Dekan FK UII masuk dalam Pengurus Pusat (PP) PDS Patklin 2019-2022

Jakarta (UII) – Kamis, 5 Desember 2019, dilaksanakan pelantikan Pengurus Pusat dan Kolegium Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia periode 2019-2022 di Hotel Harris, Tebet, Jakarta.

Acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PB IDI, DR. dr. Daeng M. Faqih, SH, MH tersebut berlangsung hikmat. Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK termasuk dalam jajaran Pengurus Pusat tepatnya pada Divisi Pendidikan dan Ilmiah, PP PDS Patklin, dan terpilih sebagai Ketua Umum PP Patklin adalah Prof. DR. dr. Aryati, Sp.PK(K), sedangkan sebagai Ketua Kolegium Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia yaitu Prof. dr. Ida Parwati, Sp.PK(K), Ph.D.

Menurut dr. Linda Rosita, perkembangan Patologi Klinik dan Laboratorium klinik akan meningkatkan kualitas pendidikan dokter dan layanan kepada masyarakat Indonesia. Jo

Kajian Perdana Islamic Bioethics Forum di Thailand

Alhamdulillah atas berkar rahmat Allah SWT kajian perdana yang diadakan oleh pusat kajian Bioetik islam dan hukum kesehatan Islam (BIOHUKI) sukses di gelar di kampus Salaya Universitas Mahidol Bangkok Thailand. Rencannya kegiatan diskusi seperti ini akan digelar di 16 perguruan tinggi di seluruh Bangkok (Thailand) yang akan berakhir tahun 2022 dengan agenda kegiatan tiap dua bulan sekali. Oleh karena itu kegiatan tersebut diberi nama Islamic Bioethic Forum (IBF) seperti forum pada umumnya yang sifatnya terbuka untuk siapa saja dan untuk penganut agama apa saja karena Islam itu rahmatalilalamin. Pada diskusi perdana sebagai pembicara adalah dr. Syaefudin Ali Akhmad, Msc mahasiswa S3 di departemen fisiologi FK universitas Mahidol. Tema yang dibahas adalah Boosting the spirituality with ibadah and dakwah. Hadir dalam kajian itu mahasiswa dari Indonesia, Malaysia dan thaianda dari berbagai jurusan kurang lebih 20 mahasiswa. Dalam paparannya pemateri menyampaikan perlunya beragama dengan menghadirkan ruhnya beragama yaitu kedekatan kepada sang Pencipta, mendapatkan pengalaman spiritual dan menemukan makna hidup yang paling berharga serta berbudi luhur. Jalan tersebut melalui jalan ibadah sesuai QS adzariyat ayat 56 (kewajian utama beribadah sbg abdullah) dan dakwah QS An nahl 125 (tugas utama sbg umat rosululloh). Jalan ibadah adalah jalan menjadi hamba Allah yang selalu taat menjauhi maksiat dan jika bermaksiat segera taubat bahkan Allah sangat suka dengan hamba yang bermaksiat yang bertaubat. Semua aktifits hidup ini jika diniatkan untuk mencari ridha Allah dan dengan cara mengikuti sunnah Nabi nya maka itu akan dinilai ibadah terutama etika dan berakhlaq. Oleh karena itu ajaran etika hidup islami atau bioetik islam sangat penting bagi setiap profesi apapun. Dakwah adalah ajaran islam untuk tanggung jawab social kita untuk menyebarkan manfaat dan melebatkan manfaat ke seluruh alam atas hidayah Islam. Islam tidak mengajari umatnya duduk manis di rumah menunggu datangnya ajal tapi Islam mendorong umatnya untuk menjelajah alam ini untuk mencari hidayah dan pengamalan spiritual. Beragama atau religiosity berbeda dengan spirituality. Dalam system hidup Islam ada 3 tingkatan yaitu islam iman dan ihsan. Jika manusia itu memiliki komponen body mind spirit maka agama Islam juga terdiri dari body yaitu Rukun Islam, Mind yaitu Rukun Iman serta Spirit yaitu Rukun Ihsan. Sayang hanya sedikit umat islam yang bisa mencapai level ihsan atau spiritual sehingga kemana mana bangga pakai jubah dan sorban tapi spiritualnya tidak terbentuk. Sementara Dai Lama tokoh spiritual Budha bangga dengan jubahnya tidak ada yang memprotes tapi umat islam dibully radikalislah fundamentalislah dan Terorislah. Tepatnya itu autokritik untuk pembicara sendiri. Tapi bahaya juga merasa sudah mencapai level ihsan atau merasa punya punya spiritualitas yang tinggi padahal sholat subuhnya aja masih sendirian dirumah tanpa udzur apapun. Jaman nabi aja orang munafik rajin sholat jamaah tapi berat sholat isya dan subuh berjamaah.

