FK UII Selenggarakan Seminar dan Workshop Pengelolaan Jurnal Ilmiah

C:\Users\FKUII\AppData\Local\Microsoft\Windows\Temporary Internet Files\Content.Word\IMG_9287.jpg

        Kaliurang (UII News-5/9) –  Guna menyebarluaskan informasi keberadaan Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (JKKI) FK UII serta menambah pembendaharaan naskah penelitian serta menjalin kerjasama dengan peneliti dan mitra bestari sekaligus meningkatkaan kualitas penelitian dan publikasi dosen maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan kegiatan seminar dan workshop strategi publikasi, pengelolaan jurnal imiah dan launching Jurnal On Line JKKI.

 

        Hal itu disampaikan oleh ketua panitia Seminar yang merupakan Pimpinan Redaksi Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (JKKI) FK UII, dr. Sufi Desrini, M.Sc  pada saat acara berlangsung pada hari Sabtu, 05 September 2015 / 21 Dzulqoidah 1436 bertempat di auditorium lantai 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang ikuti oleh para dosen, dan umum.

        Menurut dokter Sufi, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sebagai salah satu upaya untuk “menghidupkan” kembali jurnal melalui peningkatan jumlah naskah internal dan ekternal di JKKI FK UII.

        “Apabila seluruh dosen memiliki rasa kesadaran yang tinggi dengan aktif menulis di jurnal JKKI maka jurnal ini tidak hanya akan bangkit namun kedepannya akan menjadi jurnal internasional bereputasi”, katanya.

        Lebih lanjut, hasil yang diharapkan paska berlangsungnya seminar dan workshop ini adalah 1). Menyebarluaskan informasi tentang JKKI kepada seluruh pengelola jurnal, dosen fakultas kedokteran dan kesehatan masyarakat serta penulis eksternal, 2). Semakin banyak dosen FK UII yang akan menulis dan mengirimkan naskah yang dapat dipublikasikan dari unit jurnal JKKI, 30. Juga menambah terbentuknya kerjasama pertukaran naskah antar Universitas/Instansi lainnya dan, 4). Semua pengelola jurnal ilmiah yang ada di program studi di lingkungan UII mampu mengelola dengan baik sehingga hasil-hasil karya ilmiah mahasiswa dapat terpublikasikan dan terindek oleh jurnal nasional maupun internasional, harap dokter Sufi.

        Materi dan workshop yang dilakukan dalah, Strategi pengembangan jurnal ilmiah bereputasi internasional, Kebijakan DIKTI dalam internalisasi jurnal ilmiah, pengelolaan Jurnal Ilmiah dan Kiat Meningkatkan Minat Dosen untuk menulis dan publikasi dengan narasumber dalam workshop tersebut adalah 1). Tole Sutikno, ST, MT (Ketua Dewan Editor Jurnal Telkomnika UAD), 2). Prof.Ir. Wasmen Menalu, Ph.D (Tim Pelatih Penulisan Jurnal LP2M, Guru Besar IPB), 3). Dr.-Ing. Ilya Fajar Maharika, MA, IAI (Wakil Rektor I UII).

        Untuk peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah pengelola jurnal prodi di lingkungan UII dan non UII, dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat dengan jumlah peserta maksimal 100 orang. Wibowo/Tri

PENGUMUMAN KBK 2005

Ass. Wr Wb

 

Kepada Mahasiswa angkatan 2009 dan 2010 (KBK 2005) yang belum selesai teori diharapkan datang pada :

 

Hari          : Selasa, 8 September 2015

Jam          : 09.30 s/d selesai

Ruang      : R. S. Auditorium Lantai II

 Fakultas Kedokteran

 Acara : Audensi dengan Prodi

 

Mengingat pentingnya acara tersebut diharapkan mahasiswa datang tepat pada waktunya.

Wass. Wr Wb

 

Yogyakarta, 3 September 2015

Kadiv Akademik & SIM

ttd

Winarto, S.Kom

Nilai Remediasi Semester Genap 2014-2015 – KBK 2011 (lanjutan)

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia bahwa nilai Nilai Remediasi Semester Genap 2014-2015 – KBK 2011 dapat diunduh di link berikut:

  1. Blok 1.2
  2. Blok 1.3
  3. Blok 2.3
  4. Blok 3.1
  5. Blok 3.2
  6. Blok 3.3
  7. Blok 3.4

Nilai Remediasi Semester Genap 2014-2015 – KBK 2005 (lanjutan)

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia bahwa nilai Nilai Remediasi Semester Genap 2014-2015 – KBK 2005 dapat diunduh di link berikut:

  1. Blok Anak
  2. KTBI & Humaria
  3. Kegawatdaruratan
  4. KMPL
  5. Nutrisi
  6. Organ Indera

TOI Blok Elektif Kesehatan Olahraga Bahas Bouchard

        Kaliurang (UII News-03/9) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia selenggarakan TOI Blok Elektif Kesehatan Olahraga guna memahami tentang kategori aktivitas fisik menurut Bouchard dengan menghadirkan dosen  jurusan Pendidikan Kepelatihan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)  dr. Muhammad Ikhwan Zein, Sp.K.O.

