Kedokteran Meriahkan HUT RI Ke-73, Dengan Khitanan Masal

Caption : dokter R.Edy Fitriyanto, M.Gizi di bantu Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) saat melakukan khitan di Desa Dagen Gumuk Ringinharjo Bantul. (Photo : Wibowo).

Bantul (UII News) – Meriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 dengan melakukan khitanan masal, yang diikuti oleh adik-adik kelas SD-SMP di Wilayah Bantul.

Hal tersebut disampaikan oleh dokter R Edy Fitriyanto, M.Gizi selaku ketua tim operator khitan saat di Desa Dagen Gumuk Ringinharjo Bantul, yang berlokasi di utara Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Islam Indonesia (UII) pada hari Jumat, 05 Dzulhijah 1439 H/ 17 Agustus 2018 yang diikuti sebanyak 15 anak.

Menurut dokter Edy Fitriyanto, kegiatan ini bisa terlaksana berkat kerjasama dengan para Muda Mudi Dwi Tunggal Desa Dagen Gumuk Ringinharjo Bantul.

“Memeriahkan Kemerdekaan RI adalah kewajiban kita, dan senang sekali dengan kegiatan yang di selenggarakan oleh Muda Mudi di Desa Dagen ini, salah satunya adalah khitanan masal, dengan demikian kita bisa melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat”, kata dokter Edi Fitriyanto.

Sementara itu, selaku koordinator Unit Penelitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) FK UII dokter Nur Aisyah Jamil, M.Sc yang juga sebagai Wakil Dekan Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni FK UII membenarkan adanya kegiatan tersebut, dan dengan jelas mengatakan bahwa Dekan dan Fakultas Kedokteran UII sangat mendukung dan menyiapkan tim medis dan obat-obatan yang di perlukan untuk acara khitanan masala guna memeriahkan HUT RI ke-73 tersebut.

“Tim Medis FK UII akan mendukung penuh dengan cara melakukan pengecekan awal sebelum khitan, kemudian melakukan khitan dan memberikan pelayanan paska khitan bagi peserta”, katnya.

Selain hal tersebut, dokter Nur Aisyah Jamil mejelaskan bahwa FK UII juga siap memberikan edukasi kepada orang tua dan peserta khitan tentang metode khitan, apa yang harus di lakuka setelah khitan dan minum obat setelah khitan, demikian penjelasannya. Wibowo

 

Kedokteran Kirim Tim Medis ke Lombok

Caption : Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.dan Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni berfotoberama dengan Wakil Dekan Sumber Daya, dr Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD, Wakil Dekan Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni (KKA), beserta Tim Medis saat akan berangkat ke Lombok. (Photo : Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Adanya gempa di Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTB), maka Fakultas Kedokteran (FK ) Universitas Islam Indonesia (UII) membentuk Tim Bantuan Medis Penduli Lombok.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni (KKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc saat memberangkatan tim medis untuk peduli Lombok pada hari Selasa, 07 Agustus 2018 bertempat di halaman parkir FK UII, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang di hadiri oleh Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.dan Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni.

Menurut dokter Nur Aisyah Jamil, M.Sc., pengiriman tim medis peduli Lombok akan di lakukan secara periodik dengan waktu kurang lebih satu pekan, dengan melibatkan para dokter spesialis. Diantaranya, Bedah, Anestesi.

“Pergantian tim medis peduli Lombok dilakukan dalam satu minggu secara bergantian, dan sekaligus penarikannya, serta saat pengiriman tim medis di bekali dengan logistik serta obat-obatan”, jelas dokter Nur Aisyah Jamil.

Sementara itu Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan kepada tim medis yaitu menitipkan nama baik Universitas Islam Indonesia kepara para relawan dari UII.

“Jadilah duta kami, sebagai mata-mata Universitas Islam Indonesia terkait kebutuhan yang di perlukan di Lombok, penting juga menjaga kesehatan bagi para relawan, agar bisa kerja secara maksimal dan menolong sesame”, pesan Rektor UII.

Pada periode pertama pemberangkatan tim medis tersebut di kirim sejumlah 2 orang dokter umum, 1 oerawat, dan 3 mahasiswa FK UII dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) FK UII. Wibowo

 

 

Caption : Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK dan dokter Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc beserta tim FOKI, MUKISI dan FIMA saat di Kedutaan Besar Indonesia untuk Jorda. (Photo : Istimewa/Wibowo)

Jordan (UII News) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) bergabung dengan delegasi Forum Kedokteran Islam Indonesia (FOKI) dan Rumah Sakit Islam Indonesia yang tergabung dalam Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI) bersama Federation Of Islamic Medical Assosiation (FIMA) melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar (Kedubes) Jordan dan Palestina dan diterima langsung oleh Drs Andi Rachmianto M.Phil.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dengan dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc saat mengikuti acara tersebut pada hari Jumat, 08 September 2018 / 26 Dzulhijah 1439 H.

