FK UII Selenggarakan Workshop PKM

    Kaliurnag (UII News-30/06) – PKM adalah Program Kreativitas Mahasiswa, dan diselenggarakan workshop ini guna menumbuhkembangkan minat mahasiswa dalam mengabdikan ilmunya kepada masyarakat melalui karya-karya inovatif dan kreatif maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggaraka Workshop Program Kreativitas Mahasiswa.

    Hal tersebut disampaikan oleh dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc selaku Ketua Unit Penelitian  dan Pengabdian Pada Masyarakat (UPPM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia saat menyelenggarakan Workshop PKM di auditorium Lt. 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, pada Sabtu, 20 Juni 2015 / 03 Ramadhan 1436 H.
    Menurutnya, workshop ini diselenggarakan untuk menggali Ide mahasiswa serta mencari isu/problem fenomenal terkait dengan kesehatan di masyarakat serta mengexplore interest potensial terkait isu/problem tersebut.
    “harpannya dengan mengikuti workshop ini, mahasiswa mampu menggali peluang partisipasi dalam masyarakat terkait isu / problem tersebut”, demikian ungkapnya. Wibowo/Tri

FK UII Selenggarakan Pesantren Ramadhan 1436 H

    Kaliurang (UII News-29/06) – Guna menjalin silaturhami serta mendapatkan ilmu tentang keIslaman maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Pesantren Ramadhan 1436 H.

    Hal tersebut disampaikan oleh dr. Hj. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK saat menyampaikan sambutannya dalam acara Pesantren Ramadhan 1436 H diselenggarakan pada hari Sabtu, 27 Juni 2015 / 10 Ramadhan 1436 H bertempat di auditorium Lt.1 FK UII, yang diikuti oleh Dosen, Karyawan, Satpam, Parkir dan Cleaning Service dilingkungan Fakultas Kedokteran UII.
    Selain itu dokter Linda juga berpesan agar selalu mendoakan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia selalu diberikan perlindungan dari Allah SWT, mendapatkan kemudahan dalam mempertahankan akreditasi A pada tahun 2017 mendatang.
    Kegiatan pesantren ini menghadirkan tiga pemateri yaitu Dr. Tamyis Mukharram, MA (Zakat), Dr. Supriyanto Pasir, S.Ag., M.Ag (Tafsir Surat Al Baqarah 183-187), serta Kiki Wijaya (Peak Perfomer : Meraih Kebahagiaan & Kemuliaan di Tempat Kerja).
    Dimateri pertama, Pak Tamyis mengajarkan tentang hakikat Zakat yang secara etimologi adalah pengembangan dan penyucian. Maksud dari pengembangan yaitu dengan melakannya maka menjadi sebab berkembang suburnya pahala atau kebijakan, sedangkan maksud dari penyucian yaitu dengan melakukannya menjadi sebab diperolehnya kesucian jiwa, terutama dari sifat kikir. Syariat memakai kalimat zakat dengan memadukan kedua pengertian tersebut.
    “Menurut Mazhab Maliki, zakat berarti mengeluarkan bagian tertentu dari harta tertentu yang telah mencapai nisab (batasan Minimal yang telah ditetapkan dalam Syariat) bagai orang yang berhak menerimanya, dengan ketentuan harta iru milik sendiri, telah haul (berjalan setahun) dan bukan merupakan barang tambang”, katanya.
    Untuk meteri kedua, Ust. Dr. Supriyanto Pasir, S.Ag., M.Ag menjelaskan tentang tafsir Al Baqarah 183 yang menyatakan bahwa mengapa puasa diwajibkan bagi orang-orang yang beriman (alladzina amanu) ? menurut Ustad Pasir adalah tidak lain karena Allah SWT menginginkan orang beriman tidak hanya menganggap diri mereka merasa selamat hanya bermodalkan iman. Lebih dari itu Allah ingen mereka benar-benar menjadi orang-orang yang berserah diri (Muslim) yang diantara jalan penyerahan diri itu adalah dengan menjalankan syariat Islam yang menjadi Taklif bagi mereka misalnya dengan menjalankan puasa Ramadhan.
    “Bahkan tangga menuju takwa hanya dimungkinkan jika orang beriman menindaklanjuti keimannya dengan menjadi Muslim terlebih dahulu. Sedangkan jalan untuk menjadi Muslim yang sesungguhnya, mereka harus melalui ujian-ujian dengan adanya perintah dan larangan”, kata Ustadz Ucup.
    Sementara itu pemateri ketiga, bersama Kiki Wijaya (Motivator & Master Pengembangan Diri), mengajarkan bahwa untuk mendapatkan kemuliaan dan bahagia ditempat kerja adalah dengan menggunakan  hakekat kerja iklas.
    “Kerja Iklash adalah usaha yang dilakukan sebagai bentuk pengejawantahan kesadaran spiritual, dengan memelihara kesucian hati sebagai manifestasi kemuliaan diri, dengan demikian ditempat kerja sebisa mungkin menjalinhubungan dengan sesama pekerja dengan kunci pergaulannya adalah Listen : mau mendengarkan, Observe : peka terhadap orang lain & kebutuhannya, Value   : memandang penting setiap orang, Emphaty : Peduli & Mau Memberi”, demikian kata Pak Kiki.
    Dalam kegiatan pesantren Ramadhan 1436 H ini, guna menyemarakannya maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia juga membagai door prize secara Cuma-Cuma bagi yang beruntung. Wibowo/Tri

