PENGUMUMAN JADWAL UJIAN MENTORING SEMESTER GANJIL TA. 2016/2017

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UII angkatan 2013, 2014, 2015 dan 2016. Berikut ini jadwal ujian mentoring semester ganjil TA. 2016/2017

1 001

 

Mahasiswi Kedokteran Raih Best Press Delegate di Taiwan WHO Simulation

 

Caption : Fiqki Rahmawati Fauziah (FK UII 2015) / Tengah saat menerima Best Press Delegate (Wibowo).

Kaliurang (UII News) – Event yang memiliki topic “Combating the outbreak of emerging and re-emerging infectious disease”serta diikuti lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai negara berdiskusi, berdebat dan bernegosiasi demi dapat menghasilkan sebuah draft resolution (naskah resolusi) yang secara langsung akan dibawa oleh IFMSA (International Federation of Medical Student Association) sebagai usulan solusi dalam World health general assembly (pertemuan besar WHO).

Hal tersebut disampaikan oleh Fiqki Rahmawati Fauziah (FK UII 2015) setelah mengikuti Taiwan WHO simulation 2017 yang merupakan simulasi pertemuan World Health Organization (organisasi kesehatan dunia) pertama di Asia yang diadakan di National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan dari tanggal 18 – 22 Robiul Akhir 1438 H /17-21 Januari 2017.

Menurut Fiqki dalam Taiwan WHO simulation, seluruh peserta memainkan perannya masing-masing, dan menyuarakan pendapat sesuai dengan peran mereka sehingga dalam mendalami topik tersebut, delegasi diminta untuk memecahkan masalah emerging disease di seluruh dunia, sebagai contoh pada regional Eropa permasalahan difokuskan pada penanganan kesehatan refugee dan immigrant, kemudian regional Afrika mengevaluasi ulang sistem respon pada penyebaran penyakit infeksi, pada regional Amerika diskusi mengenai Zika menjadi sorotan utama, sedangkan pada western-pacific mendiskusikan cara terbaik untuk menanggulangi mosquitos-borne disease seperti dengue, chikungunya dan malaria, dan pada regional east-mediterranean fokus pada negosiasi antar Negara dalam berkerjasama untuk menyediakan fasilitas kesehatan.

“Namun pada keseluruhan, diskusi mengenai topik ini adalah pencegahan dan penanganan penyakit infeksi, sistem pengawasan, pelatihan tenaga kerja kesehatan dan pembangunan fasilitas kesehatan pada Negara yang membutuhkan. Pada executive board meeting juga membahas mengenai pembagian budget dari WHO agar dapat memberikan respon maksimal pada outbreak”, kata Fiqki.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Fiqki bahwa dari Indonesia sendiri, mengirimkan 10 delegasi dimana 9 diantaranya merupakan delegasi resmi dari ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia), dari UII hanya mengirimkan satu delegasi dari Fakultas Kedokteran angkatan 2015, yaitu dirinya sendiri.

Dalam Taiwan WHO simulation 2017, Fiqki diberi peran sebagai WHO official press of Europe atau lembaga press resmi WHO dari eropa, dalam perannya ia bertugas untuk mengikuti jalannya diskusi dan menguak fakta dan pendapat Negara/pihak lain dalam diskusi, setiap harinya ia di wajibkan mengirim press release dan pada hari terakhir harus mewawancari beberapa pihak yang memiliki peran besar dalam diskusi.

Jika melihat dalam kesempatan sebelumnya, Fiqki juga pernah mendapatkan penghargaan berupa best diplomacy award dalam ajang London International Model United Nation pada 2016 lalu. Kali ini ia juga mendapat penghargaan berupa Best Press Delegate. Pada penilaian dalam penunjukan best press delegate, dapat dilihat dari sisi keaktifan peran dan penguasaan materi delegasi dalam diskusi.

“saya sangat menikmati peran sebagai press delegate, karena saya tergolong aktif dan berperan dalam mengikuti semua diskusi seperti plenary, seluruh regional meeting, executive board meeting, dan press conference. Dalam diskusi tersebut saya juga menunjukan poin poin penting dalam diskusi dan mengarahkan kemana diskusi akan berjalan, selama event ini berlangsung saya selalu bertukar pikiran dan mendapat respect dengan orang-orang yang sangat berpengaruh dalam pemecahan masalah topik tersebut”, pendapatnya ketika ditanya alasan kemenangannya. Pada event tersebut hanya 2 orang yang meraih penghargaan best press delegate.