Dengan dakwah akan mudah terwujud level spiritual sedangan dengan ibadah akan terbentuk level reliogiousity. Jalan dakwah adalah jalan para nabi sehingga ibadah (prayer/doa) dan dakwah sebagai dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Sebagai Pusat atau center dari jalan dakwah dan ibadah adalah masjid dengan hidupnya amalan Nurani para anbiya. Oleh karena dalam pertemuan tersebut semua bertekad akan meminta kepada Allah dengan sungguh sungguh dan ikhtiar terbaik untuk membangun masjid disekitar lokasi kampus Mahidol di Salaya karena sampai hari ini ada satu pun masjid di sekitar kampus. Dalam rangka usaha atas perkara ini maka pelatihan amalan masjid 24 jam akan digelar setelah liburan semester dengan akan dibentuk roombongan perintis amalan masjid untuk kampus Mahidol selama 3 hari. Semoga Allah mengabulkanya.Tak lupa saya mengucapkan bantuan kepada para pihak yang telah membantu acara ini terutama UII yang telah memberi bantuan biaya Pendidikan S3, Pimpinan FK UII yang telah mengunjungi kami di Bangkok, Jamaah Tabligh Syuro Alami yang telah menjadi sieksi konsumsi, Jamaah Tabligh Nizamuddin yang telah mensupport inti acara, dan admin biohuki mas nano yang menjadi single panitia. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya. Amien

 

,

Update Kalender Akademik, Untuk Angkatan 2016 (Blok 4)

Disampaikan kepada mahasiswa FK UII, khususnya angkatan 2016 (blok 4). Bahwa ada beberapa perubahan agenda akademik yang harus dilalui untuk dapat menyelesaikan aktivitas akademik.

 

Agenda rinci dapat dilihat dan diunduh dengan klik simbol kalender di atas.

 

 

 

KETUA IKATAN ALUMNI FK UII TERPILIH

 

 

Sleman (UII) – Sabtu, 30 November 2019, dilaksanakan temu alumni dan pelantikan pengurus baru, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) di Grand Dafam Hotel, Yogyakarta. Temu alumni merupakan wadah dan sarana untuk mempertemukan alumni-alumni yang telah beberapa waktu meninggalkan institusi, yang telah menempanya dengan keilmuan dan pengalaman. Selain itu, temu alumni juga menjadi forum berbagi informasi dan melepas kangen antar alumni.

Pelantikan pengurus IKA dilakukan oleh Ketua IKA UII Wilayah DIY, Didik Nurdewantara, SH, MM didampingi sekretaris IKA UII, Toto Purwanto, SH.

Turut hadir dalam acara ini yaitu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag., Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dan Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FK UII,
dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc.

Dalam sambutannya, dr. Linda Rosita berharap dengan adanya kepengurusan yang baru pada IKA FK UII ini, semoga semakin mempererat hubungan yang terjalin antara FK UII dengan alumni-alumninya di berbagai wilayah di tanah air.

Berikut ini adalah kepengurusan Ikatan Alumni FK UII:

Dewan Pengawas           : dr. Muhammad Yusuf Hisyam, Sp.An

Ketua                    : dr. Kiki Widyastuti, Sp.P, M.Kes

Wakil Ketua              : dr. Wijanarto

Sekretaris 1             : dr. Adrisa Pramudito, M.P.H

Sekretaris 2             : dr. Mahdea Kasyifa

Bendahara 1              : dr. Lamya Muthia Nabila

Bendahara 2              : dr. Arif Budi Santoso

Kepala Divisi Internal   : dr. H. Dadang Erianto

  • Karir & CPD : dr. Warenda Wisnu
  • Usaha : dr. Wiska Habiburohman Efendi

Kepala Divisi Eksternal   : dr. Jhonny Prambudi Batong

  • Kampus : dr. Nursamsurya
  • Non-Kampus : dr. AM Farid Santoso

.jo

Berbagi Ilmu, FK UII Sambangi Panti Asuhan

Caption : Volunteer Kadiksuh FK UII membimbing anak-anak panti asuhan Daarus Selamat mengerjakan soal secara mandiri. (Foto: Istimewa)

 

Sleman (UII) – Ahad, 17 November 2019, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) yang tergabung dalam volunteer kegiatan Kakak Adik Asuh (Kadiksuh) berkunjung ke Panti Asuhan Daarus Selamat di Turgo, Purwobinangun, Kec. Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kadiksuh merupakan salah satu program kerja Lembaga Eksekutif Mahasiswa FK UII yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat.

