Predik Periode Oktober 2010
Pelaksanaan Ujian 24 – 26 Januari 2011

download disini

 Bank Rakyat Indonesia (BRI) Yogyakarta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia  (FK UII) mengadakan acara Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang ditujukan kepada para buruh gendong, tukang becak dan penarik andong. Acara tersebut diadakan di Pasar Beringharjo dari  tanggal 25 – 29 Januri 2010. Animo yang cukup besar untuk memeriksakan kesehatan ternyata bukan saja ditunjukkan oleh para buruh gendong, namun para pedagang dan pengunjung pun turut serta dalam pemeriksaan dan pengobatan gratis.

Tujuan dari CSR BRI bekerjasama dengan FKUII ini supaya masyarakat dapat semakin sadar untuk senantiasa melakukan pemeriksaan rutin terhadap kesehatan diri. Jumlah peserta yang diharapkan dapat tercapai 1.000 orang.

 

 
 
 
 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menjadi tuan rumah Workshop Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Wilayah IV.Workshop dengan tajuk “Workshop Regional Item Review” dilaksanakan Selasa – Rabu, 25-26 Januari 2011 di Hotel Santika Jl Jendral Sudirman, Yogyakarta. Acara dibuka oleh Dekan FK UII dan diikuti utusan dari 13 instansi penyelenggara pendidikan dokter.
 
Pada workshop ini, dilakukan review terhadap soal-soal yang telah dikumpulkan dari anggota AIPKI wilayah IV. Soal-soal yang telah direview dan memenuhi syarat, ke depan akan masuk dalam bank soal UKDI. Semakin banyak soal yang masuk ke bank soal UKDI, maka diharapkan variasi soal UKDI juga semakin baik. Sebelum acara workshop AIPKI ini, di internal FK UII telah dilaksanakan pengumpulan soal dari tiap blok dan refreshing of block team yang membahas tentang kriteria soal dan metode assessment yang baik.
 

Rumah Sakit Pendidikan merupakan rumah sakit yang dimanfaatkan untuk pelayanan kesehatan dan juga pelaksanaan pendidikan dokter, terutama pada tahap pendidikan klinik (koass). Pesatnya  pertumbuhan institusi pendidikan kedokteran di Indonesia harus diiringi dengan peningkatan jumlah rumah sakit pendidikan. Sebagai syarat untuk dapat melaksanakan program pendidikan dokter, setiap prodi pendidikan dokter hendaknya telah memiliki rumah sakit pendidikan yang telah terakreditasi.  Penelitian tahun 2003 menunjukkan terdapat 97 rumah sakit yang dimanfaatkan untuk pelaksanaan pendidikan dokter, tetapi sampai tahun 2009 hanya 39 rumah sakit yang resmi memiliki Surat Keputusan Menteri Kesehatan sebagai Rumah Sakit Pendidikan.

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menggelar acara syukuran atas diterimanya SK Menteri Kesehatan bagi RS dr Soedono Madiun sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama untuk FK UII. Acara dilaksanakan di Sagan Resto, Sabtu 22 Januari 2011, dan dihadiri oleh Direktur dr. Restu dan segenap staf RS dr Soedono Madiun, Wakil Rektor 2 dra. Neni Meidawati Msi, Akt, dekanat dan staf Fakultas Kedokteran UII. Proses untuk menjadi rumah sakit pendidikan yang terakreditasi merupakan suatu proses yang panjang, sehingga keberhasilan tersebut layak untuk disyukuri.

Prof Rusdi dan dekan FK UII dr Isnatin Miladiyah mengungkapkan dalam sambutannya, bahwa pendidikan dokter  dalam tahap klinis ke depan menjadi tanggung jawab bersama antara FK UII dan Rumah Sakit Pendidikan. Dengan diterimanya SK tersebut, FK UII telah memiliki satu rumah sakit pendidikan utama yang terakreditasi. Saat ini, Fakultas Kedokteran UII sedang mempersiapkan beberapa rumah sakit lain untuk bisa memperoleh akreditasi sebagai rumah sakit pendidikan. Ke depan diharapkan FK UII bisa memiliki beberapa rumah sakit yang memenuhi syarat untuk mendukung upaya mencetak dokter-dokter yang berkompeten. Saat ini FK UII  secara intensif melakukan pendampingan proses persiapan akreditasi untuk Rumah Sakit Umum Daerah Sragen. Proses pendampingan untuk RSUD Sragen tersebut melibatkan FK UII dan RS dr Soedono Madiun.

Nomor  : 09/Ka.Pan/10/Rekrut PHK-PKPD/I/2011   
Hal  : Pengumuman hasil seleksi
Lamp :    –

Berdasarkan hasil tes seleksi dan rapat Tim Rekrutmen Staf Administrasi PHK-PKPD Fakultas Kedokteran UII pada tanggal 21 Januari 2011, dengan ini memutuskan bahwa nama-nama yang tersebut dibawah ini dinyatakan diterima sebagai staf administrasi PHK-PKPD.

 

Bagi peserta yang dinyatakan diterima harap hadir di ruang MEU Fakultas Kedokteran UII pada hari Senin, 24 Januari 2011 pukul 08.00 WIB.

Demikian pengumuman ini disampaikan, atas partisipasinya diucapkan terima kasih.