Ketika ditanya rahasia dari memenangkan perlombaan tersebut ia menjawab, “kuncinya nikmati perlombaan, jangan terlalu ambisius tapi fokus, jangan menganggap orang lain sebagai lawan tapi sebagai kawan, ajak berteman dan kerjasama dari Negara manapun. Dan kali ini saya selalu mengingatkan pada diri saya salah satu moto hidup baru saya yaitu be unsure and prepared”, ungkap Fiqki saat mengikuti kegiatan tersebut.

Caption : Fiqki saat menyampaikan debatnya dalam acara Taiwan WHO Simulation 2017 (Wibowo)

PENGUMUMAN KEY IN RAS & PEMBAYARAN SPP

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UII bahwa

Kuliah Semester Genap 2016/2017 Dimulai tgl 1 Maret 2017
Key – in KRS dan Revisi RAS    :  6 – 7  Feb 2017 Mulai Jam 13.00  / Revisi : 13-14 Feb
Pembayaran SPP angsuran 1 tepat waktu    :  16 Januari – Masa Key IN KRS
Alamat web key-in RAS    :  http://unisys.uii.ac.id

Berikut informasi lebih lanjut download Penawaran Mata Kuliah Semester Genap TA 2016/2017

,

Rima Nur Rahmawati, Muhammad Alvin Ramadhan Usman dan Zara Desriana Widia Bawa Pulang Emas dari HKIE 2017, Hongkong

 

C:\Users\WIBOWO\AppData\Local\Temp\WhatsApp Image 2017-02-02 at 10.26.34.jpeg

Caption : Mahasiswa UII saat mengikuti HKIE 2017 di Hongkong (Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Hong Kong International Invention Innovation and Entrepreneurship Exhibition (HKIE) merupakan sebuah ajang perlombaan di bidang inovasi dan kewirausahaan. Perlombaan tersebut mengintegrasikan inovasi-inovasi yang ada dengan bidang kewirausahaan.

Hal tersebut disampaikan oleh Rima Nur Rahmawati (FK UII 2013) setelah meraih mendali emas seusai mengikuti Hong Kong International Invention Innovation and Entrepreneurship Exhibition (HKIE) bersama kedua temannya Muhammad Alvin Ramadhan Usman (FK) dan Zara Desriana Widia (FK) di City University of Hong Kong, Kowloon, Hong Kong pada hari Kamis – Sabtu, 20 -22 Robiul Akhir 1438 H / 19 – 21 Januari 2017.

Menurut Rima, bersama dengan kedua temannya membawa bendera tim ke-2 dengan judul penemuan PAKEM a Blend of Papaya Seeds and Ocimum sanctum L. as an Aromatherapy and Repellent Candles.

“Peserta ajang ini bersifat umum, dimana seluruh lapisan dan kriteria usia dapat mengikutinya. Bidang yang dapat dilombakan pun ada berbagai macam, antara lain aerospace & aviation, agriculture, audio-visual equipment, biotechnology, chemicals, educational items, electricity, I.C.T & multimedia, industrial design, office products, special care, child care, dan lain-lain” kata Rima.

Lebih lanjut dijelaskan rima bahwa Peserta ajang HKIE 2017 dari Indonesia secara kolektif dikoordinir oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (INNOPA). Pada tahun ini, peserta HKIE berasal dari 9 negara yaitu Indonesia, Hong Kong, Korea, Taiwan, Thailand, Malaysia, Sri Lanka, Vietnam, Filipina, China, dan Kanada. Beberapa di antaranya juga dikoordinir oleh asosiasi serupa.

Alhamdulillah, tim UII mendapat 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 special award yang diberikan oleh Hong Kong”, kata Rima.

Ditambahkan oleh Rima bahwa secara umum peroleh yang dicapai oleh Delegasi UII selama mengikuti ajang tersebut adalah Medali emas untuk tim PAKEM (tim 2), Medali perak untuk tim ONE, Best Invention Award dari asosiasi inovasi Hong Kong untuk kedua tim (PAKEM dan ONE), Pengalaman mengikuti perlombaan internasional, Relasi dengan peserta lain, warga Negara Indonesia yang bekerja di Hong Kong, serta panitia penyelenggara kegiatan terjalin dengan baik. Wibowo

PENGUMUMAN REMEDIASI SEMESTER GANJIL TA 2016/2017

Kami informasikan kepada mahasiswa Fakultas Kedokteran UII tentang Key-in semester sebagai berikut.

