DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT SARAF

Fakultas Kedokteran Universits Islam Indonesia

 

Sejarah Departemen Ilmu Penyakit Saraf  FK UII

Departemen Saraf FK UII didirikan pertama kali pada tahun 2001 bersamaan dengan berdirinya FK UII. Departemen saraf  pertama kali dipimpin oleh dr. Islamil Setyopranoto, Sp. S pada tahun 2001 dan dibantu oleh dr. Abdul Ghofir Sp.S. Dekan pertama FK UII juga dari departemen saraf Prof. Rusdi Lamsudin, Sp.S (K), M.Med.Sc. Salah satu senior di Departemen Saraf adalah dr. Soeharso, Sp.S (alm). Pada masa pendirian Departemen Saraf masih berfokus pada kegiatan praktikum dan pendidikan dalam penyusunan kurikulum blok dan pengajaran dalam kuliah pakar. Penelitian dan pengabdian belum banyak dilakukan dan hanya sebatas penelitian untuk KTI mahasiswa.

Kepemimpinan di Departemen Saraf dilanjutkan oleh dr. Agus Taufiqurohaman, M.Kes, Sp.S. Sekaligus beliau sebagai Ketua PP Muhammadiyah.

Profil Departemen Ilmu Penyakit Saraf

Departemen Ilmu Penyakit Saraf adalah bagian dari departemen klinik yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Departemen ini menguatkan keunggulan dan kualitas akademik baik di tahap sarjana kedokteran maupun pendidikan klinik. Pembelajaran di bidang ilmu penyakit saraf bagi mahasiswa dilaksanakan secara terpadu karena Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning, dan tidak melupakan peningkatan kualitas dan kuantitas dakwah Islamiyah.

Tujuan pengajaran ilmu penyakit saraf, untuk menguatkan kualitas akademik mahasiswa. Hal ini dilakukan dengan memasukkan materi dasar ilmu penyakit saraf (anatomi, fisiologi, patofisiologi, daftar penyakit sesuai SKDI) dalam kegiatan blok pada tahap sarjana kedokteran dan dalam stase saraf bagi mahasiswa pendidikan klinik. Kegiatan ini terdiri dari kuliah pakar, tutorial, keterampilan medik, bimbingan persiapan klinik dokter muda, ujian tahap pendidikan klinik sesuai kaidah assesmen, pembimbingan persiapan UKMPPD, supervisi pembelajaran di rumah sakit pendidikan.

Selain kegiatan tersebut, departemen ilmu penyakit saraf juga menguatkan bidang ilmiah dengan pembimbingan penelitian mahasiswa KTI, penelitian untuk staf departemen ilmu penyakit saraf Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, publikasi ilmiah, menjadi peserta dan presentan pada kegiatan pertemuan ilmiah. Kegiatan terbaru dari bagian ilmu penyakit saraf, diantaranya :

  1. Mengikuti pertemuan Temu Ilmiah Geriatri sekaligus menjadi presentan poster penelitian hubungan Diabetes Mellitus tipe 2 dengan kejadian gangguan kognitif
  2. Menjadi peserta Pertemuan Ilmiah Nasional PERDOSSI 2016
  3. Menjadi pembicara serta peserta Pertemuan Ilmiah Jogja Clan 2016 dengan materi Cerebrovascular Disease
  4. Menjadi pembicara symposium dan workshop kasus-kasus Neurologi baik regional maupun nasional
  5. Menjadi pembicara CME FK UII dengan materi Cerebrovascular Disease
  6. Menjadi pembicara Pertemuan Ilmiah PERDOSSI JakNews 2016
  7. Menjadi pembicara CME FK UMS 2016 dengan materi Cerebrovascular Disease
  8. Publikasi ilmiah melalui JKKI mengenai Sturge Weber Syndrome
  9. Mengikuti Hibah Penelitian FK UII 2016

Staf Departemen Ilmu Penyakit Saraf

dr. Agus Taufiqurrahman, M.Kes, Sp.S

Prof. Dr. dr. H. Rusdi Lamsudin, M.Med.Sc, Sp.S (K)

dr. Fery Luvita Sari

dr. Arief Widijatno, Sp.S

dr. Dinik Wuryani, Sp.S

dr. Pitojo Tjatoer Rijanto, Sp.S

dr. Tri Hastuti Hendrayani, M.Kes., Sp.S., MMR

Dokumen

Proker Saraf
Proker Saraf
15-Sasaran Mutu Unit Baru Departemen Saraf