Mahasiswa Kedokteran Ikuti Seminar Sindrom Metabolik di AMSW, Surabaya

Mahasiswa Kedokteran Ikuti Seminar Sindrom Metabolik di AMSW,  Surabaya

        Kaliurang (UII News) – Mahasiswa Kedokteran UII mengikuti seminar dan sosialiasai kepada masyarakat tentang sindrom metabolik. Sindrom metabolik sangat berkaitan dengan berbagai factor resiko yang mempengaruhi terjadinya penyakit gangguan jantung dan pembuluh darah (Kardiovaskuler).

        Hal tersebut disampaikan oleh Fanana Firdausi mahasiswi Kedokteran UII angkatan 2014 saat mengikuti acara Airlangga Medical Scientifik  Week (AMSW) 2016 yang diselenggarakan pada 13-18 Dzulhijah 1437 H/15-18 September 2016 di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya yang diikuti oleh delegasi mahasiswa Kedokteran seluruh Indonesia.

        Menurut Fanana, dalam kegiatan ini seluruh peserta dari mendaptakan pemahaman tentan tiga penyakit penyumbang kematian terbesar di Indonesia, diantaranya adalah obesitas, diabetes dan hipertensi.

        Lebih lanjut dijelaskan oleh Fanana, sindrom metabolic merupakan kondisi terjadinya beberapa hal seperti peningkatan tekanan darah, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh disekitar pinggang, serta peningkatan kadar kolesterol yang tidak biasa. Jika hal itu terjadi bersamaan  maka bisa meningkatkan resiko penyakit.

        Selatelah mendapatkan seminar, selanjutnya seluruh peserta yang dibagi beberapa kelompok, selanjutnya memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di Tugu Pahlawan Surabaya dengan menggunakan poster.

Mengikuti seminar dengan tema New Research to Empower Nation’s Health dengan materi  yang disampaikan adalah diabetic foot, diabetes and dyslipidemia in metabolic syndrome, nutritional disorde, obesity and metabolic syndrome, emergency of cardiovasvulatrisk in metabolic syndrome, dan herbal medicine in diabetes mellitus menjadikan Fanana Firdaus Mahasiswi FK UII 2014 beserta mahasiswa Kedokteran se Indonesia lainnya merasa penting untuk memahami tentang gangguan metabolic pada manusia.

“Materi yang disampaikan semakin memantapkan pengetahuan saya setelah melalui blok 2.6 gangguan metabolik. Mengikuti seminar ini juga semakin membuat saya sadar bahwa profesi yang akan saya jalani mendatang adalah sebuah profesi yang menuntut keseriusan dan sifat hati-hati saya dalam menjalaninya kelak.”, katanya. Wibowo/Tri