Pengumuman Setoran Hafalan

Assalaamu ‘alaikum wr. wb.

Diberitahukan kepada mahasiswa bahwa mulai tanggal 18 oktober 2016 setoran hapalan Juz 30 akan di simak langsung oleh ustadz Deden Anjar, M.Hum setiap :

Hari                     : SENIN , SELASA , KAMIS

Mulia Jam        : 12.30 s/d 16.00

Tempat              : Ruang MINIHOSPITAL

Wassalaamu ‘alaikum wr. wb.

Download : Pengumuman Setoran Hafalan

Empat Delegasi FK UII Presentasi Ilmiah APACPH di Tokyo

empat-delegasi-fk-uii-presentasi-ilmiah-apacph-di-tokyo

 

Foto Wibowo / Istimewa : dokter Pariawan Luthfi Ghazali, M.Kes, dr. Sani Rahman Soleman, M.Sc, Irma Noor Budianti, dan Nidyasari Citraningrum saat membawa nama UII di acara APACPH Asia Pasific

 

 

Kaliurang (UII News) – APACPH adalah Asia Pacific Academic Consortium for Public Health Conference. Kegiatan APACPH adalah kegiatan yang diadakan setiap tahunnya di negara Asia pasifik yang membahas mengenai kesehatan masyarakat.

 

Hal tersebut di sampaikan oleh dr. Pariawan Luthfi Ghazali, M.Kes saat pulang mengikuti acara tersebut pada hari Jumat-Senin, 14 – 17 Dzulhijah 1437 H di Teikyo University, Tokyo, Jepang bersama 3 delegasi lainnya, yaitu dr. Sani Rahman Soleman, M.Sc, Irma Noor Budianti, dan Nidyasari Citraningrum.

 

Menurut dokter Luthfi, pada tahun ini, kegiatan APACPH merupakan kegiatan ke 48 dan dilaksanakan di Teikyo University,Tokyo, Jepang dengan mengangkat tema “Create a Healthy Future with Competent Professionals”.

 

“Universitas Islam Indonesia pada kegiatan ini memberangkatkan 4 orang delegasi yang terdiri dari 2 orang dosen FK yang dan 2 mahasiswi FK UII yang masing-masing tidak hanya berangkat sebagai delegasi untuk mengikuti konferensi tetapi juga membawa karya yang berupa poster yang akan dipresentasikan”,  katanya.

 

Adapun judul poster yang dipresentasikan  oleh  dr. Pariawan lutfi Ghazali M.Kes – adalah “ Sexual and Reproductive Health in Adolescent with Disabilities in Indonesia : Knowledge, Behavior and Access to Health Service

 

Sementra itu dr. Sani Rachman Soleman  mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul  “ Factor Associated Musculoskeletal Complain Among Train Locomotive workshop worker in Yogyakarta”

 

“ Untuk mahasiswa atas nama Irma Noor Budianti mempresentasikan karyanya berjudul “ Analysis of program Implementation Care Support and Treatment to People Living with HIV AIDS (PLWHA) in Yogyakarta” sedangkan dr. Sani Soleman dan Nidyasari Citraningrum mempresentasikan karyanya dengan judul “Factor Association Sexual Behavior among Adolescent in Kaliangrik District Magelang regency Indonesia”, demikian penjelasan dokter Luthfi. Wibowo

 

 

 

 

 

 

 

Akun Layanan Wifi UIIConnect

Kami informasikan kepada civitas dan mahasiswa fakultas kedokteran Universtias Islam Indonesia akun untuk layanan wifi UIIConnect sebagai berikut.

Civitas Akademik

Username : [email protected] ([email protected])

Password : (password unisys)

Mahsiswa

Username : [email protected] ([email protected])

Password : (Password Unisys)

Jika user masih ada kendala dalam hal login ke dalam WiFi UIIConnect, mohon kepada user untuk ubah password melalui unisys, Setelah berhasil ubah password dapat mencoba kembali proses login. Jika user masih ada kendala dalam hal login dapat melaporkan secara pribadi melalui email ke [email protected] dengan SUBJECT : Tidak Bisa Login UIIConnect dengan memberi informasi Nama, NIP,NIM Fak/Prodi dan No. HP.