1.    a.    Matakuliah yang diujikan adalah Blok dan MKU di Semester Ganjil TA 2016/2017 :
Lihat Jadwal Ujian
b.    Ujian remediasi menggunakan sistem PBT (Paper Based Test)
2.    Syarat mengikuti remediasi :
a.    Mahasiswa aktif pada Semester Ganjil TA 2016/2017
b.    Nilai pada matakuliah blok tidak Gagal Proses (GP)
c.    Nilai pada mata kuliah umum (MKU) tidak E
d.    Peserta remediasi BLOK adalah mahasiswa yang sudah/sedang menempuh mata kuliah blok
e.    Peserta remediasi MKU adalah mahasiswa yang sedang menempuh MKU di Semester Ganjil TA 2016/2017
3.
a.    Waktu Key-in Tahap I (Blok 1.1; 1.2; 2.1; 2.2; 3.1; 3.2; 4.1; 4.2; 4.3) :
–    SENIN & SELASA, 23 & 24 Januari 2017
–    Key-in mulai jam 09.00 sampai jam 15.00, di http://nilai.fkuii.org
–    TIDAK ADA REVISI KEY-IN
b.    Waktu pembayaran Tahap I di BNI Syariah Cabang FK UII :
–    RABU, 25 Jan 2017 Jam 08.00 – 15.00  Angkatan 2011; 2012, 2016 (± 180 mhs)
–    KAMIS, 26 Jan 2017 Jam 08.00 – 15.00  Angkatan 2013; 2015 (± 250 mhs)
–    JUMAT, 27 Jan 2017 Jam 08.00 – 11.30  Angkatan 2014 (± 140 mhs)
PEMBAYARAN DILUAR JADWAL TERSEBUT TIDAK DILAYANI
4.        Biaya remediasi :    Ujian Tulis    = Rp.  90.000,- / Blok
Ujian Ket. Medik Blok 4.1    = Rp. 100.000,- / Blok
Ujian Skills Practice Blok 1.1    = Rp. 100.000,- / Blok
Ujian MKU    = Rp.   94.600,- / MKU
5.        Waktu key-in dan Pembayaran Tahap II :
Blok 1.3; Blok 2.3; Blok 3.3; Blok 4.4; dan MKU  MENYUSUL (akan diumumkan kemudian)
6.        a.    Bagi mahasiswa yang key-in keterampilan medik Blok 4.1, WAJIB MENDAFTAR ULANG di Lab. keterampilan medik lantai 4. Jika tidak mendaftar, dianggap HANYA mengikuti materi yang tidak lulus
b.    Bagi mahasiswa yang key-in Skills Practice Blok 1.1 WAJIB mengikuti ke-3 materi ujian (Mind mapping; Penulisan ilmiah; Critical thingking)
7.        Keikutsertaan remediasi ditentukan dari key-in dan pembayaran.
Bagi yang belum membayar pada waktu yang sudah ditentukan dianggap BATAL
8.        Kartu ujian HARUS SELALU DIBAWA pada saat ujian dan HARUS ditempel foto (bukan foto bekas) serta distempel oleh Panitia Ujian di Divisi Akademik
9.        Tata tertib pelaksanaan ujian remediasi sama dengan tata tertib ujian reguler
10.        Bagan alur remediasi terlampir

Download:

UMUM REMED GANJIL 2016_17_final

Tingkatkan Capaian Kompetensi Lulusan Tahap Pendidikan Klinik

C:\Users\WIBOWO\AppData\Local\Temp\WhatsApp Image 2016-12-17 at 16.36.01.jpeg

Caption : Peserta Workshop Pendidikan Klinik FK UII nampak semangat saat mengkuti setiap acara (Wibowo)

KALIURANG (UII NEWS) – Guna meningkatkan capaian kompetensi kelulusan mahasiswa Program Pendidikan Klinik Program Studi Pendidikan Dokter maka Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan Workshop Evaluasi Proses Pembelajaran dan Penilaian Pada Tahap Pendidikan Klinik.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK saat memberikan sambutannya pada hari Sabtu, 17 Robiul Awal 1438 H/17 Desember 2016 bertempat di Grand Aston Hotel & Convention Center, Jl. Urip Sumoharjo No.37 Yogyakarta, yang di hadiri oleh Wakil Rektor I UII, Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI serta dari Rumah Sakit Mitra Pendidikan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII).

