Lulusan FK UII: “Jadilah Dokter yang Plus”

Sleman (UII)- Fakultas Kedokteran (FK) UII pada Rabu, 15 Januari 2020 melaksanakan sumpah dokter yang ke-48 di Ruang Audio Visual, Gedung Moh. Hatta, Perpustakaan Pusat, Kampus Terpadu UII. Pada sumpah dokter periode ini, FK UII meluluskan 15 dokter baru, yang terdiri dari 8  dokter laki-laki dan 7 dokter perempuan. FK UII, selama berdiri dari tahun 2001 telah meluluskan 1.756 dokter, sementara tiap tahun dapat meluluskan 150-200 dokter yang turut mewarnai sistem kesehatan di Indonesia.

Dalam sambutannya Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK berpesan, “Bagi anak-anakku yang diangkat sumpah hari ini, dan Fakultas yang telah meluluskan dokter – marilah kita menundukkan hati dan kepala kita sejenak bahwa ini semata karena izin dan ridho Allah SWT. Hal ini merupakan sumbangsih UII untuk negara ini dalam membangun sistem kesehatan nasional dengan menyediakan dokter untuk bangsa dan negara ini.”

Selain itu, dr. Linda juga menyampaikan kepada dokter alumni FK UII yang hari ini melaksanakan sumpah dokter agar menjadi Dokter yang Plus yaitu dokter penyedia layanan kesehatan (care provider), pemimpin masyarakat (community leader), pengambil keputusan (decision maker), manajer (manager), komunikator (communicator), peneliti (researcher), dan agen perubahan (agent of change) yang berdasar pada nilai keIslaman dan kebangsaan. Warna UII tercermin dalam 3 sosok dokter yaitu, unsur keilmuan, kebangsaan dan keislaman.

Nilai dokter plus, yaitu ada unsur sebagai agent of change, dengan kata lain sebagai dai/ah yang memberikan kabar gembira kepada siapa saja. Sebagai agent of change, seorang dokter dituntut untuk membuat kekuatan pada dirinya dulu, sebelum bisa mengubah orang lain. Perubahan yang diinginkan adalah perubahan menjadi lebih sehat, lebih baik, lebih berdaya dan lebih kuat dalam menghadapi kehidupan. Kehidupan masyarakat kita saat ini semakin keras, banyak orang yang tidak peduli pada masalah yang ada pada dirinya, termasuk dalam menjaga kesehatannya dan menjaga imannya. (Jo)

Mahasiswa FK UII Berkolaborasi dengan IKA UII dalam Penanganan Bencana Banjir Jakarta

Jakarta (UII)- Pada awal tahun 2020 ini, bencana banjir melanda di beberapa wilayah di Indonesia terutama di Jabodetabek. Banjir di awal tahun ini telah merenggut puluhan korban jiwa karena tanah longsor, hipotermia, tenggelam ataupun tersengat listrik.

Sebagai wujud dalam mengimplementasikan visinya yang Rahmatan lil’alamin, Fakultas Kedokteran UII turut berpartisipasi dalam penanganan korban banjir dengan mengirimkan delegasi tenaga dokter dan mahasiswa Fakultas Kedokteran ke lokasi bencana banjir di Jakarta.

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UII berkolaborasi dengan para seniornya yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni UII (IKA UII) di Jakarta guna meringankan beban saudara-saudara yang terdampak banjir di Jakarta.

Tim Mahasiswa Fakultas Kedokteran UII saat merapat ke Sekretariat IKA UII di Jl. Kerinci VII Kebayoran Baru, Jakarta ikut serta dalam bungkus-bungkus sembako. (Jo)
, ,

UPDATE: Informasi Remediasi Semester Ganjil 2019/2020

Disampaikan kepada seluruh civitas akademik FK UII, bahwa ada sedikit perubahan dalam pengumuman remediasi yang sudah dipublikasikan sebelumnya.

Adapun perubahannya antara lain:

  1. Penambahan SOP/syarat apabila ada mhs yang akan menambah MK remediasi yang tidak diambil pada semester ganjil 2019/2020.
  2. Perubahan jadwal ujian, khusus blok 4.
  3. Penambahan link (google form) bagi mahasiswa yang mengambil remediasi blok 1.1 atau blok 4.1.