Menurut dokter Syaefudin, dalam pertemuan tersebut dibicarakan tentang perlunya keterlibatan FK UII yang juaga anggota FOKI dan (FIMA) serta MUKISI untuk membantu saudara saudara kita di palestina. Apalagi dengan saat posisinya sekarang yang dihentikannya bantuan Amerika kepada Palestina sebesar $ 350 juta dari $700 juta dana pengungsi yangg dikelolal PBB lewat UNHCR.

“Ada sekitar empat juta pengungsi yang ditampung oleh Jordan dan dua juta lebih adalah pengungsi Palestina. Dari delapan juta penduduk Jordan hampir separohnya adalah pengungsi sejak tahun 1948. Dulunya Palestina adalah daerah meliputi Jordan Jerussalam dan tepi barat serta Gaza”, kata dokter Udin lewat WA.

Lebih lanjut, dokter Udin mengatakan bahwa penjelasan dari Dubes menerangkan setelah perang dunia pertama, 50 persen dari daerah tersebut menjadi wilayah yang lepas dari Arab dan akhirnya oleh Inggris dan Amerika diserahkan ke Israel dengan gerakan Zionisme.

“Tidak semua Yahudi itu zionis, terutama Yahudi asli Arab masih membela suku Aarab yang tinggal di Palestina.”, kata dokter Udin menyalin dari paparan Dubes mengenai konflik Israel Palestina .

 

Lebih lanjut, intinya Pak dubes mengajak kirimkan bantuan bisa tenaga guru dan tenaga medis untuk jadi relawan ke Jordan, bisa KKN internasional atau pengabdian masyarakat ke pengungsi yang ada di Jordan. Sekedar mengisi klinik klinik dan sekolah sekolah yang kekeurangan tenaga karena budget dari USA sudah tidak ada.

Jika hal tersebut belum tercukupi maka bisa membuka beasiswa bagi anak anak pengungsi untuk sekolah di Perguruan Tinggi Islam. Universitas Brawijaya juga telah memulai kerja samadg jordan utk memberikan bantuan dan ke depan akan proyek bersama utk membangun pabrik vaksin di jordan kerja sama dg biofarma bandung.

Jordan termasuk generous country dengan menyediakan 25 persen APBN nya untukk para pengungsi meskipun negeri Jordan tidak sekaya Arab Saudi tapi itulah pilihannya demi membantu saudara seiman seislam.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dokter Udin bahwa Dekan FK UII juga telah melaporkan bahwa Uniersitas Islam Indonesia (UII), pada tahun ini sudah menerima satu mahasiswa dari Palestina untuk menjadi dokter nantinya dan terbuka untukk jurusan lainnya serta belajar bahasa Indonesia bagi penutur asing telah ada BIPA di UII, demikian uangkap dokter Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc. Wibowo

Caption : Peserta Simposium dan Workshop Imunisasi (SWIM) 2018 FK UII, saat foto bersama dengan para pemateri.(Photo : Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Guna memberikan informasi, edukasi, dan komunikasi tentang imunisasi secara komprehensi dari sisi medis dan prespektif Islam maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Simposiumdan Workhsop Imunisasi (SWIM).

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Soeroyo Machfudz, MPK, Sp.A (K) selaku Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) pada hari Sabtu, 27 Dzulhijah 1439 H/08 September 2018 di bertempat di Hotel Grand Dafam Rohan Yogyakarta.

Menurut dokter Royo, simposium tersebut menghadirkan para pakar Ilmu Kesehatan Anak serta ahli halal haram tentang imunisasi, sehingga bisa meluruskan kembali miskomunikasi dan misintepretasi dalam imunisasi.