Baca Juga : Gagal Login UIIConnect (Manual Setting WiFi for Windows 7)

Mahasiswa Kedokteran Ikuti Indonesian International Medical Olympiad (IMO) 2016

mahasiswa-kedokteran-ikuti-indonesian-international-medical-olympiad-imo-2016

 

Foto Wibowo/Istimewa : Delegator FK UII saat mengikuti Indonesian International Medical Olympiad (IMO) bersama delegasi dari Kedokteran Seluruh Indonesia.

Kaliurang (UII News) –  Mahasiswa Kedokteran UII Ikuti Indonesian International Medical Olympiad (IMO) dengan enam cabang perlombaan ini terdiri atas 4 cabang nasional (Kardio-Respilogi, Digestif, Muskuloskeletal, dan Uro-Reproduksi) dan 2 cabang internasional (Infeksi Tropis dan Neuro-Psikiari).

Hal tersebut di ceritakan oleh Shafarina Maulia,  (2014) FK UII, setelah mengikuti delegasi Indonesian International Medical Olympiad (IMO) berlangsung di Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Jakarta pada hari Ahad, 15 Muharam 1437 H / 16 Oktober 2016.

Menurut Shafarina Maulia, kegiatan IMO yang berlangsung di gedung kedokteran UPH Karawaci ini bertujuan untuk mengenalkan serta menguji ilmu pengetahuan mahasiswa tentang seluk beluk tiap cabang/bidang kedokteran dan memacu seluruh mahasiswa Indonesia untuk semangat berkompetisi.

“Dalam babak ini, tidak hanya latihan menyelesaikan kasus dan soal saja, tetapi juga bagaimana praktik kita saat pratikum dengan peralatan yang tersedia di kampus harus menjadi lebih maksimal untuk dapat menang”, katanya.

Seluruh delegator FK UII mengikuti babak penyisihan kedua (Survival Stage) untuk dapat bertahan dan berkesempatan yang kedua kalinya untuk menembus semifinal. Usaha penuh yang dicurahkan setiap delegator pada survival stage ini ternyata belum dapat berhasil. Dengan demikian, para delegator masing-masing cabang dari FK UII belum berhasil dalam kompetisi IMO 2016 ini

“Kesan pertama yang terlintas di pikiran orang yang pertama kali mengikuti IMO, biasanya kompetisi yang serius dan atmosfer bertanding yang begitu kental. Dan di sini kita ingin meluruskan statement itu. Ada banyak makna bertanding dan berjuang dalam IMO. Bagi kampus dengan nama Islam seperti FK UII, hal ini merupakan suatu ladang dakwah untuk menunjukkan karakter baik seorang muslim. Bagi individu yang mengikuti kompetisi ini, hal ini sebagai langkah memperbaiki diri, sejauh mana kita sebagai calon dokter menguasai ilmu pengetahuan dan ujian untuk kita dalam mengolah hati supaya tidak sombong ketika menang dan tidak berputus asa ketika kalah” ungkap salah satu delegator.

Tanggapan dari para delegator lain, hal ini dapat menjadi batu loncatan untuk menuju kemenangan di IMO tahun selanjutnya. Dengan adanya pernyataan para delegator yang tahun ini berlomba, untuk lanjut mengikuti ajang IMO lagi di tahun 2017 nanti yang berlokasi di Universitas Sumatera Utara, dapat dipastikan para delegator akan semakin matang dalam IMO selanjutnya. Hal terpenting adalah bagaimana para delegator dapat mewariskan ilmu-ilmunya kepada penerus-penerus selanjutnya yang akan mengikuti IMO. Tetap semangat! Optima Est Victor. Wibowo

TBMM Humerus FK UII Studi Banding ke Lakesma FK UB

 tbmm-humerus-fk-uii-studi-banding-ke-lakesma-fk-ub

Foto Wibowo/istimewa : Foto bersama delegasi Studi Banding TBMM Humerus FK UII dengan pengurus Lakesma FK UB

