Kedokteran Kirim Tim Medis ke Lombok

word-image

Kedokteran Kirim Tim Medis ke Lombok

Caption : Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.dan Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni berfotoberama dengan Wakil Dekan Sumber Daya, dr Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD, Wakil Dekan Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni (KKA), beserta Tim Medis saat akan berangkat ke Lombok. (Photo : Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Adanya gempa di Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTB), maka Fakultas Kedokteran (FK ) Universitas Islam Indonesia (UII) membentuk Tim Bantuan Medis Penduli Lombok.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni (KKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc saat memberangkatan tim medis untuk peduli Lombok pada hari Selasa, 07 Agustus 2018 bertempat di halaman parkir FK UII, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang di hadiri oleh Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.dan Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni.

Menurut dokter Nur Aisyah Jamil, M.Sc., pengiriman tim medis peduli Lombok akan di lakukan secara periodik dengan waktu kurang lebih satu pekan, dengan melibatkan para dokter spesialis. Diantaranya, Bedah, Anestesi.

“Pergantian tim medis peduli Lombok dilakukan dalam satu minggu secara bergantian, dan sekaligus penarikannya, serta saat pengiriman tim medis di bekali dengan logistik serta obat-obatan”, jelas dokter Nur Aisyah Jamil.

Sementara itu Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan kepada tim medis yaitu menitipkan nama baik Universitas Islam Indonesia kepara para relawan dari UII.

“Jadilah duta kami, sebagai mata-mata Universitas Islam Indonesia terkait kebutuhan yang di perlukan di Lombok, penting juga menjaga kesehatan bagi para relawan, agar bisa kerja secara maksimal dan menolong sesame”, pesan Rektor UII.

Pada periode pertama pemberangkatan tim medis tersebut di kirim sejumlah 2 orang dokter umum, 1 oerawat, dan 3 mahasiswa FK UII dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) FK UII. Wibowo