Cetak Dokter Berjiwa Wirausaha, FK UII Terunkan Mahasiswa ke Klinik Mitra Lewat Field Trip Healthcare Entrepreneurship

SLEMAN (30/7) – Pembelajaran manajemen medis di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) tidak berhenti pada pemahaman teori di ruang kuliah. Untuk memberikan pengalaman kontekstual yang nyata, FK UII menggelar Field Trip Blok Elektif Healthcare Entrepreneurship pada 23 dan 29 Juli 2026. Seluruh mahasiswa peserta blok diterjunkan langsung ke sejumlah klinik mitra guna mengeksplorasi praktik tata kelola bisnis layanan kesehatan dari para pelaku usaha medis secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi empat kelompok dan disebar ke fasilitas kesehatan dengan spesialisasi yang beragam. Lokasi tersebut meliputi Klinik Yayasan Jamaah Haji Manisrenggo, Klinik Sido Medika, Klinik Khitan Space, dan Jogja Sports Clinic. Keragaman karakteristik fasilitas kesehatan ini sengaja dipilih agar calon dokter dapat membandingkan berbagai strategi manajemen, fasilitas, hingga model inovasi layanan yang diterapkan oleh tiap-tiap klinik.
Istimewanya, setiap kelompok didampingi langsung oleh owner atau pemilik klinik yang bertindak sebagai Dosen Pembimbing Klinik. Kehadiran para pemilik ini memberikan akses informasi berharga bagi mahasiswa untuk mendalami proses operasional harian, perancangan rencana masa depan, hingga tantangan mempertahankan daya saing klinik di tengah dinamika industri kesehatan.

Selama kegiatan observasi, mahasiswa dibekali log book terstruktur sebagai panduan inventarisasi data. Calon tenaga medis ini aktif menggelar wawancara mendalam bersama pemilik klinik guna membedah profil lembaga, strategi promosi, hingga penentuan program kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Pendekatan ini melatih mahasiswa agar mampu menerjemahkan visi manajerial menjadi program layanan yang bernilai tinggi.
Melalui wawancara dan pengamatan langsung, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai penanganan medis, tetapi juga cara membangun kepercayaan publik. Data yang dihimpun dalam log book kemudian disusun secara sistematis sebagai bahan refleksi komprehensif. Sesi ini menjembatani konsep healthcare entrepreneurship yang diajarkan di kelas dengan kondisi nyata di lapangan.
Penguatan metode experiential learning ini menegaskan komitmen FK UII dalam memperluas wawasan akademis mahasiswanya. Melalui interaksi bersama para pengelola klinik, FK UII optimistis dapat mencetak lulusan dokter yang tidak hanya unggul secara akademis dan klinis, tetapi juga memiliki kejelian wirausaha, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan merancang layanan kesehatan masa depan yang responsif bagi masyarakat. (Irfan/Jo)