Kaliurang (UII News) – Guna untuk menambah ilmu yang bermanfaat dan menjalin tali silaturahmi antar tim bantuan medis  maka Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) Humerus merupakan organisasi kemahasiswaan Kegiatan Mahasiswa (KM) FK UII yang bergerak di bidang bantuan medis dan sosial kemasyarakatan melalui divisi Eksternal mengadakan studi banding ke Lembaga Kesehatan Mahasiswa (Lakesma) Fakultas Kedokteran Universiitas Brawijaya Malang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua TBMM Humerus FK UII, Teguh  setelah usai kegiatan studi banding pada hari Jumat-Sabtu, 12 – 14 Muharam 1437 H / 13 -15 Oktober 2016 di Fakultas Kedokteran Universiitas Brawijaya Malang

Menurut Teguh setelah sampai di tujuan, maka dilanjutkan dengan pemaparan program kerja tiap divisi dari Lakesma dan TBMM Humerus serta  diskusi dan sharing antar divisi dengan membentuk beberapa kelompok kecil yang memiliki program kerja hampir sama.

“Pada sesi inilah kedua belah pihak saling memaparkan program kerja secara rinci dan dilakukan tanya jawab”, demikian kata Teguh.

tbmm-humerus-fk-uii-studi-banding-ke-lakesma-fk-ub-2

(Foto Wibowo/Istimewa : Penyerahan cendramata oleh ketua TBMM Humerus FK UII kepada ketua Lakesma FK UB)

Lebih lanjut di jelaskan oleh Teguh bahwa dari hasil pemaparan dan diskusi antar kedua belah pihak didapatkan banyak ilmu dan inovasi untuk menjalankan kepengurusan organisasi TBMM Humerus, serta didapatkan bahan evaluasi terhadap kinerja kepengurusan sebelumnya. Wibowo/Tri

 

,

Delegasi Kedokteran Lolos Finalis Public Campaign kompetisi keilmiahan tingkat internasional Medicalfiesta 2016

delegasi-kedokteran-lolos-finalis-public-campaign-kompetisi-keilmiahan-tingkat-internasional-medicalfiesta-2016

Foto Wibowo/Istimewa : Tiga Mahasiswa FK UII Finalis Public Campign Berfoto Bersama Dengan Para Delegasi Peserta Medicalfiesta 2016

 

Kaliurang (UII News) –  Alhamdulillah dengan izin Allah kami  dinyatakan lolos sebagai finalis public campaign kompetisi keilmiahan tingkat internasional Medicalfiesta 2016 pada kompetisi 3 cabang lomba, yaitu, literature rivew, research abstract and paper dan public campaign .

Hal tersebut di ungkapkan oleh Ayu Indra Mashita mahasiswa Kedokteran UII setelah mengikuti kegiatan Medicalfiesta 2016 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya Malang pada  tanggal 5-8 Muharram 1437 H / 6-9 Oktober 201 bersama kedua mahasiswa kedokteran lainnya, yaitu Urani Nur Hidayah, dan Mohamad Rahman Suhendri.

Menurut  Ayu Indra Mashita, aara Medicalfiesta 2016 merupakan kompetisi ilmiah tingkat internasional yang pertama kali diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya. Pada kompetisi ini terdapat 3 cabang lomba, yaitu, literature rivew, research abstract and paper dan public campaign .

Lebih lanjut di katakan bahwa delegasi dari Kedokteran UII setelah melalui peniliaian dan selekasi setiap cabang lomba, maka akan diambil 10 karya terbaik untuk dipresentasikan.  Adapun kami yang berhasil lolos pada cabang lomba public campaign yaitu Ayu Indra Mashita, Urani Nur Hidayah, dan Mohamad Rahman Suhendri.

Selain lomba yang disebutkan Medicalfiesta 2016,  kegiatan juga di lengkapi dengan seminar internasional yang membahas tentang emergency in endocrine disease serta workshop mengenai diagnosis dan pengobatan diabetes melitus.

