Tingkat Kekambuhan Mengenai Program Aseskin pada Kepala Desa di Kabupaten Sleman

  • Diposkan oleh
TINGKAT PENGETAHUAN MENGENAI PROGRAM ASKESKIN PADA KEPALA DESA DI KABUPATEN SLEMAN
 
Perubahan kehidupan ditandai dengan perubahan lingkungan yang cepat dengan kemajuan teknologi informasi yang menuntut kepekaan dalam merespon perubahan yang terjadi agar tetap eksis dalam kehidupan persaingan yang global. Dengan  makin  meningkatnya  tingkat  pendidikan,  status  sosial,  ekonomi masyarakat dan perkembangan IPTEK, perubahan pola penyakit, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, membuat para kepala desa senantiasa dituntut untuk memiliki inisiatif dalam memberikan pelayanan sesuai dengan yang diinginkan masyarakat. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan hidup sehat  membawa  dampak  bertambah  pula jumlah  pelayanan  kesehatan  yang dihadapi dalam usaha jasa pelayanan kesehatan dan menambah persaingan. Upaya untuk mencegah terjadinya penurunan pemanfaatan jasa pelayanan kesehatan, maka  kepala  desa  harus  menggunakan  manajemen  pengetahuan  untuk meningkatkan pengetahuannya tentang kualitas layanan program ASKESKIN yang ada. Aplikasi pengetahuan yang ada  di kepala desa pada saat ini masih merupakan  aplikasi  yang  sederhana,  yaitu  pengetahuan  (knowledge) hanya digunakan untuk memfasilitasi distribusi informasi saja, hanya pada lingkup tugas dan  pekerjaan,  peningkatan  pengetahuan  masyarakat  terhadap  kesehatan, pengelolaan pengetahuan perubahan lingkungan masyarakat, pendukung dalam pengambilan  keputusan,  informasi  perkembangan  pola  penyakit,  sharing
pengetahuan atau pendukung dalam inovasi pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai program ASKESKIN pada kepala desa di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan  penelitian  semi  kuantitatif  dengan  pendekatan  deskriptif   dan dilakukan dengan metode cross sectional (survei).

Pembimbing Utama
dr. Sunarto, M.Kes                                                            

Pembimbing Pendamping
dr. Titik Kuntari