Menjadi Muslimah Sejati selalu Mencerminkan Kecantikan Hati

Foto Wibowo : Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK (tengah) berfoto bersama dengan Asma Nadia beserta panitia dalam acara Seminar Kemuslimahan di Auditorium Perpustakaan Pusat Lantai 2 Universitas Islam Indonesia, Sabtu, 3 Januari 2015 / 12 Robi’ul Awal 1436 H.

 

Kaliurang (UII News) – Menjadi muslimah sejati memang tidak mudah. Muslimah sejati ibarat permata, dibentuk di bawah kuatnya tekanan hingga akhirnya menjadi batu yang sangat indah. Menjadi seorang muslimah sejati memang penuh dengan rintangan dan ujian, tetapi ketika semua sudah terlewati insyaAllah kemuliaan yang didapat tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat.

Hal itu disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Hj. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Kemuslimahan Wilayah 4 Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran (FULDFK)  DIAMOND  (Dunia Indah, Akhirat Memukau, Moeslimah Intan Dunia) 2015, di Auditorium Perpustakaan Pusat Lantai 2 Universitas Islam Indonesia, Sabtu, 3 Januari 2015 / 12 Robi’ul Awal 1436 H, yang dihadiri oleh delegasi dari FULDFK wilayah Jawa Tengah, DIY dan sebagian Kalimantan.

Menurut dokter Linda, Wanita islam atau yang lebih dikenal dengan sebutan muslimah saat ini jumlahnya memang banyak namun tidak semua muslimah itu adalah benar-benar muslimah. Sebab, muslimah sejati bukanlah sosok wanita yang hanya sekedar berparas cantik, berpendidikan tinggi dan mengaku islam tetapi sosok wanita yang benar-benar beriman kepada Allah.

“Karena, muslimah yang beriman akan selalu mematuhi apa yang diperintahkan Allah SWT dan menjauhi apa yang dilarangNya. Karena inilah, seorang muslimah sejati akan selalu mencerminkan kecantikan hati”, ungkapnya.

Sementara itu selaku Koordinator Sie Acara, Mahdea Kasyiva’2012saat di ruang Dekanat FK UII memebnarkan bahwa acara ini hadiri oleh 200 peserta yang berasal dari FULDFK wilayah Jawa Tengah, DIY dan sebagian Kalimantan, yaitu Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin; Universitas Mulawarman; Universitas Islam Sultan Agung; Universitas Muhammadiyah Semarang; Universitas Diponegoro; Universitas Soedirman; Universitas Muhammadiyah Surakarta; Universitas Negeri Sebelas Maret; Universitas Muhammadiyah Yogyakarta; Universitas Gadjah Mada; Universitas Islam Indonesia; dan Universitas Kristen Duta Wacana.

“Untuk melaksanakan amanah tersebut, Center for Medical Islamic Activities atau sering disebut CMIA FK UII merupakan salah satu Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran UII,  bekerjasama dengan KODISIA (Korps Dakwah Universitas Islam Indonesia) yang merupakan lembaga dakwah kampus di bawah naungan DPPAI (Dewan Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam) yang merupakan sebuah dewan pendidikan yang bertugas mengurusi tentang pembinaan dan pengembangan agama islam yang ada di UII”, katanya.

Lebih lanjut, Dea menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan inspirasi menjadi muslimah yang sesungguhnya, membawa perubahan yang positif dalam kehidupan para muslimah, mencetak muslimah yang cerdas secara spiritual, sosial dan intelektual.

Panitia juga menghadirkan salah satu pemateri nasional, dan seorang penulis buku terkenal yaitu Asma Nadia memberikan motivasi kepada peserta untuk dapat menjadi muslimah yang dapat membagi waktunya dengan baik dalam kehidupannya, seperti spiritual, karir, keluarga, cita-cita, dan kehidupan sosial. Wibowo