Dosen Mikrobiologi FK UII Ikuti PIT 2017 di Padang

word-image

 

Caption : Dr. dr. Farida Juliantina Rachmawaty, M.Kes, nomor dua dari kiri saat berfoto dengan sejawatnya dalam acara PIT 2017 9photo Wibowo/istimewa).

Kaliurang (UII News) – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) mengikuti Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Perhimpunan Ahli Mikrobiologi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh delegasi FK UII dari Departemen Mikrobiologi FK UII yaitu Dr. dr. Farida Juliantina Rachmawaty, M.Kes sepulang mengkuti acara Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) yang diselenggarakan yang berlangsung di Pangeran Beach Hotel Padang pada hari Kamis – Sabtu, 22 -24 Muharom 1439 H / 12 -14 Oktober 2017 yang diikuti oleh para ahli Mikrobiologi se Indonesia.

Menurut dokter Farida, dalam acara tersebut, Ia membawa makalah yang berjudul “Optimasi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) sebagai Antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus”.

Kegiatan berlangsung mulai tanggal 12-14 Oktober 2017. Hari pertama merupakan kegiatan workshop sedang hari ke-2 dan ke-3 merupakan kegiatan simposium. Kegiatan yang diikuti oleh peserta di sebagian besar wilayah Indonesia ini mengetengahkan beberapa informasi terkini. Di antaranya adalah tingginya kasus resistensi bakteri di berbagai center rumah sakit, terutama di ICU yang memerlukan koordinasi secara komprehensif.

“Di sisi lain posisi kasus TB Indonesia di dunia yang menjadi peringkat ke-2 setelah sebelumnya membaik pada peringkat ke-5. Ada juga beberapa penemuan baru yang perlu diketahui seperti adanya rak magnetik yang digunakan pada proses isolasi DNA,.”, kata dokter Farida.

Ditambahkan lagi bahwa dengan menggunakan rak magnetik tersebut pemisahan antara supernatan dan pelet tidak perlu menggunakan sentrifuse. Namun cukup dengan meletakkan pada rak magnetik yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga suspensi dalam microtube yang akan diperiksa secara otomatis akan terpisah menjadi pelet dan supernatan.

Teknologi baru yang juga sedang dikembangkan adalah untuk diagnosis tuberlulosis. Beberapa tahun terakhir diagnosis TB secara cepat dapat dilakukan dengan menggunakan gen expert saat ini dikembangkan TB Lamp.

Pada kesempatan ini doker Farida berkesmpatan mendapatkan hadiah berupa jam couple merk Alexander Christy karena dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Wibowo