Karakteristik Apendisitis Akut di RUSD Sleman

  • Diposkan oleh
KARAKTERISTIK APENDISITIS AKUT
DI RSUD SLEMAN
PERIODE JANUARI 2008 – DESEMBER 2009
 
Apendisitis akut merupakan salah satu penyebab dari akut abdomen dan beberapa indikasi untuk dilakukan operasi abdomen kegawatdaruratan. Insidens apendisitis akut di Indonesia menempati urutan tertinggi di antara kasus kegawatan abdomen. Apendisitis akut umumnya penyakit pada usia belasan dan awal 20-an dengan penurunan setelah usia 30 tahun. Mengetahui distribusi penderita apendisitis akut berdasarkan jenis kelamin, usia, manifestasi klinis, dan angka lekosit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non analisis.
 
Pengumpulan data dilakukan secara cross sectional study non eksperimental dengan metode retrospektif melalui data dari rekam medis pasien apendisitis akut di RSUD Sleman. Dari 186 orang pasien apendisitis akut di RSUD Sleman pada periode Januari 2008-Desember 2009 : pasien dengan jenis kelamin pria 45,10%, dan wanita 54,80%. Pasien usia 0-10 tahun 13,90%, usia 11-20 tahun 24,10%, usia 21-30 tahun 20,90%, usia 31-40 tahun 14,50%, usia 41-50 tahun 16,60%, usia 51-60 tahun 6,40%, usia 61-70 tahun 2,10%, usia 71-80 tahun 1,00%. Pasien dengan manifestasi klinis nyeri perut kanan bawah 96,70%, mual 26,80%, muntah 19,80%, demam 19,35%, nyeri tekan Mc Burney (36,50%), rebound tenderness 3,20%, tanda rovsing 8,60%, tanda psoas 17,70%, tanda obturator 12,90%, tidak ada gejala 1,00%. Pasien dengan angka lekosit normal 50,00%, leukositosis 47,80%, tidak diperiksa 2,10%. Pasien apendisitis akut lebih banyak terjadi pada wanita, berusia 11-30 tahun.
 
Gejala yang biasa muncul adalah nyeri perut kuadran kanan bagian bawah, mual, muntah, dan demam. Pada pemeriksaan fisik pasien didapatkan nyeri tekan Mc Burney, tanda psoas, rebound tenderness, rovsing, dan obturator. Adapun pada pemeriksaan angka lekosit terjadi lekosit normal pada pasien apendisitis akut.
Kata kunci : apendisitis akut, karakteristik apendisitis akut, usia dewasa.
 
Penulis :
Marisa Sahara
 
Pembimbing :
dr. Adam Suyadi, MM, Sp.B.