Informasi selengkapnya disilahkan lihat pada link atau klik gambar di bawah ini.

Remediasi semester ganjil 2019/2020 di lingkungan Fakultas Kedokteran UII, dilaksanakan dalam 3 tahap diantaranya

  1. Tahap Khusus blok 4. (2016)
  2. Tahap I
  3. Tahap II

Diinformasikan kepada seluruh mahasiswa bahwa untuk pemilihan mata kuliah (key-in) yang akan dilakukan remediasi menggunakan sistem unisys.

Berikut ini informasi resmi sebagai acuan pelaksanaan remediasi semester ganjil 2019/2020

1.  Pengumuman Remediasi Ganjil 2019/2020

2.  Petunjuk Key-in

3.  Khusus mahasiswa yang menempuh remediasi blok 1.1 atau blok 4.1, ada tambahan link (google form) untuk melengkapi informasi remediasi.

,

UPDATE: Kalender Akademik & Perkuliahan Semester Genap 2019/2020

Kepada Civitas Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, berikut ini disampaikan Kalender Akademik & Perkuliahan yang akan diselenggaran pada Semester Genap tahun akademik 2019/2020.

Dalam kalender ini, sudah memuat berbagai agenda yang akan dilaksanakan selama 1 (satu) semester ke depan, termasuk daftar mata kuliah yang ditawarkan.

Namun demikian, ada sedikit perubahan (update/revisi) untuk menyempurnakan agenda:

  1. Tanggal mulai blok 2.7, semula tanggal 13 Juli diubah menjadi 2 Juli.
  2. Jumlah SKS Semester VI, semula 21 diubah menjadi 2o.

Untuk mendapatkannya, disilahkan klik gambar kalender di bawah ini:

,

Dekan FK UII Terpilih Menjadi Ketua AIPKI Wilayah IV


Pertemuan Forum Dekan (FORDEK) Fakultas Kedokteran tahun 2019 ini dilaksanakan di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (UNSWAGATI) Cirebon pada tanggal 13-14 Desember. FORDEK merupakan pertemuan rutin institusi FK dari seluruh Indonesia yang terdiri dari 90 institusi FK yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pada FORDEK 2019, Dekan FK Universitas Islam Indonesia, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK terpilih secara musyawarah mufakat menjadi Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) pada rapat kerja Wilayah IV. AIPKI Wilayah IV terdiri dari 16 institusi FK yaitu: FK Universitas Gadjah Mada, FK Universitas Sebelas Maret, FK Universitas Diponegoro, FK Universitas Islam Sultan Agung, FK Universitas Islam Indonesia, FK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, FK Universitas Palangkaraya, FK Universitas Mulawarman, FK Universitas Muhammadiyah Semarang, FK Universitas Muhammadiyah Surakarta, FK Universitas Muhammadiyah Purwokerto, FK Universitas Jendral Soedirman, FK Universitas Tanjungpura, FK Universitas Lambung Mangkurat, FK Universitas Kristen Duta Wacana, FK Universitas Ahmad Dahlan.

FORDEK 2019 ini juga dilakukan pelantikan Ketua Wilayah AIPKI di seluruh Indonesia termasuk Dekan UII yang menjadi Ketua AIPKI Wilayah IV.

Menurut keterangan yang diberikan dr. Linda Rosita, tugas bersama AIPKI ada 3 yang penting dan akan diprioritaskan pada kepengurusan AIPKI 2019-2021 dengan kepemimpinan Prof. Budu, Sp.M (K), M.Med.Sc, Ph.D yaitu:
1. Bersama-sama untuk meningkatkan kualitas
2. Kuat dalam implementasi dan legasi regulasi
3. Perhatian besar untuk membantu pemerintah dalam sehat semesta
Tema yang diangkat adalah What Next on Health Service in Indonesia.

Lebih lanjut menurut dr. Linda, peran AIPKI perlu disinergikan dengan IDI, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (Jo)

Dekan FK UII masuk dalam Pengurus Pusat (PP) PDS Patklin 2019-2022

Jakarta (UII) – Kamis, 5 Desember 2019, dilaksanakan pelantikan Pengurus Pusat dan Kolegium Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia periode 2019-2022 di Hotel Harris, Tebet, Jakarta.

Acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PB IDI, DR. dr. Daeng M. Faqih, SH, MH tersebut berlangsung hikmat. Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK termasuk dalam jajaran Pengurus Pusat tepatnya pada Divisi Pendidikan dan Ilmiah, PP PDS Patklin, dan terpilih sebagai Ketua Umum PP Patklin adalah Prof. DR. dr. Aryati, Sp.PK(K), sedangkan sebagai Ketua Kolegium Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia yaitu Prof. dr. Ida Parwati, Sp.PK(K), Ph.D.

Menurut dr. Linda Rosita, perkembangan Patologi Klinik dan Laboratorium klinik akan meningkatkan kualitas pendidikan dokter dan layanan kepada masyarakat Indonesia. Jo

Kajian Perdana Islamic Bioethics Forum di Thailand

Alhamdulillah atas berkar rahmat Allah SWT kajian perdana yang diadakan oleh pusat kajian Bioetik islam dan hukum kesehatan Islam (BIOHUKI) sukses di gelar di kampus Salaya Universitas Mahidol Bangkok Thailand. Rencannya kegiatan diskusi seperti ini akan digelar di 16 perguruan tinggi di seluruh Bangkok (Thailand) yang akan berakhir tahun 2022 dengan agenda kegiatan tiap dua bulan sekali. Oleh karena itu kegiatan tersebut diberi nama Islamic Bioethic Forum (IBF) seperti forum pada umumnya yang sifatnya terbuka untuk siapa saja dan untuk penganut agama apa saja karena Islam itu rahmatalilalamin. Pada diskusi perdana sebagai pembicara adalah dr. Syaefudin Ali Akhmad, Msc mahasiswa S3 di departemen fisiologi FK universitas Mahidol. Tema yang dibahas adalah Boosting the spirituality with ibadah and dakwah. Hadir dalam kajian itu mahasiswa dari Indonesia, Malaysia dan thaianda dari berbagai jurusan kurang lebih 20 mahasiswa. Dalam paparannya pemateri menyampaikan perlunya beragama dengan menghadirkan ruhnya beragama yaitu kedekatan kepada sang Pencipta, mendapatkan pengalaman spiritual dan menemukan makna hidup yang paling berharga serta berbudi luhur. Jalan tersebut melalui jalan ibadah sesuai QS adzariyat ayat 56 (kewajian utama beribadah sbg abdullah) dan dakwah QS An nahl 125 (tugas utama sbg umat rosululloh). Jalan ibadah adalah jalan menjadi hamba Allah yang selalu taat menjauhi maksiat dan jika bermaksiat segera taubat bahkan Allah sangat suka dengan hamba yang bermaksiat yang bertaubat. Semua aktifits hidup ini jika diniatkan untuk mencari ridha Allah dan dengan cara mengikuti sunnah Nabi nya maka itu akan dinilai ibadah terutama etika dan berakhlaq. Oleh karena itu ajaran etika hidup islami atau bioetik islam sangat penting bagi setiap profesi apapun. Dakwah adalah ajaran islam untuk tanggung jawab social kita untuk menyebarkan manfaat dan melebatkan manfaat ke seluruh alam atas hidayah Islam. Islam tidak mengajari umatnya duduk manis di rumah menunggu datangnya ajal tapi Islam mendorong umatnya untuk menjelajah alam ini untuk mencari hidayah dan pengamalan spiritual. Beragama atau religiosity berbeda dengan spirituality. Dalam system hidup Islam ada 3 tingkatan yaitu islam iman dan ihsan. Jika manusia itu memiliki komponen body mind spirit maka agama Islam juga terdiri dari body yaitu Rukun Islam, Mind yaitu Rukun Iman serta Spirit yaitu Rukun Ihsan. Sayang hanya sedikit umat islam yang bisa mencapai level ihsan atau spiritual sehingga kemana mana bangga pakai jubah dan sorban tapi spiritualnya tidak terbentuk. Sementara Dai Lama tokoh spiritual Budha bangga dengan jubahnya tidak ada yang memprotes tapi umat islam dibully radikalislah fundamentalislah dan Terorislah. Tepatnya itu autokritik untuk pembicara sendiri. Tapi bahaya juga merasa sudah mencapai level ihsan atau merasa punya punya spiritualitas yang tinggi padahal sholat subuhnya aja masih sendirian dirumah tanpa udzur apapun. Jaman nabi aja orang munafik rajin sholat jamaah tapi berat sholat isya dan subuh berjamaah.