 

Yogyakarta, 21 Januari 2011   
Ketua Pelaksana,
Ttd.

dr. Utami Mulyaningrum, M.Sc

 

Mengetahui,
Dekan Fakultas Kedokteran UII

 

dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes

 Rabu (19/1/2011) FK UII menyelenggarakan Pre-workshop Pendidikan Klinik, bertempat di Wisma Joglo, Seturan, Yogyakarta. Acara diikuti oleh dosen departemen klinik di prodi pendidikan dokter. Pakar yang menyampaikan materi pada acara tersebut dr. Ova Emilia, M.Med.,SpOG.,Ph.D, dan dr. Umatul Khoiriyah M.Med Sc, Tujuan  kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi program pendidikan klinik yang sudah dilaksanakan dan mencari format evaluasi pendidikan klinik yang tepat untuk diterapkan. Setelah mengikuti workshop ini, masing-masing departemen klinik diharapkan dapat menyusun blueprint assessment.

             dr uma, pada sesi awal workshop menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan pendidikan klinik di FK UII. Sebelum workshop, FK UII melakukan survey ke dosen pembimbing klinik (DPK) di rumah sakit jejaring, staf edukatif FK UII dan mahasiswa yang menempuh pendidikan klinik. Hasil survey tersebut kemudian dianalisis dan dikomparasikan dengan borang akreditasi prodi pendidikan dokter. Hal tersebut penting untuk proses evaluasi, perbaikan dan sekaligus dalam rangka persiapan re-akreditasi Prodi Pendidikan Dokter yang akan dilaksanakan pada tahun 2012.

            Dr. Ova Emilia pada sesi yang lain menyampaikan bahwa assessment merupakan hal yang sangat penting bagi penyelenggaraan pendidikan. Assessment ibaratnya alat untuk mendiagnosis penyakit, semakin rendah false negative dan false positive maka alat ukur tersebut semakin baik. Alat ukur dan metode assessment yang digunakan harus benar-benar bisa mengukur kompetensi peserta didik. Pada kesempatan itu, dr Ova juga menyampaikan beberapa metode assessment untuk pendidikan klinik, antara lain mini-CEX, Clinical Encounter Cards (CEC), Clinical Work Sampling (CWS), Blinded Patient Encounters (BPE), Direct Observation of Procedure Skills (DOPS), Case Based Discussion (CbD),  Multi Source Feedback (MSF), Long Case, OSLER, SOCA dan SLSCE. Perlu dilakukan pencermatan, pemilihan dan penerapan metode assessment yang tepat, sehingga ke depan FK UII bisa melahirkan dokter-dokter yang kompeten.

Nomor    :  08/Ka.Pan/10/Rekrut PHK-PKPD/I/2011                              
Hal          :  Pengumuman lolos seleksi administrasi
Lamp      :  –

Berdasarkan hasil seleksi administrasi dan rapat Tim Rekrutmen Staf Administrasi PHK-PKPD Fakultas Kedokteran UII, dengan ini memutuskan bahwa nama-nama yang tersebut dibawah ini lolos seleksi administrasi dan berhak untuk mengikuti seleksi.

 

 

materi dan jadwal tes meliputi :

 

 

Yogyakarta, 18 Januari 2010
Ketua Pelaksana,

 

Ttd.
dr. Utami Mulyaningrum, M.Sc.

catatan: Bagi peserta pria berbusana rapi dan sopan. Bagi peserta wanita berbusana muslimah.

 Sebuah terobosan besar dilakukan oleh Tim Promosi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) di awal tahun 2011 ini melalui pelaksanaan salah satu program kerja skala nasionalnya berupa Gerakan Nasional Promosi (GNP) FK UII 2011. Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan sepanjang sejarah berdirinya FK UII ini berupa pengiriman 50 mahasiswa sebagai duta promosi FK UII ke 155 SMA/MAN negeri dan swasta yang tersebar pada 56 kabupaten di 17 provinsi di wilayah Indonesia, meliputi Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara. GNP FK UII 2011 direncanakan berlangsung dari tanggal 24-30 Januari 2011.

“Para mahasiswa yang telah kami latih dan persiapkan tersebut nantinya akan mempromosikan FK UII di SMA/MAN yang mereka kunjungi dengan dua cara, pertama adalah penyebaran produk yang dimiliki oleh tim promosi FK UII, yaitu leaflet, kalender duduk, block note, dan penempelan poster FK UII. Cara yang kedua adalah presentasi langsung di depan siswa SMA/MAN dengan menampilkan slide show dan video profil FK UII” jelas dr. Dimas Satya Hendarta, ketua tim promosi FK UII.

Selain menyebarluaskan promosi FK UII dalam scope nasional, kegiatan ini sekaligus mengakomodir kebutuhan informasi bagi para calon mahasiswa baru dan orang tua di daerah yang ingin menyekolahkan anaknya di FK UII. “Selain melalui GNP FK UII 2011, penyebaran promosi dan informasi FK UII juga dimuat dalam web site FK UII: www.medicine.uii.ac.id, serta dilangsungkan melalui berbagai kegiatan tim promosi FK UII dalam lingkup nasional maupun regional lainnya. Selain itu tentunya kami juga aktif bekerja sama dengan Lembaga Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa FK UII untuk mempromosikan FK UII melalui program kerja mereka” tambah dr. Dimas yang juga merupakan alumni FK UII tersebut.

Melalui berbagai kegiatan tersebut diharapkan nantinya akan meningkatkan animo para pelajar SMA/MAN yang ingin melanjutkan pendidikannya di fakultas kedokteran untuk bergabung dengan FK UII sebagai pilihan mereka.