“Kegiatan ini merupakan kegiatan agenda tahunan untuk mengevaluasi proses pembelajaran pada tahap pendidikan klinik, yang bertujuan untuk meningkatkan capaian kompetensi lulusan dan persiapan reakreditasi Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII)”, ungkap dokter Linda.

Sementara itu, dokter Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD selaku Kaprodi PSPD FK UII melakukan sosialisai tentang akreditasi terbaru bagi prodi pendidikan dokter dengan mengutip UU no.20 Th. 2003 tentang Sisdiknas Pasal 1 ayat 22 yang menyatakan bahwa akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dalam satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah di tetapkan.

Selama dua hari para peserta mendapatkan materi tentang Regulasi Rumah Sakit Pendidikan di Indonesia dengan pemateri dr. Ina Rosalina, M.Kes, Sp.A(K), materi Evaluasi Pembelajaran tahap klinik FK UII sosialisasi Kurikulun Pendidikan Klinik 2016 oleh Kaprodi PSPD FK UII, dr. Erlina Marfianti, M.Sc., Sp.PD, dan How To Be a Good Clinical Teacher oleh Dekan FK UGM, Prof.dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D serta materi terakhir tentang Filosofi Pendidikan Dokter oleh dr. Rr. Titi Savitri Prihatiningsih, M.A., M.Med.Ed., Ph.D. Wibowo

 

 

 

Pesan Rektor UII : Alumni Kedokteran UII Harus Menerapkan Nilai-nilai Spiritual

 

C:\Users\WIBOWO\AppData\Local\Temp\IMG_0521.JPG

Caption : Nampak ceria penampilan 48 dokter baru FK UII periode XXXVI (Wibowo)

Kaliurang (UII News) – Menjalani pendidikan dalam bidang kedokteran memang berat, baik dari segi materi maupun waktu. Menjadi dokter juga dituntut untuk selalu bisa mengabdi kepada masyarakat, dengan waktu yang terbatas, melayani kesehatan masyarakat tetap menjadi sebuah keharusan.

Untuk itu unsur spiritualitas berupa nilai-nilai agama Islam yang pernah dipelajari di UII perlu dikedepankan, kita semua tahu bahwa apabila kita bertaqwa dan bertawakkal atau menyerahkan semua masalah kepada Allah Swt maka akan selalu ada jalan keluarnya bagi setiap beratnya masalah yang dihadapi. Berkaitan dengan itu, Allah Swt telah menjanjikan dalam Al-Qur’an pada akhir QS At-Thalaq ayat 2, yaitu: “ Barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan jalan keluar baginya”

Hal tersebut disampaikan oleh Dr.Ir.Harsoyo, M.Sc, selaku Rokter Universitas Islam Indonesia (UII) saat menyampaikan sambutannya dalam acara Sumpah dan Pelantikan Dokter Periode XXXVI pada hari Kamis, 13 Rabiul akhir 1438 H / 12 Januari 2017 bertempat di Auditorium KHA. Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang KM.14,5 Sleman Yogyakarta, yang diikuti oleh 48 dokter baru yang terdiri dari 18 laki-laki, dan 30 perempuan.

Senada dengan Rektor UII, Dekan FK UII, dokter Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK mengajak kepada para alumni untuk meningkatkan kompetensinya sebagai dokter, karena tantangan dokter ke depan akan semakin berat, sehingga ilmu harus diperdalam terus, asah akal, hati dan ruh.

“Kami berharap sebagai dokter Dokter muslim lulusan FK UII dapat terus meningkatkan kompetensi, profesional dan komunikasi; serta memberikan manfaaf buat sesama dan turut menyelesaikan permasalahan bangsa, negara dan umat di seluruh nusantara”, pesan dokter Linda.

Sementara itu disampaikan dalam laporannya oleh Kaprodi Pendidikan Dokter FK UII, dokter Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD menyampaikan bahwa total jumlah dokter yang sudah disumpah sampai saat ini : 1282 dokter dengan rata – rata umur menjadi dokter : 25 tahun.

“Untuk capaian diperoleh nilai IPK tertinggi sebesar 3, 73 di raih oleh Dwi Yunita Putri dan nilai terbaik Uji Kompetensi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter (UKMPPD) di capai oleh Bunga Dewanggi”, demikian laporan dokter Erlina selaku Kaprodi.Wibowo

C:\Users\WIBOWO\AppData\Local\Temp\WhatsApp Image 2017-02-07 at 09.10.33.jpeg

Caption : Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc saat mendampingi Dekan FK UII memberikan ijazah dokter dan penyematan PIN IDI