Membuat Berita Harus Akurat, Obyektif dan Informatif

Caption : tendik FK UII foto bersama dengan Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dan pemateri pelatihan Nugroho Nurcahyo, SH (Harjo). Foto : Wibowo

Kaliurang (UII News) – Membekali tenaga kependidikan dengan keahlian membuat reportase yang baik maka akan menghasilkan berita yang baik. Sehingga hasil tulisan tersebut bisa memudahkan para pembaca dalam mengakses informasi yang baik, faktual, padat dan akurat yang dibutuhkan tentang Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Hj. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dalam sambutannya pada acara Pelatihan Reportase & Penulisan Jurnalistik bagi Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, yang diselanggarakan pada hari Kamis, 18 Ramadhan 1440 H/ 23 Mei 2019, bertempat di auditorium lantai 1 Fakultas Kedokteran UII, Jalan Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang diikuti 30 peserta.

Menurut dokter Linda, berita dan reportase ini wajib di tulis oleh Tenaga Kependidikan (Tendik) FK UII yang mendapatkan tugas dalam suatu kegiatan, dan langsung di upload di Web Fakultas Kedokteran Unviersitas Islam Indonesia di laman https://fk.uii.ac.id.

“Reportase dan berita ini sangat penting untuk menghidup kan web fk uii serta memberikan informasi bagi pembacanya”, ungkap Dekan FK UII.

Sementara itu sebagai pemateri, FK UII menghadirkan dari Harian Jogja yaitu Nugroho Nurcahyo, SH selaku Redaktur Pelaksana Harian Jogjakarta (Harjo) mengajarkan kepada para peserta tentang pembuatan berita, secara faKtual, akurat, padat, singkat, inovatif dan obyektif.

“yang disebut berita baik itu adalah apapun yang tidak Anda ketahui kemaren”, kata Nugroho Nurcahyo, yang akrab dipanggil Popon.

Setelah mendapatkan teori, seluruh peserta di minta membuat berita dengan menggunakan sumber data, melakukan observasi dan wawancara dengan sumber kegiatan dari acara tersebut. Wibowo