 

        Kegiatan tersebut berlangsung di auditorium Lantai.1 FK UIIm Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H yang diikuti para dosen dan tutor pengampu Blok Elektif Kesehatan Olahraga.

        Dalam Handoutnya dokter Ikwan menjelaskan bahwa menurut Bouchard pada kategori 1 contoh aktivitasnya dalah berbaring:tidur, beristirahat di ranjang, perkiraan jumlah pengeluaran energinya 0.26, sementara itu kategori 2 yaitu duduk : mendengarkan didalam kelas, makan, menulis atau mengetik, membaca, mendengarkan radio atau menonton TV, madi, perkiraan jumlah pengeluaran energinya 0,38.

        Dalam handout tersebut masih dibahas banyak lagi diantarnya adalah kategori 3, membahas tentang aktivitas Berdiri, aktivitas ringan, kategori 4 tentang aktivitas berpakaian, mandi, mengedarai mobil, berjalan-jalan, kategori 5 tentang aktivitas pekerjaan manual ringan. Ke-6 aktivitas Olahraga atau aktivitas di waktu senggang tingkat ringan, serta beberapa kategeri lainnya yang diulas untuk membahas kategori aktivitas fisik menurut Bpuchard. Wibowo/Tri

Wadek FK UII Kenalkan BNAJ Kepada Mahasiswa Baru 2015

        Kaliurang (UII News-03/9) – Menjadi dokter harus beretika, sehingga dalam menjalankan prakteknya bisa aman sesuai dengan aturan yang ada. Untuk itu sebagai dokter alumni FK UII jangan pernah bertanya  “Habis Berapa, Dapat Apa”.

 

        Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan FK UII, dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc saat memberikan materi Islamic Ethic & Green Living Movement  dihadapan mahasiswa baru FK UII pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H bertempat  di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof.Dr. Sardjito Lt.1 Timur, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta yang diikuti 184 mahasiswa baru.

        Menurut dokter Udin agar aman makan para dokter FK UII harus memahami tentang BNAJ agar dalam menjalankan tugasnya bisa beretika sesuai dengan apa yang dijalankan saat  praktek dokter nantinya.

        “B adalah Beneficence, N adaah Non Maleficence, A adalah Autonomy : respect to other, dan yang terakhir adalah J yaitu Justice”, katanya.

        Selain mengenal tentang BNAJ, dokter juga harus mengenal tentang GREENER AFRICA, yang nantinya bisa membawa dalam atmosfer yang nyaman, sejuk serta beretika dalam setiap menajalankan prakteknya.

Selain berbicara agar dokter selalu beretika, dokter Udin juga menjelaskan kewenangan selaku Wakil Dekan, diantaranya adalah tentang layanan keuangan. “ layanan keuangan adalah hal yang sangat penting, karena institusi swasta hanya bergantung pada Allah melalui pembiayaan SPP mahasiswa dan catur dharma”, katanya.

Ditambahkan lagi oleh dokter Udin, karena sumber dana dari mahasiswa maka SPP tidak boleh ada dispensasi, dengan pembayaran 4 kali setahun, dengan cicilan pertama yang fix tiap semester, cicilan berikutnya untuk yang variabel, yang semua itu disimpan di Bank Syari’ah. Wibowo/Tri

Ingin Tahu Kurikulum FK UII, Maba 2015 FK UII Atusias Mendengarkan Penjelasan Kaprodi

 

Kaliurang (UII News-03/09) – Untuk memberikan gambaran tentang cara belajar mahasiswa baru FK UII 2015 sesuai dengan tujuannya maka memahami tentang sistem Pendidikan Dokter FK UII berserta Kurikulumnya perlu diberika kepada para mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

        Hal tersebut disampaikan oleh dr.Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD saat menjelaskan tentang sistem pembelajaran di FK UII pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H bertempat  di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof.Dr. Sardjito Lt.1 Timur, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta yang diikuti 184 mahasiswa baru.

        Dalam kesempatan tersebut dokter Erlina, mengatakan bahwa ada 7 area kompetensi yang ada pada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sejak tahun 2005 hingga KBK 2011, diantarannya adalah 1). Komunikasi efektif, 2). Keterampilan Klinis, 3). Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran, 4). Pengelolaan Masalah Kesehatan, 5). Pengelolalan Informasi, 6). Mawas Diri dan pengembangan diri, 7). Etika, Moral, medikolegal, dan profesionalisme serta keselamatan pasien.

        “Selain 7 area kompetensi tersebut kurikulum FK UII terdiri dari Visi Misi UII, Kurikulum Nasional (SKDI), Hidden Kurikulum : disiplin, soft skill, muatan lokal : Kurikulum Universitas, serta Value Islam sesuai Visi Misi UII”, demikian jelas Kaprodi FK UII. Wibowo/Tri

Dokter Linda, Kenalkan Sejarah UII Kepada Maba 2015 FK UII

        Kaliurang (UII News-03/9) – Yang membedakan UII dengan perguruan lainnya adalah kata Islam atau “I“ ditengah UII  yang membawa kepada segenap bangsa Indonesia untuk menjadikan berkah rahmatan lil ‘alamin.