Dengan dakwah akan mudah terwujud level spiritual sedangan dengan ibadah akan terbentuk level reliogiousity. Jalan dakwah adalah jalan para nabi sehingga ibadah (prayer/doa) dan dakwah sebagai dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai Pusat atau center dari jalan dakwah dan ibadah adalah masjid dengan hidupnya amalan Nurani para anbiya. Oleh karena dalam pertemuan tersebut semua bertekad akan meminta kepada Allah dengan sungguh sungguh dan ikhtiar terbaik untuk membangun masjid disekitar lokasi kampus Mahidol di Salaya karena sampai hari ini ada satu pun masjid di sekitar kampus. Dalam rangka usaha atas perkara ini maka pelatihan amalan masjid 24 jam akan digelar setelah liburan semester dengan akan dibentuk roombongan perintis amalan masjid untuk kampus Mahidol selama 3 hari. Semoga Allah mengabulkanya.Tak lupa saya mengucapkan bantuan kepada para pihak yang telah membantu acara ini terutama UII yang telah memberi bantuan biaya Pendidikan S3, Pimpinan FK UII yang telah mengunjungi kami di Bangkok, Jamaah Tabligh Syuro Alami yang telah menjadi sieksi konsumsi, Jamaah Tabligh Nizamuddin yang telah mensupport inti acara, dan admin biohuki mas nano yang menjadi single panitia. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya. Amien

 

,

Update Kalender Akademik, Untuk Angkatan 2016 (Blok 4)

Disampaikan kepada mahasiswa FK UII, khususnya angkatan 2016 (blok 4). Bahwa ada beberapa perubahan agenda akademik yang harus dilalui untuk dapat menyelesaikan aktivitas akademik.

 

Agenda rinci dapat dilihat dan diunduh dengan klik simbol kalender di atas.

 

 

 

KETUA IKATAN ALUMNI FK UII TERPILIH

 

 

Sleman (UII) – Sabtu, 30 November 2019, dilaksanakan temu alumni dan pelantikan pengurus baru, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) di Grand Dafam Hotel, Yogyakarta. Temu alumni merupakan wadah dan sarana untuk mempertemukan alumni-alumni yang telah beberapa waktu meninggalkan institusi, yang telah menempanya dengan keilmuan dan pengalaman. Selain itu, temu alumni juga menjadi forum berbagi informasi dan melepas kangen antar alumni.

Pelantikan pengurus IKA dilakukan oleh Ketua IKA UII Wilayah DIY, Didik Nurdewantara, SH, MM didampingi sekretaris IKA UII, Toto Purwanto, SH.

Turut hadir dalam acara ini yaitu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag., Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dan Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FK UII,
dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc.

Dalam sambutannya, dr. Linda Rosita berharap dengan adanya kepengurusan yang baru pada IKA FK UII ini, semoga semakin mempererat hubungan yang terjalin antara FK UII dengan alumni-alumninya di berbagai wilayah di tanah air.

Berikut ini adalah kepengurusan Ikatan Alumni FK UII:

Dewan Pengawas           : dr. Muhammad Yusuf Hisyam, Sp.An

Ketua                    : dr. Kiki Widyastuti, Sp.P, M.Kes

Wakil Ketua              : dr. Wijanarto

Sekretaris 1             : dr. Adrisa Pramudito, M.P.H

Sekretaris 2             : dr. Mahdea Kasyifa

Bendahara 1              : dr. Lamya Muthia Nabila

Bendahara 2              : dr. Arif Budi Santoso

Kepala Divisi Internal   : dr. H. Dadang Erianto

  • Karir & CPD : dr. Warenda Wisnu
  • Usaha : dr. Wiska Habiburohman Efendi

Kepala Divisi Eksternal   : dr. Jhonny Prambudi Batong

  • Kampus : dr. Nursamsurya
  • Non-Kampus : dr. AM Farid Santoso

.jo