Cuaca panas di lereng merapi siang itu tak menghalangi Tim Kadiksuh untuk mengajak penghuni panti bermain game sambil belajar bersama. Dari siswa SD sampai SMP, semua tampak antusias untuk berdiskusi, bertanya, dan mengerjakan soal-soal yang telah disediakan panitia. Selain itu para peserta juga mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai beberapa penyakit kulit yang sering ditemukan di lingkungan asrama, seperti scabiesis (gudik) dan PVC (panu). Pada kesempatan tersebut para volunteer menyampaikan tips pencegahan yang sederhana namun efektif, seperti menjemur handuk setelah dipakai, mengganti sprei tempat tidur, dan mandi minimal 2 kali sehari. Seru sekali ya, dan pastinya sangat menyenangkan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Syifa

 

FK UII, Melangkah Menuju Digitalisasi Melalui Google Edu

Warta FK – 68 (enampuluh delapan) Tenaga Kependidikan (tendik) di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII), tergabung dalam pelatihan guna meningkatkan kemampuan diri, agar tidak canggung menghadapi kecepatan dan derasnya guyuran teknologi. Pelatihan ini muncul, karena kebutuhan yang begitu mendesak yang didorong oleh motivasi pimpinan fakultas dalam menterjemahkan semangat rektor agar FK UII bisa lebih cepat mondial. Untuk itulah pelatihan menggunakan fasilitas Google Edu yang akhirnya menjadi pilihan.

 

Pelatihan dilaksanakan selama 2 (dua) hari tanggal 18 – 19 Nopember 2019, bertempat di Laboratorium Komputer FK UII. Pelatihan google edu untuk tendik kali ini, dikemas dalam dalam 3 sub bagian, sedangkan konten yang dipelajari antara lain: Google Drive, Google Sheet, Google Doc, Google Form, Google Publisher, Google Filestreem, Google Calender, dan Google Keep. Karena target yang diharapkan segera bisa menggunakan apa yang dilatihkan, maka sebagai narasumber adalah mereka yang memang sudah ahli, berpengalaman dan biasa menggunakan secara teknis dan aplikatif, yaitu Sujono Noor Ahmad, Ramansyah, dan Tri Suwarno.

 

Ketua pelaksana pelatihan, Eko Sukanto sembari mengamati jalannya pelatihan menyampaikan harapan pimpinan fakultas, bahwa semoga pelatihan ini bermanfaat. Usainya pelatihan, segera bermunculan ide-ide kreatif guna memaksimalkan layanan dengan menggunakan fasilitas dari google. Meski dalam kenyataanya, waktu yang dibutuhkan masih kurang. “Semoga di lain waktu pimpinan fakultas memberikan kesempatan kembali untuk bisa berlatih lebih mendalam”, imbuhnya.

 

Sementara Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, dr. Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD dalam kesempatan menutup acara pelatihan secara resmi, menegaskan apa yang sudah disampaikan ketua pantia dengan penuh harapan para tendik di lingkungan FK UII bisa lebih cepat mewujudkan harapan rektor agar FK UII segera mondial. Salah satu caranya dengan mengawali pelatihan google yang sudah dilaksanakan. Ide-ide baru dari para tendik untuk memberikan layanan prima terhadap stackholder senantiasa ditunggu. “Semoga ilmu barunya manfaat dan bisa menambah keberkahan dalam berbagai karya. Dengan mengucap al-hamdulillahi rabbil ‘alamiin, pelatihan ini resmi ditutup”, papar dr. Erlina menutup kegiatan pelatihan.

Jangan Khawatirkan Ide Gilamu! Belajar dari SIP SMART #3

Sleman (UII News) – Kebingungan mau memulai dari mana, kadang keinginan tak sejalan dengan kenyataan, siap berkarya tapi tak siap untuk jatuh bangun, itulah beberapa permasalahan yang sering menghadang orang yang akan start up dalam segala hal. Namun demikian, satu hal yang harus selalu kita ingat adalah : “yang muda selalu menggantikan yang tua” sehingga naluri melestarikan budaya berkarya perlu untuk terus dilakukan dan tidak takut maju ke depan.

Hal itulah yang muncul dari Seminar Informasi Pakar (SIP) 3 Scientific Medical Activities of Research and Technology Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (SMART FK UII) yang dilaksanakan Selasa, 5 November 2019 di Ruang Sidang Utama Lantai 2 FK UII. Acara yang menghadirkan dr. Alfa Fajar Saputra (Associate Partner HavPro Group-Consulting Jakarta, CEO medinar.id, dosen FK UII) dan Rafik Prabowo, S.Ked. (mahasiswa angkatan 2015 FK UII, finalis Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional 2018 Kemenristekdikti).

Penelitian sangat identik dengan penentuan judul, sehingga Alfa dalam penyampaiannya mengingatkan hal tersebut. “Jangan khawatirkan tentang idemu yang kurang bagus menurutmu, semua ada jalanya,” jelas Alfa. Entrepreneur muda ini juga memberi beberapa contoh judul abstract yang dirasa kurang scientific namun tetap menembus konferensi di luar negeri. Penjelasan yang menarik tersebut ternyata memantik pemikiran peserta, sehingga pada sesi tanya jawab salah satunya mengkonsultasikan ide mengenai perilaku konsumsi tanaman dan buah yang dijadikan obat di daerah tempat tinggalnya. Antusias mendengar hal tersebut, Alfa memberikan beberapa saran untuk mewujudkannya.

