Kaliurang (UII News-30/9) – Untuk mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT maka yang harus dilakukan oleh manusia adalah menjadi manusia yang bermanfaat kepada Allah SWT dengan cara beribadah kepada Allah SWT.

        Hal tersebut disampaikan oleh Ust. Ir. Munichy Bachron Edress, M.Arch, IAI saat menyampaikan tausyiahnya dalam acara pengajian dosen dan karyawan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yang digelar pada hari Kamis, 30 September 2015 / 17 Dzulhijah 1436 H.

        Menurut Ust. Munichy cara ibadah kita tersebut sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat An Nahl : 104 yang berbunyi “Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih,” demikian katanya.

        Ditambahkan lagi bahwa dunia adalah sawah dan ladangnya akherat, sehingga kita harus menjalaninnya dengan DUIT sebagai sarana upaya kita beribadah kepada Allah SWT. DUIT adalah D=Doa, U=Usaha, I=Ikhtiah, T=Tawakal.

        “Sehingga wujud syukur kita, dengan cara beribadah dengan taqorub kepada Allah SWT atau mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjadikan Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup sehari-hari”, tutur Dosen FTSP UII ini. Wibowo