 

“Ini merupakan lomba kami yang pertama dan merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi kami.Setelah mempresentasikan karya kami dan membandingkan dengan finalis yang lain kami sadar karya kami masih banyak kekurangan. Walaupun kami belum bisa menjadi juara akan tetapi acara ini dapat menambah ilmu kami dan memberi semangat bagi kami untuk menjadi lebih baik saat mengikuti kegiatan lomba yang akan datang dan menghasilkan karya-karya yang lebih baik lagi untuk mengahrumkan nama FK UII diajang nasional maupun internasional lianya.” kata Ayu. Wibowo

 

 

 

DOKUMENTASI KEGIATAN

 

 

Tanggungjawab Ibadah dan Dakwah Pengajian Periode September 2016 FK UII – Ustadz Abu Nila

pengajian-september-ustad-abu-nila

Kaliurang (FK UII) – Apabila orang mempunyai keimanan yang kuat maka tidak akan ada keraguan dalam melangkah. Hal ini disebabkan orang yang beriman kepada Allah dalam menjalankan segala aktifitasnya selalu dilandasi atas keyakinan yang penuh bahwa semua hanya untuk dan  karena Allah SWT. Ketika seseorang mampu mencapai kondisi seperti ini, maka orang tersebut akan selalu tenang dalam menghadapi hidup ini.  Demikian pengantar singkat dari Ustadz Abu Nila yang menjadi pembicara dalam pengajian rutin FK UII pada Hari Kamis, 29 September 2016 pukul 13.00 WIB di Auditorium Lt 1 FK UII.

Lebih lanjut Ustadz Abu Nila mengatakan bahwa orang yang imannya kuat tentu saja apa yang dilakukannya selalu baik. “ Orang yang memiliki iman kuat pasti semua yang dilakukannya adalah yang baik-baik, karena semua diniatkan ibadah kepada Allah SWT,” demikian terangnya dengan penuh semangat.

Ustadz pimpinan Ponpes Lansia Salamah Srandakan Bantul ini juga menambahkan , jika yang kita lakukan selalu yang baik maka aura kita juga selalu baik atau positif. “Ayo kita berusaha sekuat tenaga untuk meninggalkan yang buruk dalam kehidupan kita. Mari perbanyak dzikir, sholat rowatib, tahajut, puasa, baca Al Quran, mengaji, berbuat baik terhadap orang lain, menghilangkan penyakit hati, dsb. Yang penting juga mari kita ikuti apa yang dilakukan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari, insya Allah hidup kita akan baik,” begitu nasihatnya.

Selanjutnya Ustadz Abu Nila juga mengingatkan agar setelah ibadah kita jalankan, maka kita juga harus berdakwah. Jadi antara ibadah dan dakwah harus bisa jalan semuanya. Menurut beliau dakwah mempunyai makna mengajak menuju kebaikan. “Jadi kita tidak hanya ibadah saja tapi juga harus dakwah  mengajak orang lain untuk berbuat baik. Sesuatu yang baik harus kita sampaikan walaupun kita belum melakukannya. Dakwah itu seperti melempar bola jadi bisa memantul kepada kita,  sehingga kalau kita mengajak kebaikan maka akan ada efek balik sehingga kita akan terpacu berbuat baik juga,” demikian tegas ustadz yang sering mengenakan baju putih itu.

Pengajian yang dihadiri oleh dosen, dan karyawan FK UII itu berjalan meriah karena selain yang hadir cukup banyak, pertanyaan yang diajukan audien bervariatif dan semuanya dapat dijawab oleh Ustadz Abu Niila dengan sangat memuaskan. Di akhir acara pengajian, seperti biasa dibagikan doorprize menarik untuk 10 jamaah. AK/Tri

 

Tiga Dosen Kedokteran Ikuti International Congress For Tropical Medicine and Malaria 2016 di Australia

tiga-dosen-kedokteran-ikuti-international-congress-for-tropical-medicine-and-malaria-2016-di-australia

Foto Wibowo/Istimewa : Tiga Dosen Kedokteran, dokter Farida, dokter Utami dan dokter Irena saat mengikuti International Congress For Tropical Medicineand Malaria 2016 di Australia


Kaliurang (UII News) – Tiga orang dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia  (UII) mengikuti International Congress for Tropical Medicine and Malaria 2016, yang di hadiri oleh berbagai negara , dengan jumlah sekitar 800 orang.