Sementara itu Rafik banyak menyampaikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti konferensi di luar negeri, khususnya terkait persiapan materi presentasi yang akan dipaparkan dengan menekankan penjelasan berdasarkan hasil penelitian yang sebenarnya.

“Meluruskan kembali niat, sempurnakan proses, dan jangan pernah cemaskan hasilnya,” pesan Rafik sembari memotivasi pada para peserta untuk tidak menyerah dan putus asa dalam berkarya kedepannya. Divana

 

 

 

,

Nilai Akhir Blok 3.1 Kehamilan dan Masalah Reproduksi

assalamu’alaykum wrwb

 

Disampaikan mahasiswa yang menempuh blok 3.1 (Kehamilan dan Masalah Reproduksi), berikut disampaikan nilai akhir blok 1.1 secara utuh.

 

LIHAT/UNDUH Nilai Blok 3.1 (Kehamilan dan Masalah Reproduksi)

 

Kepada mahasiswa yang memiliki tanggungan yang berakibat nilainya belum bisa ditampilkan dalam publikasi ini segera menyelesaikan tanggungannya dalam waktu 1 (satu) pekan sejak pengumuman ini disampaikan.

Apabila melewati batas 1 (satu) pekan tanggungannya belum diselesaikan, maka nilai dianggap hangus, & mahasiswa wajib mengikuti segala proses dari awal.

 

Yogyakarta, 15 Nopember 2019.

 

wassalamu’alaykum wrwb

 

Kadiv. Akademik & TI.

Eko Sukanto

Ingin Dalami Anatomi, SDIT Salsabila Lab Tour ke FK UII

????????????????????????????????????

Caption: Para siswa dan guru pendamping SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo Sleman berfoto bersama Tim Marcomm FK UII usai kunjungan di lab anatomi. Banyak ilmu yang dapat diperoleh para pelajar muda tersebut melalui lab tour kali ini, khususnya menyangkut struktur dan organ tubuh manusia beserta fungsinya. (Foto: Istimewa)

 

Sleman (UII NEWS) – Anatomi manusia bukanlah sesuatu yang tabu untuk dipelajari, bahkan banyak manfaat yang dapat digali di dalamnya. Itulah mengapa perkenalan dengan ilmu anatomi sebetulnya telah diberikan sejak dini di tingkat sekolah dasar. Guna memiliki pemahaman yang baik dan benar akan bentuk dan fungsi pada setiap organ tubuh manusia, diperlukan adanya sarana dan fasilitas pembelajaran anatomi yang lengkap. Hal itulah yang menjadikan Laboratorium Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) memiliki daya pikat tersendiri bagi berbagai perguruan tinggi dan sekolah untuk melakukan kunjungan, salah satunya dari SDIT Salsabila 8 Pandowoharjo, Sleman.

 

Rombongan SDIT Salsabila 8 yang terdiri dari 40 siswa kelas IV hingga kelas VI bersama dengan 6 guru pendamping melaksanakan lab tour tersebut pada Kamis, 14 November 2019 mulai pukul sembilan pagi. Selama 2,5 jam berada di lab, rombongan mendapatkan pemaparan materi terkait anatomi manusia yang diberikan oleh dr. Adri Nur Hidayat dan enam mahasiswa Tim Marketing Communication (Marcomm) FK UII yang memandu jalannya lab tour. Dalam penyampaiannya, Adri memaparkan tentang berbagai fasilitas di dalam laboratorium, materi anatomi manusia sederhana, hingga perilaku hidup bersih dan sehat bagi anak-anak.

 

Keseruan lab tour bersama para mahasiswa kecil ini bertambah saat mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk berkeliling melihat setiap alat peraga secara langsung. Dengan dibantu mahasiswa Marcomm FK UII sebagai pemandu, mereka menjadi lebih memahami berbagai bentuk hingga fungsi dari setiap organ tubuh manusia dengan baik. Antusiasme tampak jelas terpancar dari raut wajah mereka dan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan terkait uniknya anatomi manusia.

 

Dihubungi terpisah, dr. Dimas Satya Hendarta selaku Kepala Unit Promosi dan Kerjasama FK UII menyampaikan bahwa salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia tersebut senantiasa membuka pintu bagi permohonan kunjungan di labnya. “Ini merupakan salah satu bentuk wujud nyata komitmen FK UII menjadi rahmatan lil ‘alamin dengan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” jelas alumni FK UII angkatan 2003 tersebut. Alzena