Apa Salahnya Mulai Berwirausaha?

socialpreneurship

Yogyakarta, FK UII – Di era globalisasi ini, mencari tambahan penghasilan bisa dilakukan di berbagai bidang dan berbagai hal, bahkan kebiasaan dan hobi sehari-hari pun bisa juga mendatangkan uang. Salah satu cara yang sudah tidak asing lagi di telinga kita yaitu dengan berwirausaha. Banyak orang yang mengaku enggan untuk mendirikan sebuah usaha, ada berbagai macam alasan yang tercurah, seperti memerlukan banyak modal, tidak tahu caranya, hingga takut apabila suatu saat nanti harus menanggung kerugian yang melebihi modal awal. Padahal tidak semua usaha memerlukan modal besar dan sulit untuk dilakukan.

Oleh karena itu, guna meningkatkan potensi pengusaha dadi bidang pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran UII mengadakan “Seminar & Workshop Socioentrepreneurship untuk Profesi Kesehatan”. Acara yang diselenggarakan di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito lantai 3 Timur ini, dibagi menjadi dua bagian yaitu Seminar “Socioentrepreneurship untuk Profesi Kesehatan” dan Workshop “Penyusunan Studi Kelayakan Klinik dan Penyusunan Business Rencana Bisnis Klinik” yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, 26-27 Dzulka’idah 1438 H / 19-20 Agustus 2017 pukul 07.00-15.00 WIB.

Seminar diawali dengan Panel 1 bersama dr. Bambang Edy, M.Kes, Sp.A., sebagai moderator. Tentu bukan hanya itu saja, seminar ini juga membahas berbagai pembahasan yang menarik bersama para expert yang tidak perlu lagi diragukan wawasan serta pengalamannya. Dilanjutkan dengan “Pemberdayaan Masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan di Era JKN: Testimoni” yang disampaikan oleh Dr. dr. Sagiran, Sp.B-KL, M.Kes., mengenai. Lalu dr. Linda Rosita, M.kes, Sp.PK selaku Dekan Fakultas Kedokteran UII, menyampaikan “Penyiapan SDM Kesehatan dalam Era JKN”. Sesuai dengan materi yang disampaikan oleh dr. Linda, SDM (Sumber Daya Manusia) merupakan salah satu aspek penting dalam membangun suatu wirausaha, terutama di bidang kesehatan. Kemudian disambung oleh dr. Gamal Albinsaid dengan “Sosioentrepreneurship Bidang Pelayanan Kesehatan”. Setelah seluruh materi tersampaikan, seminar ditutup dengan forum dikusi. Dalam forum diskusi tersebut, tujuannya supaya seluruh materi yang telah tersampaikan dapat diterima dengan baik.

Bersama kurang lebih 60 orang yang mengikuti seminar ini, Workshop yang dilaksanakan pada hari ke-2 dapat berjalan seperti yang telah diharapkan. Bersama dr. Burhanuddin Hamid, MARS., terdapat 3 materi yang beliau sampaikan. Yaitu “Peluang dan Tantangan Bisnis Klinik di Era JKN”, “Workshop Menyusun Studi Kelayakan Pendirian Klinik” serta “Workshop menyusun Rencana Bisnis Klinik”

Together with approximately 60 people who attending this seminar,a Workshop was held on the 2nd day it can take place as had been expected. Together with Dr. Burhanuddin Hamid, of MARS, there are 3 material that he would convey. “Opportunities and challenges in the Era of JKN Clinic Business”, “Workshop on Compiling feasibility study the establishment of Clinics” and “Workshop” Clinic Business Plan

Farah