“dalam simposium ini mengungkap sejarah awal dan dasar imunisasi, serta menjelaskan adanya pertanyaan tentang Halal Haram tentang Imunisasi, dengan diakhiri pada hari kedua dengan workshop imunisasinya”, kata dr. Soeroyo Machfudz, MPH, Sp.A(K) Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Lebih lanjut ditambhakan bahwa peserta Simposium dan Workshop Imunisasi (SWIM) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia diikuti oleh peserta se Indonesia, dengan menghadirkan para pakar-pakarnya diantarnya adalah dr. Piprim Basarah Yabuarsi, Sp.A(K), Ustadz. Nanung Danar Dono, S.Pt, M.Sc., Ph.D, dan dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD Wakil Dekan Sumber Daya Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Wibowo

Berita Foto : Kedokteran UII Ikut Delegasi FOKI asosiasi FK islam dan MUKISI asosiasi RS Islam dalam satu ikataan FIMA diterima kedubes Jordan dan Palestina, Bapak Drs Andi Rachmianto M.Phil. Kunjungan ini dilakukan di sela sela acara annual scientific meeting Federation of Islamic Medical Association (FIMA) yang diadakan di Rumah Sakit Islam Amman Yordania, pada Sabtu, 27 Dulhijah 1439 H / 08 September 2018. (Wibowo)

Berita Foto : Kedokteran UII menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Ikatan Ibu-ibu Universitas Islam Indonesia (IKI) dengan menghadirkan pengetahuan materi tentang HIV AID yang di laksanakan pada hari Jumat, 07 September 2018 bertempat di Gedugn Kuliah Prof.Dr. Sardjito, MD, Lt.1 Sayap Barat UII. (Wibowo)

Berita Foto : Kunjungan Studi Banding dr.Rochman Basuki, M.Sc dan rombongan dari FK Univ Muhammadiyah Semarang ke Lab Anatomi Fakultas Kedokteran UII pada Kamis 25 Dzulhijah 1439 H/ 6 September 2018. (Wibowo)

Caption : dari kiri ke kanan : Chindy Repa, Rahmita Adhalina, M.Luthfi Adnan, Rafik Prabowo (Photo : Wibowo/istimewa)

Kedokteran (UII News) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia kembali mengikuti acara konferensi internasional yang bertema “The 7th International Congress on Lipid Metabolism & Atherosclerosis (ICoLA 2018)” di Conrad Seoul Hotel, Korea.

Hal tersebut disampaikan oleh Chindy Repa, mahasiswi angkatan 2016 sepulang dari mengikuti acara Korean Society of Lipid & Atherosclerosis (KSoLA) pada Jumat- Sabtu, 19 Dzulhijah 1439 H/31 Agustus 2018 – 20 Dzulhijah 1439 H/1 September 2018 bersama 3 teman mahasiswa FK UII, yaitu Rahmita Adhalina, M.Luthfi Adnan, Rafik Prabowo.

“kami berempat mengikuti poster exhibition ICoLA 2018, yang terdiri atas Rafik Prabowo (2015), Chindy Repa (2016), M.Luthfi Adnan (2016) dan Rahmita Adhalina (2016)”, kata Chindy .

Lebih lanjut di jelesakan Chindy bahwa Rafik Prabowo membuat karya yang berjudul “The Effect of Combination Jam of Rosella Tea Dregs and Jicama (Pachyrrhizus erosus) on Blood Cholesterol Level of Hypercholesterolemic Mice (Mus musculus) BALB-C”.

Sementara dirinya, membuat karya yang berjudul “Malondialdehyde (MDA) and Activity of Superoxide Dismutase (SOD) Measurements on Hyperlipidemic Rats Treated with Date Palm and Kefir Grains Beverage”.

“Sedangkan karya yang dibuat oleh M.Luthfi Adnan berjudul “Malondialdehyhde (MDA) and Superoxide Dismutase (SOD) Inhibition Rate of Testicular Organ After Intervention Probiotic Beverage from Date Palm and Kefir Grains on Hyperlipidemic Rat”, tambah Cindy.

Terakhir karya dari Rahmita Adhlina berjudul “The Effect of Probiotic Kefir Grains with Date Palm Juice Combination on Malondialdehyde (MDA) Level in Brain of Hyperlipidemic Rat”.

Dari 4 karya tersebut maka masing-masing dari kami berhasil meraih Travel Grant 1000 USD, demikian ungkap Chindy Repa. Wibowo

Berita Foto : Fakultas Kedokteran UII melakukan advokasi dan pendampingan bagi mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, hal ini sebagai upaya pengenalan dan oreintasi kampus dengan semangat saling memberi dan mengasihkan informasi, Adapun Ajang Orientasi Kampus (AORTA) bagi mahasiswa baru dilaksanakan pada Senin-Selasa, 3-4 September 2018, bertempat di laboratorium terpadu Fakultas Kedokteran UII, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta. (Wibowo)

Berita Foto : Kedokteran UII menerima kunjungan dari SMA Insan Cendekia Madani Tanggerang pada hari Senin, 22 Dzulhijah 1439 H, /3 September 2018 di auditorium Lt. 1 Fakultas Kedokteran UII, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta. (Wibowo)