RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga Lahan Praktek DM FK UII

  • Diposkan oleh
 Saat prosespengucapan Janji Dokter Muda dan Penandatanganan Naskah di Wakili Oleh Yemi Merianti, S.Ked dihadapan Dekan dr. Isnatin Midiyah, M.Kes, Rektor UII, Prf.Dr.Edy Suandi Hamid, M.Ec dan Direktur RSUD Goetheng, dr. Nonot Mulyono, M.Kes

Kedokteran (UII News) – Kurikulum FK UII terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pertama  Sarjana Kedokteran (.S.Ked) dan tahap kedua yaitu pendidikan klinik (dokter). Bagi mahasiswa FK UII yang telah menyelesaikan tahap pertama dan meraih gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) atau dokter muda  diwajibkan mengikuti tahap berikutnya yaitu pendidikan klinik. Pendidikan klinik ini akan dilakukan oleh para dokter muda FK UII selama dua tahun di berbagai rumah sakit mitra FK UII Yogyakarta.

Selama proses di Rumah Sakit inilah maka para dokter muda FK UII akan mendapatkan berbagai macam kasus penyakit yang dipelajari dari para pasien sesungguhnya, serta mendapatkan pengalaman cara menangani pasien dari para dokter pembimbing di rumah sakit, melatih kemampuan berkomunikasi, menjalin kerjasama  dengan dokter muda dari berbagai Fakultas Kedokteran di Indonesia serta meningkatkan pemahaman tentang pengetahuan, ketrampilan serta perilaku sikap profesionalisme seorang dokter.

Untuk memahamkan hal tersebut,  kepada para dokter muda yang akan ditempatkan di rumah sakit maka Fakultas Kedokteran UII mewajibkan bagi para dokter mudanya untuk mengucapkan janji untuk mengingatkan agar selalu menjaga nama baik diri sendiri, pasien beserta keluarganya, rumah sakit yang ditempati, puskesmas, dan lahan praktek lainnya serta nama baik UII sebagai almamaternya. Kegiatan ini di berinama Janji Dokter Muda, kegiatan ini adalah sebuah rutinitas yang dirancang FK UII setiap kali akan mengirimkan para mahasiswanya untuk menempuh pendidikan klinik.

Periode April 2012 ini, Janji Dokter Muda diikuti oleh 62 orang, yang diselenggarakan pada hari Kamis, 19 April 2012 di Auditorium KH. Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Dalam kegiatan ini FK UII untuk pertama kalinya menggunakan RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga sebagai lahan praktek bagi mahasiswa pendidikan kliniknya, sehingga menghadirkan dr. Nonot Mulyono, M.Kes selaku Direktur RSUD RS Goetheng Tarunadibrata Purbalingga untuk duduk di podium bersama Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec dan Dekan FK UII, dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes  sebagai saksi pengucapan janji, serta memberikan sambutan dan menerima dokter muda FK UII mengikuti pendidikan di Rumah Sakit yang dipimpinnya.
 

Mengawali sambutannya Dekan FK UII, dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes mengucapkan selamat atas capaian mahasiswa FK UII yang telah menempuh tahap pertama yaitu Sarjana Kedokteran (S.Ked) atau memasuki pendidikan baru sebagai dokter muda yang akan dikirim di rumah sakit pendidikan mitra FK UII seusai mengucapkan lafas Janji Dokter Muda.

“Untuk mengucapkan lafas Janji Dokter Muda seperti ini sangat tidak mudah, syaratnya harus lulus tahap pertama pendidikan sarjana atau menyandang gelar S.Ked, kemudian harus  lulus ujian predik yang prosesnya sangat panjang,  melelahkan lahir dan batin, serta mengunakan metode baru yaitu ujian OSCE, memang ujian ini berbeda sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, ini merupakan perubahan untuk mengikuti pola Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang akan menggunakan OSCE juga”, jelasnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa untuk pertama kali nya FK UII mengirimkan peserta pendidikan klinik di RS Goetheng Tarunadibrata Purbalingga, untuk itu mohon kepada Direktur dr.Nonot Mulyono, M.Kes bisa menerima serta membimbing dan mengarahkan sesuai dengan aturan di RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga, dan berharap seluruh dokter muda FK UII agar mematuhi aturan-aaturan tersebut, pintanya.

Sementara itu dr.Nonot Mulyono, M.Kes selaku Direktur RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga menyambut baik dan mengucapkan terima kasih karena telah mempercayakan RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga sebagai salah satu lahan praktek bagi dokter muda FK UII.

“Kepercayaan ini merupakan sebuah tanggungjawab tidak ringan bagi kami, karena kita menjadi yang berperan dalam proses terbentuknya dokter yang berkualitas, berakhlakul karimah, serta menjadikan dokter yang menjadi dambaan keluarga, masyarakat maupun bangsa, oleh karena itu kami seluruh jajaran dari RSUD  Goetheng Tarunadibrata Purbalingga merasa berkewajiban untuk mempersembahkan yang terbaik untuk mencapai tujuan tersebut”, demikian sambutnya.

Sedangkan Rektor UII, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec mengingatkan kepada para dokter muda FK UII bahwa janji dokter muda tidak hanya sekedar sebagai rangkaian  proses menuju pendidikan klinik namun sebagai wujud implementasi catur darma UII yang teridiri dari pendidikan, penelitian, pengabdian dan dakwah, sehingga selama di rumah sakit tentunya para dokter muda mengimplementasikannya.

“Selama di rumah sakit pedidikan, tentunya para dokter muda akan mengimplementasikan ilmu yang didapatkannya selama ini kepada pasien, tentunya sesuai dengan kapasitasnya sebagai dokter muda dengan dibantu  para pembimbing di Rumah Sakit di RS Goetheng Tarunadibrata Purbalingga, selain itu saya mengingatkan agar para dokter muda betul-betul membawa nama baik Universitas Islam Indonesia, jangan sampai muncul kesan tidak baik ketika dilapangan, yang pada akhirnya akan mengena pada UII juga”, demikian pesannya. Wibowo