Selama Ramadhan 1436 H, FK UII Bertadarrus Al Quran

    Kaliurang (UII News-29/06) – Fakultas Kedokteran Unviversitas Islam Indonesia selama bulan suci Ramadhan 1436 H selenggarakan tadarus Al Quran dilaksanakan serentak oleh dosen dan karyawan pada jam istirahat jam 12.00 – 13.00 WIB.

    Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, saat mengikuti acara tadarus bersama di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Senin, 29 Juni 2015 /11 Ramadhan 1436 H bersama staf. Adm Umum Dekanat FK UII.
    Dijelaskan oleh dokter Linda bawa kegiatan ini serentak pelaksanaannya dan dibagi beberapa ruang yakni di RS Dekanat, RS Prodi, ruang Keterampilan Medik, RS IKM, Raung Keuangan, RS Akademik, Ruang Tutor, Departemen Klinik, laboratorium Terpadu FK UII dan Ruang Minihospital.
    “Diruang-ruang tersebut diwajibkan menyelesaikan 3 Juz Al Quran yang telah ditentukan jadwalnya, dan setiap ruang terdapat dosen atau karyawan yang diberi amanah sebagai penanggungjawab untuk kelacaran taddarus di program ini”, demikian penjelasan dokter Linda. Wibowo/Tri

LEM FK UII Adakan GFKM

Kaliurang (UII News-29/06) – GFKM adalah Gerakan Fakultas Kedokteran Mengajar, yang di motori oleh Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Kegiatan ini adalah sebagai upaya mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) untuk mengembangkan edukasi kesehatan kepada generasi muda diwujudkan dalam kegiatan sosialiasasi yang ditujukan untuk siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Wildan, FK UII 2014 yang menyampaikan informasi tersebut ke Sekretariatan Dekanat pada hari Senin, 29 Juni 2015 di Ruang Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Lebih lanjut dijelaskan Wildan, kegiatan ini berlangsung pada hari Senin, 01 Juni 2015 / 14 Sya’ban 1436 H di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dengan rangkaian acara yang dihadiri empat puluh peserta ini berlangsung selama dua jam, dengan diisi oleh dua pemateri, satu pemateri hipertensi dan satu pemateri rokok. Menurutnya, acara ini disambut antusias para siswa yang ingin lebih mengenal seluk beluk tentang bahaya beberapa penyakit.

