Peduli Kesehatan Masyarakat, Dosen Kedokteran Ikuti KONAS IKM di Makasar

peduli-kesehatan-masyarakat-dosen-kedokteran-ikuti-konas-ikm-di-makasar

 peduli-kesehatan-masyarakat-dosen-kedokteran-ikuti-konas-ikm-di-makasar

 

 

Kedokteran (UII) – Pengabdian masyarakat merupakan bagian dari catur darma pendidikan. Publikasi hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan belum banyak dilakukan di FK UII sehingga hal ini merupakan saran dari reviwer monev ekstrenal TUV tahun 2015. Bagi penerima hibah DIKTI, deseminasi dalam sebuah seminar serta publikasi hasil pengabdian dalam jurnal merupakan suatu kewajiban dan keluaran yang harus dilakukan

 

            Hal tersebut disampaikan oleh dr. Ika Fidianingsih, M.Sc, saat mengikuti Kongres Nasional (KONAS) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarkat ke-13 pada hari Kamis – Sabtu, 3 -5 Shafar 1438 H / 3 -5 November 2016 di Makasar yang diikuti oleh masyarakat peduli kesehatan dan mahasiswa yang berjumlah 800 orang yang berasal dari seluruh Indonesia.

 

Menurut dokter Ika, kegiatan ini diawali dengan pemaparan permasalahan kesehatan dan pencapaiannnya oleh Menteri kesehatan diikuti Mentri keuangan mengenai peran dana atau APBN dalam membantu peningkatan derajat kesehatan di Indonesia, diikuti pemaparan dari Kepala BKKBN dan Deputi Bappenas.

 

“Presentasi oral maupun poster total hamper 500 orang dan  dari FK UII melakukan presentasi poster dengan judul PENINGKATAN PENGETAHUAN WARGA BROMONILAN UNTUK MENCEGAH KEJADIAN DAN KOMPLIKASI DIABETES MELITUS TIPE 2”, katanya.

 

Dari hasil presentasinya dokter Ika Fidianingsih memberikan rekomendasinya bahwa permasalahan kesehatan di Indonesia sangat komplek mulai dari malnutrisi dan kekeurangan pangan yang berisiko anak lahir dengan tumbuh kembang yang kurang baik, dimana berisiko kurang produktif dan menjadi beban masyarakat, sampai dengan pendidikan yang kurang, pernikahan usia dini sampai dengan kelebihan makan yang berakibat berbagai penyakit degenerative, yang berujung penyakit kronis yang memerlukan biaya terus menerus sehingga beban BPJS sangat berat seperti hemodialisa yang harus dilakukan seumur hidup hingga operasi jantung yang masih terus meningkat kejadiannya.

 

“Hasil pengabdian yang kami lakukan menunjukkan masyarakat masih membutuhkan informasi kesehatan dan konsultasi kesehatan mengenai gaya hidup dan pola makan yang sehat. Walaupun beberapa masyarakat sudah mengetahui namun demikian pendekatan kepada masyarakat, dengan mengingatkan kembali dan motivasi masih sangat diperlukan”, katanya.

 

Rekomendasi bahwa tidak hanya road map penelitian, namun juga adanya road map pengabdian masyarakat mungkin perlu ada. Desain pengabdian masyarakat yang dapat dilakukan sekaligus sebagai desain penelitian juga diperlukan sejak awal sehingga akan menghemat  waktu dan tenaga, demikian jelasnya. Wibowo