Dorong Kualitas Riset Global, MKM FK UII Hadirkan Pakar BRIN Bedah Pemanfaatan Big Data

KALIURANG (18/11) — Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas akademik melalui penyelenggaraan kuliah pakar bertajuk “Pemanfaatan Data Sekunder (Big Data) untuk Penulisan Artikel Ilmiah”. Acara yang digelar secara virtual melalui platform Zoom pada Selasa, 18 November 2025 (27 Jumadilawal 1447 H) ini bertujuan membekali mahasiswa dan dosen dengan pemahaman mendalam mengenai potensi besar data sekunder bagi publikasi ilmiah yang berdampak. Inisiatif ini dipandang krusial untuk meningkatkan kualitas riset kesehatan masyarakat di tengah pesatnya transformasi digital.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Agung Dwi Laksono, SKM., M.Kes. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengupas tuntas strategi, peluang, hingga tantangan dalam mengolah data skala besar. Dalam pemaparannya, Dr. Agung menjelaskan metodologi analisis data yang bersumber dari dataset survei nasional, rekam medis elektronik, hingga data administratif kesehatan. Materi yang disajikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga dilengkapi dengan contoh-contoh praktis dan studi kasus nyata untuk memudahkan peserta memahami implementasi big data dalam riset ilmiah.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang mengikuti sesi secara interaktif. Diskusi berkembang dinamis dalam sesi tanya jawab, di mana peserta aktif mengeksplorasi berbagai hal teknis mulai dari prosedur akses sumber data resmi hingga pertimbangan aspek etika penelitian yang sangat penting. Selain itu, teknik analisis yang sesuai menjadi poin krusial yang dibahas agar hasil penelitian yang dihasilkan memiliki akurasi tinggi dan relevansi yang kuat terhadap permasalahan kesehatan terkini.
Dosen MKM FK UII, Dr. dr. Titik Kuntari, M.Kes., menyatakan bahwa kuliah pakar ini merupakan bagian dari langkah strategis program studi untuk terus memacu kualitas publikasi ilmiah mahasiswa dan dosen. Menurutnya, penguasaan pemanfaatan big data adalah kompetensi wajib di era digital untuk menghasilkan penelitian kesehatan masyarakat yang mampu memberikan dampak luas bagi kebijakan publik. Melalui agenda ini, diharapkan civitas akademika FK UII memiliki wawasan baru dan keterampilan teknis yang lebih tajam dalam menyusun artikel ilmiah.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan kuliah pakar ini menjadi pemantik bagi seluruh civitas akademika untuk lebih produktif dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Dengan memanfaatkan potensi data sekunder yang melimpah, hambatan dalam pengambilan data primer dapat diminimalisir tanpa mengurangi kualitas keilmuan dari riset yang dilakukan. Upaya berkelanjutan ini mempertegas visi MKM FK UII dalam mencetak lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan global. (Wibowo/Jo)