    Sementara itu ditambahkan  Elita Nur Hidayati (Panitia) mengatakan bahwa  “tidak hanya pengenalan tentang penyakit, tetapi juga bagaimana para siswa menanggapi mitos/fakta mengenai penyakit tersebut”, kata Elita

    Selaku pemateri, Alfu Rafdi, mengatakan bahwa sudah banyak mitos tentang suatu penyakit yang belum tentu kebenerannya beredar di masyarakat.“Kesan pertama yang terlintas di pikiran orang tentang hipertensi adalah penyebabnya biasanya obesitas dan konsumsi sate kambing. Dan disini kita ingin meluruskan statement itu tidak benar. Ada banyak penyebab dari suatu penyakit hipertensi,” ungkap Alfu.
    Setelah itu, para siswa dikelompokkan dengan masing-masing dua pemandu tiap sepuluh siswa. Setiap kelompok diajarkan keterampilan medis untuk memeriksa kesehatan tanda vital, seperti tekanan darah, dan diberikan sebuah skenario tentang bahaya merokok. Tanggapan dari para siswa cukup antusias, hal ini dapat dilihat dari ide-ide yang mereka ajukan untuk menanggapi skenario tentang merokok saat sesi kepemanduan.
    Salah satu yang menarik dari sosialisasi ini adalah adanya tes sebelum dan sesudah acara untuk menguji pemahaman siswa pada materi yang telah disampaikan. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan semakin banyak siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang mengetahui dampak serta penyebab beberapa penyakit yang akrab di masyarakat. Terlebih lagi, setelah dijelaskan penyakit dan penyebab beberapa penyakit lewat generasi muda ini, akhirnya edukasi tentang penyakit berbahaya dapat menyebar dan lama-lama masyarakat dapat mengerti tentang mitos maupun fakta dari penyakit akrab, seperti hipertensi. Secara keseluruhan, acara ini berlangsung tertib dan lancar, demikian Wilda menjelaskan acara tersebut. Wibowo/Tri

Ramadhan 1436 H, FK UII Keluarkan Zakat

    Kaliurang (UII New-26/06) – Zakat yang yang dikeluarkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia sudah mencapai nisabnya, sehingga bagi perwakila Dosen-karyawan yang mengajukan untuk membagikannya kepada yang berhak  sesuai dengan amanahnya.

    Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK di hadapan para dosen dan karyawan yang akan menyalurkan zakat  FK UII kepada tetangga, keluarga ataupun yang memutuhkan sesuai dengan yang disetujui dan disepakati. Koordinasi tersebut dilaksanakan di ruang sidang Dekanat Fakultas Kedokteran Univeristas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km, 14,5 Sleman Yogyakarta, Jum’at, 26 Juni 2015 bertepatan dengan 9 Ramadhan 1436 H.
    Sementera itu Wakil Dekan, dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc mengingatkan bahwa melalui hadits riwayat Thabrani dan Baihaqi bahwa setiap muslim tidak akan sempurna imannya manakala dirinya kenyang tetapi tetangganya masih kelaparan. Dengan hadits ini maka dokter Udin berpesan agar dalam menyampaikan zakat dari Fakultas Kedokteran ini dengan penuh amanah.
    Diakhir koordinasi Bu Dekan juga berpesan agar menyampaikan pesan dari Fakultas Kedokteran UII, Mohon do’anya agar selalu di bawah naungan Allah SWT serta yang menerima selalu ingat kepada Allah SWT dengan cara taat menjalankan ibadah sholat. Wibowo

Bersama Pocari Sweet, LEM FK UII Selenggarakan Bukber

Kaliurang (UII News-26/06) – Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia selenggarakan buka bersama (bukber) sebagai ajang silaturrahmi yang sihadiri kurang lebih 130 mahasiswa.
Hal itu disampaikan oleh Mahdea(Sekretaris Lembaga Eksekutif FK UII)  yang biasa akrab dipanggil Dea, saat menjelaskan kegiatan Buka Bersama (Bukber) di ruang Dekanat FK UII, pada hari Jum’at, 26 Juni 2015 / 09 Ramadhan 1436 H.

