Pererat Kekeluargaan, Magister Kesehatan Masyarakat FK UII Gelar Outing di Lembah Khayangan

KALIURANG (2/12)— Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menyelenggarakan kegiatan outing bagi sivitas akademikanya guna mempererat ikatan kebersamaan. Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2025, jajaran dosen, serta tenaga kependidikan ini dilaksanakan di Lembah Khayangan, Kulonprogo, pada Selasa, 2 Desember 2025. Agenda ini dirancang sebagai wadah silaturahmi untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih harmonis dan kolaboratif di luar rutinitas perkuliahan formal.

Ketua Program Studi MKM FK UII, Dr. dr. Sunarto, M.Kes., menekankan bahwa agenda ini tidak sekadar rekreasi, melainkan bagian dari strategi penguatan karakter komunitas akademik. Menurutnya, membangun tim yang solid serta menjalin keakraban di luar kelas sangat krusial untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Ia meyakini bahwa hubungan yang baik antara mahasiswa dan pengajar akan memicu terciptanya atmosfer pendidikan yang lebih positif dan inspiratif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Rangkaian acara dimulai dengan perjalanan bersama dari kampus menuju lokasi, yang kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas kelompok yang mengedepankan kerja sama tim. Selain aktivitas fisik, para peserta juga mengadakan diskusi santai mengenai isu-isu kesehatan masyarakat terkini serta melakukan refleksi pembelajaran di alam terbuka. Kombinasi antara kegiatan rekreatif dan dialog intelektual ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran sekaligus memperkaya perspektif mahasiswa terhadap tantangan kesehatan di lapangan.

Antusiasme tinggi terpancar dari para peserta, salah satunya dr. M. Fadrin Haryadi, yang menilai kegiatan ini sangat mendidik karena memungkinkan diskusi rencana penelitian secara lebih rileks dengan dosen pembimbing. Menariknya, kegiatan ini juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui kunjungan ke sejumlah UMKM lokal di sekitar lokasi acara. Para peserta diajak mengenal lebih dekat proses produksi kuliner tradisional seperti geblek dan tempe besengek, hingga pengolahan jamu tradisional yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat.

Melalui penyelenggaraan outing ini, MKM FK UII berharap tercipta sinergi yang lebih kuat yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Keakraban yang telah terbangun di Lembah Khayangan diproyeksikan menjadi fondasi penting dalam mencapai visi program studi di masa depan. Agenda ini membuktikan komitmen institusi dalam mendukung kesejahteraan psikologis sekaligus pengembangan karakter mahasiswa secara menyeluruh demi melahirkan tenaga kesehatan masyarakat yang unggul. (Wibowo/Jo)