,

Mahasiswa Kedokteran Borong Prestasi di IMSF Malang

Mahasiswa Kedokteran Borong Prestasi di IMSF Malang

Mahasiswa Kedokteran Borong Prestasi di IMSF Malang

        Kaliurang (UII News) – IMSF adalah Islamic Medical Science Festival, event yang diselenggarakan di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang diikuti oleh seluruh lembaga dakwah Fakultas Kedokteran seluruh Indonesia.

        Hal tersebut disampaikan oleh Mohamad Rahman Suhendri, mahasiswa Kedokteran angkatan 2014 setelah mengkuti acara IMSF ke-8 yang diselenggarakan pada hari Jumat-Ahad, 23-25 September 2016 / 21-23 Dzulhijah 1437 H bersama ketiga temannya

        Menurut Rahman, IMSF8 sendiri merupakan event nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Indonesia. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan minat mahasiswa guna menggali korelasi antara islam dan ilmu kedokteran modern. Adapun cabang yang diperlombakan pada tahun ini meliputi karya tulis ilmiah, essay ilmiah, poster ilmiah, dan tahfidzul qur’an beserta maknanya kategori 1 juz dan 2 juz.

        Lebih lanjut dijelaskan Rahman yang menceritakan bahwa dengan izin Allah, keempat kontingen UII meraih prestasi yang membanggakan, diantaranya Asyam Syafiq Hasbullah sebagai juara 1 tahfidzul qur’an kategori 1 juz ikhwan, Farida Rahmatika sebagai juara 1 tahfidzul qur’an kategori 2 juz akhwat, Mohamad Rahman Suhendri sebagai juara 3 essay ilmiah. Selain itu meski tidak masuk kategori juara, Fathimah Az Zahra dan Mohamad Rahman Suhendri berhasil meraih posisi 1st runner up(peringkat 2) tahfidzul qur’an kategori 1 juz akhwat dan 1st runner up tahfidzul qur’an kategori 2 juz ikhwan. Seandainya ada kategori juara umum, maka gelar tersebut diberikan kepada FKUII, katanya.

        “Alhamdulillah, usaha kami membuahkan, tidaklah pencapaian yang kami dapatkan melainkan atas kehendak dan izin Allah, kami telah mengusahakan yang terbaik yang bisa kami lakukan, semoga pencapaian ini bisa menginspirasi mahasiswa lain untuk meningkatkan potensi diri terutama dalam bidang keilmiahan dan Al Qur’an”, kesan Mohamad Rahman Suhendri. Wibowo/Tri