Perkokoh Soliditas Jelang Akreditasi, FK UII Gelar Capacity Building di Enam Langit Magelang

MAGELANG (14/12) – Dalam upaya memperkuat ikatan internal dan menyatukan visi institusi, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bertajuk “Konsolidasi, Harmonisasi, Menuju FK UII Bereputasi”. Kegiatan yang berlangsung di Enam Langit by Plataran, Magelang, pada Sabtu, 13 Desember 2025 ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan. Forum ini menjadi momentum strategis untuk melebur sekat antar pegawai sekaligus menyegarkan kembali semangat kerja kolektif dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
Dekan FK UII, Dr. dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes., dalam sambutannya menekankan urgensi kegiatan ini sebagai persiapan menghadapi agenda besar fakultas. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 dan 2027, FK UII akan menghadapi proses submit borang akreditasi serta reakreditasi yang menentukan nasib lulusan dan masa depan institusi. “Kita tidak perlu effort besar untuk membesarkan anak-anak kita, jika kita solid. Semangat yang kita rasakan saat ini, bonding yang terus kita jalin, harus menjadi penyemangat utama,” ujar Isnatin yang juga menyiratkan bahwa ini mungkin menjadi kegiatan capacity building terakhir di masa kepemimpinan periode 2022-2026.

Ustadz Kiki F. Wijaya saat menyampaikan materi
Sesi inti kegiatan diisi oleh Ustadz Kiki F. Wijaya, seorang pelatih soft skills dan pegiat Psikologi Islam, yang membawakan materi tentang totalitas dalam beramal dan bekerja. Mengutip Al-Qur’an surat As-Shaf ayat 4, ia mengibaratkan organisasi sebagai bangunan kokoh yang tersusun dari barisan yang teratur. Ustadz Kiki memperkenalkan konsep “Say, Stay, Strive” sebagai tolok ukur loyalitas pegawai. Mulai dari level “Say” (membicarakan hal positif tentang institusi), naik ke level “Stay” (setia bertahan saat institusi diuji), hingga level tertinggi “Strive” (berjuang memberikan kontribusi lebih).
Lebih dalam, pemateri mengajak peserta untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban (sekadar hadir), tetapi mencapai derajat Itqan (profesionalitas) dan Fastabiqul Khairat (berlomba dalam kebaikan). “Strive bukan sekadar bicara atau hadir, tetapi memberikan usaha lebih (extra mile). Apakah saya hanya bersemangat di awal, atau saya bersedia berkorban tenaga dan pikiran demi tegaknya visi misi organisasi?” tantang Ustadz Kiki dalam refleksinya. Filosofi ini diharapkan dapat menanamkan mentalitas kontribusi maksimal pada setiap elemen sivitas akademika FK UII.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, kegiatan tracking, dan komitmen untuk menjadikan FK UII sebagai ladang amal yang rahmatan lil ‘alamin. Dekan FK UII berharap harmonisasi yang terbangun di ketinggian Enam Langit Magelang ini tidak hanya berhenti sebagai seremoni, namun terinternalisasi menjadi budaya kerja yang produktif. Dengan soliditas yang terbangun antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, FK UII optimis mampu melampaui tantangan akreditasi mendatang dan mewujudkan visinya sebagai fakultas kedokteran yang bereputasi unggul.

Kegiatan tracking peserta capacity building. (Jo)

