KESEHATAN MENTAL REMAJA DI ERA DIGITAL

 

Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangat pesat. Remaja berada dalam fase pencarian identitas diri dan pembentukan pola pikir, sangat rentan terhadap pengaruh perkembangan teknologi. Misalnya dalam penggunaan internet, media sosial, dan perangkat digital bisa berpengaruh terhadap kesehatan mental remaja.

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja karena menyediakan ruang yang terhubung dengan pertemanan, informasi dan ekspresi diri untuk memperluas wawasan dan hubungan sosial. Selain bermanfaat, ternyata menyimpan potensi dampak negatif terhadap kesehatan mental remaja.

Penelitian menunjukkan bahwa remaja yang menghabiskan banyak waktu di media sosial lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental dibandingkan dengan yang tidak. Kesehatan mental remaja saat ini merupakan isu yang kompleks dan perlu mendapat perhatian serius dari orang tua, pendidik dan pembuat kebijakan.

Beberapa dampak negatif di era digital bagi kesehatan mental remaja:

  1. Kecemasan dan depresi

Media sosial dapat memicu kecemasan dan depresi bagi remaja karena paparan terhadap citra diri yang tidak realistis dan perbandingan sosial.

  1. Kecanduan digital

Ketergantuangan dari perangkat dan media sosial menganggu aktivitas sehari-hari bahkan pola tidur juga terpengaruh.

  1. Perundungan siber (cyberbullying)

Perundungan siber menyebabkan dampak psikologis, dalam hal ini remaja bisa mejadi korban ataupun pelaku.

  1. Perasaan kesepian dan terisolasi

Kurangnya interaksi tatap muka bisa menyebabkan remaja merasa kesepian dan terisolasi secara sosial karena mereka lebih sering terhubung secara digital.

  1. Pola tidur terganggu

Perangakat digital yang digunakan sebelum tidur dapat menyebabkan kualitas tidur terganggu dan berdampak pada kesehatan fisik dan mental.

Pentingnya literasi digital bagi remaja:

  1. Memahami resiko

Remaja perlu memahami dampak negatif dalam penggunaan teknoogi dan media sosial, termasuk masalah kesehatan mental dan lainnya.

  1. Menyaring informasi

Literasi digital dapat membantu menyaring informasi yang diterima dari media sosial dan menghindari penyebaran berita palsu.

  1. Mengelola privasi

Remaja perlu belajar cara mengelola privasi online dan menjaga informasi pribadi agar tidak disalahgunakan.

Upaya menjaga kesehatan mental remaja:

  1. Beri batasan waktu

Menetapkan batas waktu dalam penggunaan perangkat digital, terutama media sosial untuk mengurangi resiko kecanduan dan dampak negatif yang lain.

  1. Interaksi langsung

Membiasakan diri untuk berinteraksi secara langsung dengan teman dan keluarga serta terlibat dalam kegiatan sosial di luar rumah.

  1. Aktivitas menyenangkan

Melakukan aktivitas yang positif dan membahagiakan bersama teman ataupun keluarga sehingga bisa membantu mengurangi stress.

  1. Bantuan profesional

Apabila remaja mangalami masalah kesehatan mental, penting untuk mencari bantuan profesional, baik psikolog ataupun psikiater.

Nasehat Rasulullah SAW:

“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”. (H.R. Ali Bin Abi Thalib).

Sesuai hadits tersebut, peran keluarga dan lingkungan sangat diperlukan terutama terhadap kesehatan mental remaja:

  1. Orang tua

Peran keluarga sangat penting, terutama orang tua dalam mendidik, membentuk karakter dan membantu mengelola penggunaan teknologi.

  1. Lingkungan sekolah

Sekolah memberikan peran penting terutama dalam literasi digital dan dukungan psikologis siswa selama di sekolah.

  1. Lingkungan masyarakat

Menciptakan lingkungan masyarakat yang ramah dan aman untuk remaja terutama dalam mengahdapi tantangan di era digital.

Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sangat diperlulan agar para remaja lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan dapat menjaga kesehatan mental di era digital.

Isti Ari Agusnivianti – 037102403 Referensi:

  1. Lisma Noviani, Didiklah Anakmu Sesuai Zamannya Bukan Zamanmu, Berikut Makna Hadits ini, Tentang Pendidikan Anak, https://sumsel.tribunnews.com/2023/07/14/didiklah- anakmu-sesuai-zamannya-bukan-zamanmu-berikut-makna-hadits-ini-tentang-pendidikan- anak#google_vignette.
  2. Ns. Edy Raharja, M.Kep, Kesehatan Mental di Era Digital, https://rsud.brebeskab.go.id/kesehatan-mental-di-era-digital/
  3. Muhammad Fadli Bahtiar, Kesehatan Mental Remaja di Era Digital: Dampak dan Solusi, https://syariah.uinsaid.ac.id/kesehatan-mental-remaja-di-era-digital-dampak-dan-solusi/
  4. M. Diki Yahdi, Kesehatan Mental Remaja Di Era Digital, https://www.kompasiana.com/dikiyahdi5462/6677ca22c925c45f0b4c19f3/kesehatan- mental-remaja-di-era-digital