[:id]Pelajar Jabodetabek Antusiasme PMB FK UII 2019 di ETE[:]

[:id] 

Caption : Antusiasme pelajar Jabodetabek mencari informasi seputar PMB FK UII 2018. Tampak anggota Tim Marketing Komunikasi (MARKOM) FK UII sedang memberi penjelasan kepada para siswa. (Foto Wibowo/istimewa)

Kaliurang (UII News) – Indonesia International Education & Training Expo (ETE) merupakan expo pendidikan tinggi tertua dan terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh WP Citra dan didukung oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh dokter Dimas Satya Hendarta, selaku ketua Unit Promosi dan Kerjasama (UPKS) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, setelah mengikuti pameran Indonesia International Education & Training Expo (ETE) 2019, yang berlangsung selama 4 hari, yaitu pada Kamis-Ahad, 14-17 Jumadil Akhir 1440 h/ 14 – 17 Februari 2019 bertempat di Jakarta Convention Center (JCC). Kegiatan ini diikuti oleh 148 kampus dari berbagai wilayah di Indonesia dan mancanegara, seperti Turki, Australia, Malaysia, dan Korea Selatan.

Menurut dokter Dimas, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan memberikan gambaran bagi para siswa SMA atau sederajat terhadap dunia pendidikan tinggi dengan berbagai prospek dan pilihan program studi yang dapat ditempuh.

“Para pelajar yang mengunjungi stand UII menunjukkan antusiasme dan minat tinggi terhadap program studi (prodi) yang ada di UII, salah satunya tentu saja Fakultas Kedokteran (FK). Berbagai hal mengenai FK digali oleh mereka, mulai dari cara masuk, model seleksi, gambaran materi ujian, hingga biaya pendidikan”, ujar dokter Dimas Satya Hendarta.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tingginya animo pelajar Jabodetabek ini merupakan potensi besar bagi FK UII, semoga dapat berdampak bagi kualitas input yang akan diperoleh. Selain itu rata-rata siswa yang berada di Jabodetabek berasal dari keluarga yang berkecukupan, sehingga berdasarkan pantauan tim, umumnya para orang tua ataupun siswa calon mahasiswa tidak mempermasalahkan besarnya biaya pendidikan dokter di FK UII.

“Bahkan banyak yang menganggap murah karena faktanya bila dibandingkan dengan FK swasta akreditasi A lainnya (bahkan dengan yang masih terakreditasi B sekalipun), biaya pendidikan di FK UII tetap yang paling ekonomis”, jelas dokter Dimas Satya Hendarta. Wibowo

 

[:]