Jamin Kualitas Pendidikan Tinggi, FK UII Gelar Evaluasi Mendalam Hasil Audit Mutu Internal 2026

SLEMAN (22/9) – Menindaklanjuti penyelesaian agenda Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menggelar Rapat Tinjauan Manajemen Sistem Penjaminan Mutu Fakultas (RTM-SPMF) secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin, 21 September 2026.  Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mengukur tingkat pencapaian standar serta efektivitas tata kelola manajerial fakultas.

Rapat penting ini mengundang jajaran pemangku kepentingan lintas periode kepemimpinan di FK UII. Jajaran yang hadir meliputi pimpinan fakultas, jurusan, serta program studi periode 2022–2026 dan periode 2026–2030. Selain itu, jajaran Ketua Departemen, Pengendali Sistem Mutu Fakultas (PSMF), Kepala Divisi, tim auditor AMI, serta perwakilan Badan Penjaminan Mutu (BPM) UII—seperti Kepala BPM Dr. Rina Mulyati, S.Psi., M.Si. dan Kabid AMI Elyza Gustri Wahyuni, S.T., M.Sc.—turut memadati ruang diskusi virtual tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh MC, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan pembuka dari Dekan FK UII, dr. Umatul Khoiriyah, M.Med.Ed., Ph.D. Usai pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sesi utama berupa penyampaian laporan komprehensif Hasil Audit Mutu Internal (AMI) 2026 oleh Dekan. Penyampaian ini menjadi acuan utama dalam memetakan capaian kinerja proses, sasaran mutu, serta area yang masih memerlukan tindakan koreksi.

Dekan FK UII, dr. Umatul Khoiriyah, M.Med.Ed., Ph.D. saat menyampaikan sambutan

Dalam pembahasan RTM-SPMF ini, terdapat sejumlah pokok bahasan utama yang dievaluasi secara mendalam. Selain pemaparan hasil AMI, rapat membedah evaluasi umpan balik pengguna/pelanggan, pencapaian target sasaran mutu unit, hingga penanganan tindakan pencegahan dan koreksi atas temuan audit. Tidak hanya itu, peserta juga meninjau tindak lanjut rekomendasi RTM periode sebelumnya serta mengantisipasi berbagai perubahan regulasi eksternal maupun internal yang berpotensi memengaruhi Sistem Penjaminan Mutu di FK UII.

Sesi rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif mengenai Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dipimpin langsung oleh Dekan. Pada sesi ini, para pimpinan departemen dan unit kerja merumuskan rekomendasi perbaikan yang konkret serta menetapkan skala prioritas langkah penyempurnaan. Seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk mengawal hasil rekomendasi agar dapat diimplementasikan secara terukur.

Melalui pelaksanaan RTM-SPMF AMI 2026 ini, FK UII menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi atas pelaksanaan, Pengendalian (pelaksanaan) dan Peningkatan) secara berkelanjutan. Sinergi antar pemegang amanah, baik periode sebelumnya maupun pimpinan baru diharapkan mampu menjaga kesinambungan mutu tata kelola institusi. Langkah ini sekaligus menjadi pijakan kokoh bagi FK UII dalam mempertahankan standar pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu, akuntabel, dan berdaya saing global.

Foto bersama peserta RTMF FK UII. (Jo)