 Menurut Dea, kegiatan buka bersama tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 24 Juni 2015 / 7 Ramadhan 1436 H dengan menghadirkan sponsor dari Pocari Sweet bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Lt. I Prof. Dr. Sardjito, MPH, Kampus Terpadu. Adapun selaku penceramah adalah Ust. Ahmad Luthfi Hasan.
Berikut Liputan yang disampaikan oleh Mahdea yang dirangkum oleh Abdil/Zhafira (Cardioz) “Event yang diprakarsai Pocari sweet ini menghadirkan ustadz Ahmad Luthfi Hasan yang memberikan materi bertemakan Keutamaan Puasa. Acara ini dipandu oleh dua mc kocak yaitu Alif (2012) dan Azmi (2012) dengan susunan acara sebagai berikut : pembukaan, tilawah yang dibacakan Zulfikar (2014), sambutan oleh ketua LEM (Harry, 2012) dan perwakilan dari Pocari Sweet, tausyiah, hiburan yang diwakili dari club paduan suara (diketuai oleh Oca, 2012) dan diakhiri dengan buka bersama”, kata Dea.
Dea pun berharap dengan diadakan acara ini adalah untuk dapat mempererat tali silaturahmi dan kedepannya masih dapat menjalin kerjasama dengan Pocari sweet pada event-event dikemudian hari. Wibowo/Tri

UII Fun Bike dan Senam Sehat

Dalam rangka Milad ke-72 Universitas Islam Indonesia, akan diselenggarakan UII Fun Bike dan Senam Sehat yang dilaksanakan pada Minggu, 16 Agustus 2015 Pukul 06.00-11.00 di Stadion Kridosono Yogyakarta. Adapun doorprize yang disiapkan antara lain:

  • 1 Mobil KIA Picanto
  • 10 Umroh
  • 15 Motor Suzuki Nex
  • 40 Sepeda Polygon
  • Kulkas, TV, Mesin Cuci, Dispenser, Rice Box, dll

Tempat pendaftaran

  • Kampus UII
  • Kantor Koran Kedaulatan Rakyat
  • Dealer Suzuki Indojaya
  • Toko Sepeda, dll

 Wibowo/Tri

FK Selenggarakan PLA Tentang Pengeluaran Kesehatan Katastrofik

    Kaliurang (UII News-25/06) – Pengeluaran Kesehatan Katastrofik, pengertian secara ekonomi  adalah pengeluaran untuk membiayai kesehatan yang melebihi kemampuan keuangan rumah tangga akan memperberat stabilitas ekonomi rumah tangga tersebut.

    Hal tersebut disampaikan oleh DR.dr. Bondan Agus Suryanto, SE, MA, AAK dalam acara Penciptaan Lingkungan Akademik (PLA) bagi Dosen dan Tutor di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia pada hari Kamis, 25 Juni 2015 bertepatan dengan 07 Ramadhan 1436 H di auditorium Lt. 1 Fakultas Kedokteran Univesitas Islam Indonesia.
    Lebih lanjut dokter Bondan mengatakan bahwa pengeluaran kesehatan disebut katastrofik jika melebihi 10 % total pengeluaran rumah tangga (Pradhan and Prescott, 2002; Ranson, 2002; Wagstaff and Van Doorslaer, 2003). Sedangkan WHO memilih kriteria pengeluaran kesehatan disebut katstrofik bila lebih besar atau sama dengan 40 % dari pengeluaran rumah tangga yang bersifat non-subsistance, bukan untuk pengeluaran kebutuhan dasar (WHO,2005).
    Sementara itu penelitian yang di pakai oleh dokter Bondan dan desertasinya adalah menggunakan kriteria katastrofik yang dipakai oleh Rama Pal (2010), yaitu untuk rumah tangga yang berada dibawah kemiskinan, ambang batas pengeluaran katastrofiknya adalah nol.
    Untuk rumah tangga yang berada diatas garis kemiskinan, maka nilai ambang batas pemebiayaan katastrofiknya adalah selisih antara total pengeluaran rumah tangga dikurangi total kebutuhan dasar minimum rumah tangga dibagi total pengeluaran rumah tangga tersebut.
    “Jika pembiayaan kesehatannya sama atau lebih besar dari nilai ambang tersebut maka rumah tangga tersebut dikatakan dalam keadaan katastrofik”, demikian kata dokter Bondan dalan hand outnya. Wibowo/Tri
   