        Hal itu disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, SP.PK saat menjelaskan sejarah UII dan FK UII dihadapan mahasiswa baru 2015 pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H bertempat  di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof.Dr. Sardjito Lt.1 Timur, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta yang diikuti 184 mahasiswa baru.

Menurut dokter Linda, UII tanpa Fakultas Kedokteran sudah dikenal sejak dahulu karena para pendirinya adalah pendiri bangsa Indonesia yang dilahirkan sejak tanggal 8 Juli 1945, diantaranya ada bapak Drs. Moh. Hatta, Bp. Moh. Natsir, KH. Wakhid Hasyim, Moh. Roem serta KH. Abdul Kahar Muzakir.

“ Jadi bagi para mahasiswa FK UII angkatan 2015 tinggal mengukir prestasi saja, karena anda sudah masuk di PSPD FK UII dengan memiliki beberapa keunggulan diantaranya adalah nama besar UII, terakreditasi A tahun 2012, yang pertama menerapkan PBL, memiliki kurikulum keIslaman, memiliki 13 RS Jejaring yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur serta mendapatkan komitmen dari Yayasan PYBW UII”, jelas Dekan FK UII.

Ditambahkan oleh dokter Linda bahwa untuk saat ini, mahasiswa FK UII tinggal mengukir prestasi saja dengan menggunakan fasilitas yang ada, karena prestasi sifatnya dinamis sehingga harus selalu di diihtiari, diperjuangkan serta dilambari doa, demikian pesannya. Wibowo/Tri

FK UII Selenggarakan Kuliah Perdana Bagi Mahasiswa Baru 2015

Kaliurang (UII News – 3/9) – Untuk mengenalkan tetang Sejarah UII serta FK UII, Sistem Pembelajaran dan Layanan Akademik PSPD FK UII, Pembelajaran tahap S.Ked dan sistem assessment, serta layanan keuangan dan layanan akademik maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Kuliah Perdana (KP) bagi mahasiswa-mahasiswi FK UII angkatan 2015.

        Hal tersebut disampaikan oleh dr. Milda Khoiriana selaku Ketua Panitia Kuliah Perdana Mahasiswa Baru 2015 FK UII yang diselenggarakan pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H bertempat  di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof.Dr. Sardjito Lt.1 Timur, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta yang diikuti 184 mahasiswa baru.

        Menurut dokter Milda kegiatan ini diselenggarakan sebelum proses perkuliahan berlangsung  dengan menghadirkan para pemateri adalah Dekan FK UII, Wakil Dekan FK UII, Kaprodi FK UII serta Koordinator tahap Sarjana Kedokteran (S.Ked).

        “Untuk materi sejarah FK UII oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dilanjutkan materi tentang Islamic Ethic & Green Living Movement  serta Layanan Keuangan, Perpustakaan, dan Umum oleh  Wakil Dekan FK UII, dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc, sedangkan Sistem pembelajaran dan layanan akademik PSPD FK UII oleh Kaprodi FK UII, dr. Erlina Marfianti, M.Sc, untuk Pembelajaran tahap S.Ked dan sistem assessment oleh Koord. Tahap S.Ked yaitu dr. Titis Nurmasitoh, M.Sc, setelah itu diadakan diskusi panel dan diakhiri dengan pengenalan Dosen Pembimbing Akademik (DPA)”, demikian katanya. Wibowo/Tri

FK UII Bahas Diet Osteoporosis

Kaliurang (UII News-03/09) – BM adalah Bahan Makanan yang dianjurkan. Dalam hal ini tentang Diet Osteoporosis, diantaranya adalah BM Sumber Kalsium, BM Sumber Vitamin D.

Hal tersebut disampaikan oleh Ibu. Mirza Hapsari Sakti TP, S.Gz.RD., MPH saat  menyampaikan materinya tentang Diet Oesteoporosis dihadapan para dosen dan tutor peserta TOI Blok Elektif Kesehatan Olahraga (4.1) di ruang auditorium Lt.1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta pada hari Kamis, 03 September 2015 / 19 Dzulqoidah 1436 H.

Dijelaskan oleh Ibu Mirza bahwa Osteoporosis merupakan gangguan dalam keseimbangan antara pembentukan  dan perombakan tulang yang terjadi pada usia lanjut, khususnya pada wanita usia monopause.

“Osteoporosisi mengakibatkan peningkatan resiko fraktur.Sehingga tujuan utama terapi adalah mencegah fraktur, keseimbangan tersebut dipengaruhi oleh vitamin D3 (kalsitriol) yang menstimulasi sel osteoblast (sel pembangun tulang) dalam pembentukan tulang”, demikian ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk penatalaksanaan Diet Osteoporosis bertujuan untuk membatu mengurangi kerapuhan masa tulang lebih lanjut, sehingga dianjurkan konsumsi vitamin D, kalsium, asam folat, mangan, magnesium, copper, selenium, vitamin K serta hindari alcohol dan kafein. Wibowo/Tri