 

Hal tersebut diungkapakan oleh salah satu dosen yang mengikuti acara tersebut, Dr.dr. Farida Juliantina Rachmawaty, M.Kes. setelah mengikuti kegiatan tersebut pada pada Ahad – Kamis,  16-20 Dzulhijah 1437 H / 18-22 September 2016 yang diselenggarakan di Brisbane Convention & Exhibition Centre, South Bank, Brisbane, Queensland, Australia.

 

Menurut dokter Farida, kegiatan 4 tahunan ini,  membahas masalah infeksi tropis dan penyakit Malaria. Penyakit malaria banyak dibahas dalam pertemuan ini. Pada sesi kelas paralel dibagi dalam beberapa topik seperti penyakit zoonosis, filariasis, HIV, dengue, tuberculosis, travel medicine, dan lain-lain.

 

“Terdapat 8 kelas paralel dengan topik-topik  yang berbeda. Beberapa penyakit yang terjangkit di daerah tertentu juga dibahas seperti Ebola, virus Hendra dan virus Hanta semoga Indonesia terbebas dari penyakit ini,” katanya.

 

Lebih lanjut di tambahkan oleh dokter ahli Mikrobiologi FK UII ini bahwa pada konggres kali ini peserta dari FK UII menampilkan hasil penelitiannya dalam bentuk poster. Dr.dr. Farida Juliantina Rachmawaty, M.Kes dengan judul The Effects of Ethanol Extract and Essential Oil of Red Betel Vine (Piper crocatum) Leaves Towards Cell Walls of Mycobacterium tuberculosis.

 

“Untuk dokter Utami Mulyaningrum, M.Sc poster yang di presentasikan dengan judul  Diagnostic Performance of Immunocytochemical Assay in Blood Smear for Dengue Antigen Detection from Acut Febrile Illness Patients, sedangkan dokter Irena Agustiningtyas, M.Sc. dengan judul Seroprevalence and Analysis Spatial of Toxoplasmosis in The Watershed of North Central Java Province,” demikian kata dokter Farida, dan  semoga hasil yang diperoleh membawa manfaat.Wibowo/Tri

 

 

Akun Jurnal Kedokteran Langganan FK UII

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia bahwa FK UII telah melanggan database journal internasional baru yang dapat diakses di jaringan labkom dengan situs berikut ini

http://ovidsp.ovid.com/autologin

atau untuk mengakses diluar jaringan labkom dapat menggunakan akun di bawah informasi ini.

Terdapat fasilitas 3D animasi Visible Body khusus Anatomi dan Fisiologi di menu Visible Body dengan spesifikasi web player sebagai berikut

firefox-web-player

Untuk akses jurnal yang dilanggan UII dari jaringan di luar uii gunakan layanan vpn.uii.ac.id.

Referensi tutorial yang terkait materi klinis sebaiknya menggunakan referensi www.uptodate.com yang secara otomatis terkoneksi apabila menggunakan akses internet jalur kabel maupun wifi di area kampus.

Untuk lebih lengkapnya silakan kunjungi library.uii.ac.id

FK UII dan Perki Mengadakan ACLS periode 23-25 September 2016

acls-periode-23-25

Kaliurang (UIINews) – Jantung merupakan salah satu organ vital manusia yang berfungsi untuk memompa darah dan membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Sebagai salah satu organ yang berperan penting dalam keberlangsungan hidup manusia, organ ini menjadi kunci utama penyelamatan hidup seseorang.

Penyakit kardiovaskuler adalah penyakit yang menyerang jantung dan pembuluh darah. Menurut Depkes RI (2012) jenis penyakit yang dapat digolongkan ke dalam penyakit jantung dan pembuluh darah adalah: penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah otak, penyakit jantung hipertensi, penyakit pembuluh darah perifer, penyakit gagal jantung, penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, kardiomiopati, dan penyakit kelainan katup jantung.

Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian di seluruh dunia. WHO tahun 2011 menyatakan bahwa penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia dan 60% dari seluruh penyebab kematian penyakit jantung adalah penyakit jantung iskemik, dan sedikitnya 17,5 juta atau setara dengan 30% kematian di seluruh dunia disebabkan oleh penyakit jantung lainnya. Diperkirakan pada tahun 2030 sebanyak 23,6 juta orang di dunia akan meninggal karena penyakit kardiovaskular.

Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa peringkat penyakit kardiovaskular sebagai penyebab kematian semakin meningkat. Berdasarkan hasil SKRT tahun 2002 menunjukkan bahwa kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah (usia di atas 15 tahun) sebesar 6,0% dan meningkat lagi di tahun 2005 sebesar 8,4%. Menurut Riskesdas tahun 2013, provinsi dengan prevalensi penyakit jantung koroner pada umur ≥ 15 tahun menurut diagnosis dokter/gejala tertinggi ialah Provinsi Nusa Tenggara Timur (4,4%), sedangkan prevalensi terendah terdapat di Provinsi Riau (0,3%).

Penyakit jantung koroner atau PJK (Coronary Artery Disease atau CAD) merupakan penyakit yang paling sering terjadi dengan tingkat mortalitas yang tinggi dan merupakan penyebab utama kematian pada hampir semua negara di dunia. Di Amerika Serikat, tingkat kematian akibat PJK adalah 144,4 per 100.000 populasi. American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa pada tahun 2008, sekitar 770.000 orang Amerika mengalami serangan jantung koroner pertama dan sekitar 430.000 orang menderita serangan berulang. Selain itu, sekitar 190.000 orang, mengalami komplikasi penyakit koroner setiap tahunnya. AHA melaporkan bahwa setiap 26 detik, 1 orang Amerika akan mendapat penyakit jantung koroner dan setiap menit, 1 orang Amerika meninggal karena penyakit ini. Menurut WHO tahun 2004, pada tingkat global, 3,8 juta laki-laki dan 3,4 juta perempuan meninggal dunia akibat PJK setiap tahun.

Kematian pada penyakit kardiovaskular lebih sering disebabkan karena penanganan kegawatdaruratan jantung yang kurang cepat dan tepat. Kegawatdaruratan jantung termasuk henti jantung, renjatan (syok), dan gagal jantung akut adalah penyulit yang menyebabkan angka kematian yang tinggi pada penderita sindrom koroner akut, khususnya infark miokard akut. Kematian ini bisa terjadi di luar rumah sakit maupun setelah masuk perawatan di rumah sakit. Antisipasi dan tindakan yang cepat yang tepat dalam menit-menit pertama oleh tenaga-tenaga terlatih akan mengurangi kemungkinan terjadinya henti jantung, renjatan, dan gagal jantung akut. Edukasi sangat penting dilakukan kepada masyarakat terutama penderita penyakit jantung dan pembuluh darah dengan harapan akan membuat mereka lebih cepat mencurigai dan menyadari kemungkinan serangan jantung sehingga penyakit jantung bisa terdeteksi secara dini serta lebih cepat mencari pertolongan.

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia melalui Unit Continuing Medical Education (CME) berkerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) mengadakan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) pada tanggal 23-25 September 2016 bertempat di Auditorium lantai 1 gedung Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia jalan Kaliurang km 14.5 Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 26 orang dokter lulusan dari berbagai perguruan tinggi negeri dengan peserta terbanyak berasal dari dokter alumni FK UII.

Pelatihan ACLS kali ini dipimpin oleh dr. Hasanah Mumpuni, Sp.PD, Sp.JP(K) dan berlangsung secara intensif selama 3 hari melalui kuliah terarah, diskusi interaktif, dan kerja tim, serta pelatihan keterampilan dalam skill station dan megacode dengan menggunakan alat-alat simulasi yang paling modern. Materi dari pelatihan ini berisikan materi Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar),Airway Management dan Advanced Cardiac Life Support (Bantuan Hidup Lanjut). Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan serta keterampilan bagi tenaga medis terutama Dokter agar dapat menangani secara komprehensif kegawatdaruratan jantung yang dialami pasien di pelayanan medis.

Kedepannya pelatihan ACLS ini akan terus dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia agar kualitas pelayanan dokter kepada pasien kegawatdaruratan jantung makin baik sehingga diharapkan juga angka kematian akibat kegawatdaruratan jantung dapat menurun. (ABT)