dr. Alfan Nur Asyar (Tutor FK UII) Pembicara Seminar “ Kupas Tuntas Seputar Puasa dan Kebugaran pada Atlet”

Foto Istimewa/Wibowo : dr. Alfan disebelah kanan saat menyampaikan materinya tentang perubahan fisiologis pada atlet ketika menjalani latihan selama bulan puasa

    Kaliurang (25/06) – Melangsir dari Sorotjogja.com (22/06) menyebutkan bahwa dr. Alfan Nur Asyar (Tutor FK UII) yang merupakan dokter tim nasional Indonesia U-19 yang berada di bawah arahan Indra Sjafri 2014 lalu menjadi pemateri Seminar “Kupas Tuntas Seputar Puasa dan Kebugaran pada Atlet” di Hotel Cakra Kembang Yogyakarta, Senin 22 Juni 2015 bertepatan dengan 5 Ramadhan 1436 H. Seminar tersebut diadakan sebagai salah satu bentuk pengabdian ilmu pengetahuan tentang gizi dan kesehatan yang dipraktikkan pada dunia olahraga. Yang diselenggarakan oleh FIRST (lembaga sport nutrition consulting).

    Menurut dokter Alfan saat mengisi seminar dengan menyampaikan materi berupa perubahan fisiologis pada atlet ketika menjalani latihan selama bulan puasa di depan puluhan jumlah peserta yang hadir dalam seminar tersebut, dia menyatakan bahwa setiap atlet harus latihan secara rutin meskipun di bulan puasa, berikut penjelasannya yang dilangsir lewat Sorotjogja.com.
    “Semua harus tahu bahwa sebagai seorang atlet harusnya tetap menjalankan latihan secara rutin walaupun sedang menjalani ibadah puasa. Keduanya harus berjalan seimbang. Karena hasil penelitian kita tidak terdapat pengaruh negatif ketika tetap melakukan puasa ramadhan terhadap bentuk tubuh maupun kekuatan atlet,” jelas pria yang akrab disapa Dr. Alfan. Wibowo/Tri

 

CMIA FAIR Gelar MALTOSA

Kaliurang (UII News – 21/06) – MALTOSA adalah Muliakan AL Quran dan Tholabul Ilmi di Bulan Puasa. Dengan tujuan melaksanakan program kerja kegiatan CMIA FK UII, menyebarkan syiar Islam dalan berbagai bentuk kegiatan, serta menjadi ajang silaturahim yang efektif untuk mempererat ukhuwah antar sesama anggota CMIA dan pihal luar UII.
    Hal tersebut disampaikan oleh Andandyo Septiawan (akrab dipanggil Dio) selaku KetuaCenter For Medical Islamic Activity (CMIA) Fakultas Kedokteran UII saat acara CMIA FAIR di Auditorium FTSP UII, Ahad, 21 Juni 2015 / 3 Ramadhan 1436 H.
    Lebih lanjut, Dio menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan dakwah yang dimeriahkan dengan lomba cerdas cermat, Tabligh Akbar dan Bazar. Berangkat dari hal tersebut, maka CMIA FK UII mengadakan pekan syiar islam, yang disebut CMIA FAIR, yang akan dikemas dengan berbagai acara yang meriah dalam rangka untuk mensyiarkan islam di FK UII pada khususnya dan UII pada umumnya. “ Dengan hidayah ALLAH, harapan kami melalui kegiatan ini akan muncul kebanggan dan kecintaan tersendiri akan Islam”, demikian kata Dio.  Wibowo/Tri