Jangan Khawatirkan Ide Gilamu! Belajar dari SIP SMART #3

Sleman (UII News) – Kebingungan mau memulai dari mana, kadang keinginan tak sejalan dengan kenyataan, siap berkarya tapi tak siap untuk jatuh bangun, itulah beberapa permasalahan yang sering menghadang orang yang akan start up dalam segala hal. Namun demikian, satu hal yang harus selalu kita ingat adalah : “yang muda selalu menggantikan yang tua” sehingga naluri melestarikan budaya berkarya perlu untuk terus dilakukan dan tidak takut maju ke depan.

Hal itulah yang muncul dari Seminar Informasi Pakar (SIP) 3 Scientific Medical Activities of Research and Technology Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (SMART FK UII) yang dilaksanakan Selasa, 5 November 2019 di Ruang Sidang Utama Lantai 2 FK UII. Acara yang menghadirkan dr. Alfa Fajar Saputra (Associate Partner HavPro Group-Consulting Jakarta, CEO medinar.id, dosen FK UII) dan Rafik Prabowo, S.Ked. (mahasiswa angkatan 2015 FK UII, finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2018 Kemenristekdikti).

Penelitian sangat identik dengan penentuan judul, sehingga Alfa dalam penyampaiannya mengingatkan hal tersebut. “Jangan khawatirkan tentang idemu yang kurang bagus menurutmu, semua ada jalanya,” jelas Alfa. Entrepreneur muda ini juga memberi beberapa contoh judul abstract yang dirasa kurang scientific namun tetap menembus konferensi di luar negeri. Penjelasan yang menarik tersebut ternyata memantik pemikiran peserta, sehingga pada sesi tanya jawab salah satunya mengkonsultasikan ide mengenai perilaku konsumsi tanaman dan buah yang dijadikan obat di daerah tempat tinggalnya. Antusias mendengar hal tersebut, Alfa memberikan beberapa saran untuk mewujudkannya.

Sementara itu Rafik banyak menyampaikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti konferensi di luar negeri, khususnya terkait persiapan materi presentasi yang akan dipaparkan dengan menekankan penjelasan berdasarkan hasil penelitian yang sebenarnya.

“Meluruskan kembali niat, sempurnakan proses, dan jangan pernah cemaskan hasilnya,” pesan Rafik sembari memotivasi pada para peserta untuk tidak menyerah dan putus asa dalam berkarya kedepannya. Divana