URGENSI PUASA DI MASA PANDEMI COVID 19

URGENSI PUASA DI MASA PANDEMI COVID 19

Oleh: Afivudien M_ [email protected]

Islam adalah ajaran yang utuh dan sempurna. Tiada satu pun aspek dari kehidupan manusia, yang luput dari pengaturan ajaran Islam yang Rabbaniah. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dan sudah disiapkan untuk menghadapi semua keadaaan dari awal kehidupan di bumi sampai hari kiamat nantinya.

Akhir tahun 2019 kita diberikan ujian atau rahmat dari Allah SWT yaitu Covid-19 yang membuat tata kehidupan didunia ini menjadi gempar. Dan sampai sekarang belum ditemukan obat yang paling mujarab untuk mengobati Covid-19 ini,tetapi alhamdulillah sekarang sudah ada vaksin sebagai salah satu ikhtiyar menghadapi pandemi ini.

Menjaga sistem kekebalan tubuh saat ini menjadi sangat penting untuk menghindari penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti Covid-19. Selain tindakan pencegahan dengan melakukan physical distancing (jaga jarak) dan menjaga kebersihan, masyarakat juga harus lebih memperhatikan kesehatan saluran pencernaan sebagai langkah antisipasi meminimalisasi terpaparnya serangan virus corona jenis baru itu.

Menurut sebuah penelitian, sekitar 70 persen dari sistem imun manusia terletak pada saluran pencernaan. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga sistem saluran pencernaan guna memelihara kesehatan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat akan dapat membantu terhindari dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh bakteri merugikan dan virus berbahaya.

Kesehatan saluran pencernaan tergantung pada banyaknya bakteri baik atau probiotik di dalamnya. Bakteri probiotik dapat berinteraksi dengan mikrobioma usus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Jika bakteri baik lebih dominan, maka manusia dapat hidup sehat dan terhindar dari penyakit, lantaran bakteri baik dapat meningkatkan daya tahan tubuh hingga titik optimum. Namun sebaliknya, jika bakteri merugikan yang lebih banyak, maka manusia akan menderita sakit karena bakteri merugikan tersebut menghasilkan racun di dalam tubuh.

Pada bulan Februari 2020, Komisi Kesehatan Nasional Cina dan Administrasi Nasional Pengobatan Tradisional Cina menyarankan penggunaan probiotik pada pasien dengan Covid-19 yang parah. Dalam jurnal penelitian yang dipublikasikan di The Lancet Gastroenterology and Hepatology disebutkan sebanyak 58 hingga 71 persen pasien dengan Covid-19 diberi antibiotik dan diare terjadi pada 2 hingga 36 persen pasien.

Ketika antibiotik digunakan, penguatan flora kolon menggunakan probiotik telah diusulkan untuk mengurangi kerentanan infeksi berikutnya. Meskipun probiotik belum terbukti dapat secara langsung membantu kesembuhan pasien Covid-19 yang memiliki gejala gangguan pernapasan, namun para ahli berpendapat probotik tetap memiliki pengaruh yang baik untuk membantu sistem pencernaan pasien.

Oleh karena itu sangat penting sekali kita menjaga kesehatan saluran percernaan,dan insyaAlloh dalam agama islam juga sudah mengajarkan agar kita senantiasa berpuasa, baik itu Ramadhan atau puasa Sunnah.

“Sumber daripada penyakit adalah perut. Perut adalah gudang penyakit dan berpuasa adalah obatnya”. (HR Muslim).

Dengan puasa inilah merupakan salah satu bentuk ibadah kita kepada Allah SWT dan bisa juga salah satu iktiyar manusia dalam menghadapi pandem Covid-19 ini. Seperti yang telah dipaparkan diatas bahwa dengan menjaga kesehatan saluran pencernaan bisa meningkatkan imunitas, dan juga bisa menjaga keseimbangan bakteri baik (probiotik ) yang ada didalam didalam perut kita.

Dengan bukti-bukti biologis tersebut, kita mengetahui bahwa manfaat puasa itu sebenarnya untuk kebaikan manusia itu sendiri, yaitu membersihkan manusia dari penyakit fisik (dhohir) dan penyakit psikis (bathin/jiwa).

Waallahua’lam bishshawaab.

Sumber:

https://www.eramuslim.com/oase-iman/puasa-adalah-obat.htm#.YVEXlLhKiUk

https://republika.co.id/berita/qbnifl423/probiotik-bantu-jaga-sistem-kekebalan-tubuh