DEPARTEMEN ILMU KEDOKTERAN FORENSIK dan MEDIKOLEGAL

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Profil Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal

Forensik adalah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang Uji Eksklusif Kebapakan, Delik Kesusilaan, abortus, infanticide, Psikiatri Forensik, Identifikasi Forensik, Toksikologi Forensik, TKP (tempat kejadian perkara) dan Ekshumasi (pembongkaran jenazah), Surat kematian dan surat keterangan medis lainnya, Pemeriksaan medis lengkap pada jenazah forensik untuk kepentingan peradilan, Ballistik, Traumatologi, Tanatologi dan sebab kematian, Visum et Repertum dan Hukum kedokteran serta peraturan perundangundangan.

Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal FKUII mengembangkan pendidikan, pengajaran dan penelitian. Pengajaran ilmu kedokteran forensik bagi mahasiswa sarjana kedokteran dilaksanakan secara terpadu karena Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menggunakan metode pembelajaran Problem Based Learning. Metode pembelajaran ilmu kedokteran forensik tidak hanya dilaksanakan dengan kuliah tetapi juga praktikum dan diskusi tutorial.

Tujuan pengajarannya dalam hal ini di antaranya adalah mengajarkan tentang pendekatan komprehensif dalam penanganan kasus kesehatan tidak hanya menyangkut masalah medis dan komplikasinya namun juga menyangkut legal formal aspek pertimbangan sosiokultur ekonomi spiritual dan aspek etik medikolegalnya yang melibatkan banyak pihak terutama dalam kasus forensic klinis dan forensik patologis.

Pembelajaran Forensik dan medikolegal didapatkan mahasiswa melalui kegiatan praktikum, kuliah pakar, ketrampilan medik, sidang semu dan diskusi tutorial yang terintegrasi dalam system blok tahap S1 dan tersebar dalam blok gangguan pertumbuhan (2.4), blok trauma dan injury (2.5), blok degeneratif (2.6), blok kehamilan dan organ reproduksi (3.1), blok kegawatdaruratan (4.2) dan blok komprehensif klinik (4.3) pada KBK 2011 serta kepaniteraan klinik selama 3 minggu. Demi menunjang terlaksananya kegiatan pembelajaran departemen praktikum DNA terintegrasi dalam blok 2.4 bersama lab biokimia FK UII. Untuk pembelajaran deskripsi luka dan pembuatan visum maupun dokumen medikolegal mahasiswa dikenalkan saat ketrampilan medik dan diulang lagi saat menjalani kepaniteraan klinik untuk penanganan kasus hidup dan mati di RS afiliasi yaitu di RS Bhayangkara Semarang dan RS Moewardi Solo. Dalam waktu dekat juga akan dibuka RS afiliasi baru yaitu di RS Bhayangkara Polda DIY.

Dalam bidang penelitian departemen forensik pada tahun tahun terakhir ini lebih fokus penelitian di sidik jari sebagai alat identifikasi dan alat bantu diagnostik, kualitas visum et repertum klinis dan strategi memperbaiki pembelajaran untuk meningkatkan kualitas visum para dokter layanan primer. Dalam bidang pengabdian masyarakat, staf forensik FKUII sudah beberapa kali menjalin kerjasama dengan RS, puskesmas dan masyarakat di wilayah Sleman, untuk menjadi narasumber dalam peningkatan kualitas penulisan visum dan pemahaman pentingnya pemeriksaan forensik dan dokumen medikolegal.

Untuk informasi dan keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi :

Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia

Jl. Kaliurang Km 14,5 Yogyakarta 55584

Telepon : (0274) 898580 ext 2060

Fax : (0274) 898580 ext 2007

Dokumen
Pencapaian WT-FORENSIK
Proker IKF 2017
Sasaran Mutu Unit Baru Departemen IKF