Sebelum Internship di Rumah Sakit, Calon Dokter FK UII diberi Pembekalan

Foto peserta pembekalan bersama Dekan FK UII dan pemateri dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK(K)

Kaliurang (14/10)- Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) secara berkala memberikan pembekalan keislaman, kewirausahaan, dan persiapan internship kepada calon dokter yang akan mengikuti program intership di rumah sakit. Pada periode Oktober 2022 ini, FK UII memberikan pembekalan kepada 4 calon dokter yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama, Lantai 2, FK UII pada 13-14 Oktober.

Dalam sambutannya Dekan FK UII, Dr. dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes, menyampaikan bahwa kegiatan internship merupakan kegiatan pelayanan sebagai seorang dokter namun dalam supervisi oleh supervisor dan pembimbing di rumah sakit dan akan dilaksanakan selama satu tahun.

“Jangan dibayangkan sudah lulus dokter itu enak, justru tanggung jawab sebagai seorang dokter akan mulai berada dipundak adik-adik, karena setelah ini akan segera masuk kegiatan internship satu tahun dan akan mendapatkan sertifikat kompetensi”, ujar Dr. Isnatin.

Dr. Isnatin melanjutkan pesan kepada calon dokter agar dapat menjalin komunikasi sebaik-baiknya dengan supervisor dan pembimbing di rumah sakit karena supervisor dan pembimbing tersebut yang membantu menyelesaikan program internship calon dokter. Selain itu Dr. Isnatin juga menekankan kepada calon dokter untuk melakukan penguatan diri sebagai seorang muslim. Menguatkan niat, apapun yang dilakukan adalah sebagai ibadah. Menguatkan aqidah yang akan berimplikasi kepada kualitas dalam ibadah yang dilakukan.

“Jangan dilihat ibadah itu suatu kata yang sempit, seperti sholat, puasa, apapun kegiatan yang kita lakukan selama itu untuk mencari ridho Allah, selama diniatkan ikhlas karena Allah, inshaAllah akan dicatat sebagai ibadah. Ini yang harus ditekankan, setiap langkah, setiap tindakan, niatkan untuk mencari ridho Allah”, pungkas Dr. Isnatin mengakhiri sambutannya.

Penyampaian materi oleh dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, Sp.S

Acara pembekalan diawali dengan penyampaian materi tentang akhlak dan aqidah dokter muslim oleh dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK(K) dan materi tentang dokter muslim profesional yang disampaikan oleh dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, Sp.S.

dr. Agus menyampaikan bahwa karakteristik profesional itu meliputi 7 hal yaitu kompetensi, sikap, antusiasme dan komitmen, etika profesi, orientasi pada kepentingan masyarakat, pengakuan dari masyarakat, dan achievement. “Untuk mendapatkan karakteristik profesional harus dimulai dari niat yang benar, dulu mau jadi dokter niatnya apa? Kalau motivasinya uang, ya berdaganglah, janganlah hidup kita dikendalikan oleh materi, namun materi yang harus kita kendalikan”, pesan dr. Agus.

dr. Agus mengutip quotes dari Nouman Ali Khan, “Tidak ada yang salah dengan memiliki pekerjaan bagus, tidak ada salahnya memiliki rumah yang bagus, tidak ada yang salah dengan itu. Yang salah adalah ketika hal itu menjadi tujuan utama Anda”. Untuk itu, dr. Agus mengingatkan kepada calon dokter bahwa menjadi dokter itu profesi jalan surga. “Jadikan profesi dokter sebagai jalan ibadah dan jalan dakwah”, pesan dr. Agus di akhir materi.

Penyampaian materi oleh Allan Fatchan Gani Wardhana, SH, MH dan dr. Zainuri Sabta Nugraha, M.Sc.

Acara pembekalan kemudian dilanjutkan diskusi panel tentang pengembangan karir dan peran alumni dengan pemateri Allan Fatchan Gani Wardhana, SH, MH (Direktur Pengembangan Karir dan Alumni UII) dengan topik: “Proyeksi dan Pengembangan Karir Alumni, Tracer Study, dan Tracer User“, dan dr. Zainuri Sabta Nugraha, M.Sc. (Wakil Dekan Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FK UII) dengan topik: “Peran Alumni dalam Pengembangan Institusi”.

Pada sesi siang, pembekalan diisi dengan diskusi panel tentang sharing alumni dan kewirausahaan yang disampaikan oleh dr. Kiky Widyastuti, Sp.P, M.Kes (Ketua IKA FK UII) dan dr. Aji Pramudito, Sp.OG (enterpreneur).

Foto bersama peserta dengan pemateri dr. Kiky Widyastuti, Sp.P, M.Kes dan dr. Aji Pramudito, Sp.OG

(Jo)