Foto Kegiatan : Dr.dr. Sunarto, M.Kes saat membagikan semabako di Desa Binaan Ngandong

Dalam rangka menyukseskan program pemerintah Republik Indonesia tentang pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), maka Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan Polisi Republik Indonesia (POLRI) mengadakan vaksinasi masal bagi seluruh lapisan masyarakat umum dengan batasan usia 12 tahun ke atas pada tanggal 22 September 2021. Dekan Fakultas Kedokteran UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK (K) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif UII sebagai institusi pendidikan, sekaligus sebagai pengejawantahan prinsip rahmatan lil’alamin yang menjadi visi UII.

Sebagaimana diketahui pandemi Covid 19 membawa dampak yang luas bagi masyarakat salah satunya pada sektor perekonomian. Untuk itu selain mempercepat program vaksinasi pemerintah juga mengatasi dampak pada sektor perekonomian dengan ketahanan pangan terutama pada lapisan masyarakat miskin. Gerakan Ketahanan Pangan (GKP) di tengah ancaman virus corona saat ini harus didukung oleh semua pihak. Universitas Islam Indonesia sebagai salah satu lembaga pendidikan dan dakwah mengambil peran dalam Gerakan Ketahanan Pangan (GKP) bersama dengan pemerintah. Salah satu Gerakan Ketahanan Pangan (GKP) yang dilakukan oleh Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan POLRI adalah pembagian beras terutama bagi masyarakat miskin.

Atas dasar tersebut, menurut Dekan Fakultas Kedokteran UII, maka kegiatan vaksinasi masal kerjasama antara UII dengan POLRI tersebut dilanjutkan dengan bhakti sosial. Kegiatan bhakti sosial berupa pembagian beras kepada masyarakat umum, yang dilaksanakan pada tanggal 3-4 November 2021, dengan dana sepenuhnya berasal dari POLRI.

Kegiatan pelaksanaan bhakti sosial pembagian beras kerjasama UII POLRI berhasil mengumpulkan sejumlah 955 kemasan beras, dengan berat 5 kg per kemasan. Distribusi bantuan beras kerjasama UII-POLRI tersebut diwakili oleh DR. dr. Sunarto, M. Kes kepada sejumlah masyarakat miskin, panti asuhan, komunitas pedagang asongan sekolah, dan juga pondok pesantren di wilayah Sleman Yogyakarta dan sekitarnya. Beberapa lembaga/institusi yang menerima bantuan beras kerjasama UII-POLRI tersebut antara lain Desa Binaan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Tritis Ngandong, Relokasi Pelem, Panti Asuhan Ghifari Relokasi Pelem, Sidorejo, Karangtaruna Girikerto, Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Asy-Syafi’iyah Mirikebo, Pondok Pesantren Daarus Salam Tritis Turgo, Desa Ngepring, Pondok pesantren Daarut Taqwa Minggir, Pedagang Asongan Sekolah, dan Panti Asuhan Cipto Siswoyo Bangunkerto Turi Sleman.

”Bhakti Sosial pembagian beras kerjasama UII POLRI ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya yang kurang mampu dalam ketahanan pangan di tengah pandemi COVID 19,” demikian ungkap dr. Linda.

Lebih lanjut dr. Linda mengharapkan supaya Universitas Islam Indonesia dapat terus mengambil peran penting dalam masyarakat dalam pencegahan, pengendalian dan penanggulangan COVID 19 sehingga dapat mewujudkan visinya sebagai rahmatan lil’alamin.

Semoga Universitas Islam Indonesia dapat menghujamkan akar, menjulangkan cabang dan melebatkan buah sebagaimana Allah firmankan dalam QS. Ibrahim 14: 24-25.

“Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya (menjulang) ke langit, (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat.” (Q.S. Ibrahim 14: 24-25). (Hana)