Insya Alloh, Tahun 2015 FK UII Siap Buka Prodi Baru Setara Spesialis

  • Diposkan oleh

Kaliurang (UII News) – Dengan penguatan pelayanan primer melalui pendidikan dokter layanan primer di negara-negara lain dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan. Oleh karena itu, FK UII yang dijelaskan pemerintah melalui undang-undang pendidikan kedokteran kemudian menetapkan adanya pendidikan dokter layanan primer yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran yang terakreditasi A, termasuk FK UII dan FK berakreditasi B yang di tunjuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK saat memberikan sambutan dalam acara Seminar “Dokter Layanan Primer  sebagai Solusi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Indonesia” yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 Januari 2015 atau 03 Robiul Akhir 1436 H di Auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman, DIY yang diikuti oleh 850 peserta.

Menurutnya,dengan adanya prodi baru di FK UII, diharapkan dokter-dokter layanan primer akan meningkat kompetensinya dalam melayani pasien baik dalam berkomunikasi, memandang pasien secara lebih holistic (memandang aspek biopsikososiokulturanlnya), dan memberi penatalaksanaan penyakit secara lebih komprehensif yaitu meliputi aspek pencegahan, penatalaksanaan, dan rehabilitasi. “Rencananya FK UII akan membuka prodi baru DLP setara dengan spesialis ini pada tahun 2015 ini”, katanya.

Sementara itu selaku panitia Seminar, dr. Maftuhah Nurbeti, MPH menjelasakan Seminar ini diselenggarakan dalam rangka milad FK UII dan sebagai wahana sosialisasi kebijakan baru program Dokter Layanan Primer. Lebih lanjut dijelaskan dokter Beti, dalam seminar ini FK UII menghadirkan para pembicara antara lain Direktur BUK Dasar Kementrian Kesehatan RI (drg. Kartini Rustandi, M.Kes), BPJS Kesehatan (dr. Ari Dwi Aryani), Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG (K) dari PB IDI, dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D (National Board DLP Indonesia) dan dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK (Dekan FK UII).

“Diharapkan dengan acara seminar ini, dokter-dokter, Kepala Puskesmas, mengetahui dan mendukung kebijakan DLP ini agar masyarakat Indonesia dapat mencapai derajat kesehatan yang lebih baik dengan meningkatnya kompetensi dokter, setara dengan negara-negara lain yang telah menerapkan”, demikian harapan dokter Beti. Wibowo