beasiswa bagi anak anak pengungsi untuk sekolah di Perguruan Tinggi Islam. Universitas Brawijaya juga telah memulai kerja samadg jordan utk memberikan bantuan dan ke depan akan proyek bersama utk membangun pabrik vaksin di jordan kerja sama dg biofarma bandung.

Jordan termasuk generous country dengan menyediakan 25 persen APBN nya untukk para pengungsi meskipun negeri Jordan tidak sekaya Arab Saudi tapi itulah pilihannya demi membantu saudara seiman seislam.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dokter Udin bahwa Dekan FK UII juga telah melaporkan bahwa Uniersitas Islam Indonesia (UII), pada tahun ini sudah menerima satu mahasiswa dari Palestina untuk menjadi dokter nantinya dan terbuka untukk jurusan lainnya serta belajar bahasa Indonesia bagi penutur asing telah ada BIPA di UII, demikian uangkap dokter Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc sampai berita ini di turunkan posisi masih di Jordan besama Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK. Wibowo

Rektor UII kembali melepas tim medis peduli Lombok Gelombang 2

Berita Foto : Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. Rektor UII kembali melepas tim medis peduli Lombok Gelombang 2 di Bandara International Adi Sucipto, pada hari Ahad, 30 Dzulqoidah 1439 H/ 12 Agustus 2018. Tim Medis gelombang 2 ini terdiri dari 3 dokter spesialis, 2 dokter umum, 1 perawat, dan 2 sopir (Photo : Wibowo)

 

Kedokteran Sukses selenggarakan Workshop Pengelolaan Jurnal

Berita Foto : Kedokteran Sukses selenggarakan Workshop Pengelolaan Jurnal yang diselengarakan pada hari Sabtu, 13 Dzulhijah 1439 H /25 Agustus 2018 yang diikuti para para praktisi pengelola Jurnal dengan menghadirkan para pemateri dr. Viera Wardhani, M.Kes (Editor in Chief Jurnal Kedoteran Brawijaya (JKB) dan ana Yulianai , S.Psi pengelola Web Site Jurnal UII. (Photo : Wibowo)