PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL
PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL FK UII, FK UNS, SCHOOLS OF MEDICAL SCIENCES USM, PCIM/PCIA MALAYSIA DI SANGGAR BIMBINGAN ‘AISYIYAH KAMPUNG PANDAN, KUALA LUMPUR
Intervensi Interaktif Penguatan Kesehatan Mental dan Literasi Kesehatan Anak-Anak Migran
Kuala Lumpur, 9 September 2026
KUALA LUMPUR — Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) dan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat internasional di Sanggar Bimbingan ‘Aisyiyah Kampung Pandan, Kuala Lumpur, pada Rabu, 9 September 2026. Kegiatan bertajuk “Intervensi Interaktif Penguatan Kesehatan Mental dan Literasi Kesehatan Anak-Anak Migran di Sanggar Belajar PCIM Malaysia” ini menyasar 40 anak usia 7–12 tahun.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat internasional kolaborasi yang berlangsung 8–10 September 2026 dan melibatkan kolaborasi lintas negara. FK UII sebagai mitra dalam negri, mendukung Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), serta Universiti Sains Malaysia (USM) sebagai mitra internasional. Kegiatan ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Dalam kegiatan ini tim pengabdian dari Fakultas Kedokteran UNS terdiri dari beberapa program studi termasuk Program Studi S1 Kedokteran dan Profesi Dokter, Pendidikan Dokter Spesialis, dan Program Studi S2 Biomedis FK UNS. Tim FK UNS yang hadir pada kegiatan ini diantaranya adalah dr. Betty Suryawati, Ph.D., Sp.MK; Dr. dr. Selfi Handayani, M.Kes; Dr. dr. Rohmaningtyas Hidayah, Sp.KJ; dan Dr. dr. Adji Soewandono, Sp.F, bersama Dr. dr. Ety Handayani, M.Kes dari Departemen Anatomi FK UII serta dr. Siti Nurma Hanim, PhD dari Universiti Sains Malaysia.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan PCIM/PCIA Malaysia dan pengurus Sanggar Belajar Kampung Pandan. Seluruh rangkaian berlangsung lancar dan mendapat respons positif. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias dan gembira, baik dalam sesi edukasi maupun pemeriksaan kesehatan.
Kegiatan dirancang dalam 3 format terintegrasi, yaitu Pemaparan materi tentang bullying melalui video dan dilanjutkan dengan skrining kesehatan mental. Skrining kesehatan mental melalui wawancara psikologis yang dikemas secara santai dengan indikator Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), untuk memetakan dinamika emosi dan perilaku anak migran. Kegiatan kedua adalah Pemeriksaan Kesehatan Antropometri, skrining tulang belakang menggunakan skoliometer. Kegiatan ketiga adalah Literasi Anatomi Tubuh dengan media phantom/manikin anak. Tim pengabdi menggunakan manekin tubuh manusia bongkar-pasang. Anak-anak belajar letak dan fungsi organ vital dasar — jantung yang memompa darah, paru-paru untuk bernapas, lambung yang mencerna makanan, dan otak untuk berpikir. Secara bergantian, setiap anak maju menunjuk organ tubuh pada posisi yang benar, baik di phantom maupun tubuh sendiri. Media yang dapat disentuh dan dipasang-lepas ini membuat konsep anatomi yang abstrak menjadi konkret dan mudah diterima anak. Materi anatomi sengaja diintegrasikan ke dalam alur antrean pemeriksaan sehingga waktu tunggu anak tetap produktif dan penuh aktivitas.
“Anak-anak migran dapat mengakses pendidikan informal dan pemeriksaan Kesehatan melalui Sanggar Belajar yang dikelola komunitas diaspora Indonesia,” ujar Dr. dr. Ety Sari Handayani, M.Kes., Tim Pengabdian Departemen Anatomi FK UII.
“Kami memilih pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan anak secara langsung — anak menyentuh, menunjuk, dan menceritakan. Pendekatan ini kami yakini lebih membekas dibandingkan ceramah satu arah. Kami juga melakukan skrining kesehatan fisik dan mental agar anak yang membutuhkan perhatian lebih lanjut dapat terdeteksi sejak dini,” tambahnya.
Penutup
Kegiatan ini menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat lintas negara, sekaligus memperkuat internasionalisasi pengabdian masyarakat dan diplomasi kemanusiaan. Kolaborasi FK UII, UNS, USM, PCIM, dan PCIA Malaysia diharapkan menjadi model pengabdian lintas negara yang dapat direplikasi pada komunitas migran serupa di kawasan lain.
Kontak Media
Dr. dr. Ety Sari Handayani, M.Kes.
Tim Pengabdian Masyarakat Internasional FK UII
Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Surel: [email protected]
Tentang Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) adalah fakultas kedokteran di bawah Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, yang menyelenggarakan pendidikan kedokteran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan menjunjung nilai keislaman dan keindonesiaan. Melalui kegiatan pengabdian internasional, FK UII berperan aktif dalam diplomasi kemanusiaan dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Foto 1. Tim pelaksana Pengabdian Masyarakat Internasional bersama mitra di Sanggar Belajar Kampung Pandan, Kuala Lumpur.
DOKUMENTASI KEGIATAN
International Community Service – Sanggar Belajar Kampung Pandan

Foto 2. Pemeriksaan antropometri sebagai bagian dari pemantauan kesehatan anak.dan literasi Anatomi

Foto 3. Penyerahan media edukasi anatomi tubuh untuk mendukung keberlanjutan pembelajaran kesehatan.
Foto 4. Suasana kegiatan edukasi kesehatan bersama anak-anak Sanggar Belajar Kampung Pandan yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Kegiatan dilaksanakan pada 8–9 September 2026 di Sanggar Belajar Kampung Pandan, Kuala Lumpur, Malaysia.
DOKUMENTASI TAMBAHAN


| Foto 5. Edukasi interaktif mengenai kesehatan mental dan pencegahan bullying bersama anak-anak Sanggar Belajar Kampung Pandan. | Foto 6. Sesi interaksi dan asesmen kesehatan mental anak sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat internasional. |
