Penjajagan antara Balai Litbang GAKI dengan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

penjajagan-antara-balai-litbang-gaki-dengan-universitas-islam-indonesia

Para Pemapar Pertemuan Jejaring Kerjasama

Menyadari bahwa sebuah lembaga tidak dapat bekerja sendirian dalam menghasilkan sebuah karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, Balai litbang GAKI terus menggalakkan berbagai kerjasama dengan pihak lain termasuk dengan universitas. Apalagi, perguruan tinggi juga merupakan sebuah lembaga yang produktif melahirkan riset-riset. Oleh sebab itulah, setiap tahun, Balai Litbang GAKI berusaha terus menjalin jejaring dan kerjasama baru dengan berbagai universitas di Indonesia.

Setelah sebelumnya bekerjasama secara resmi dengan Universitas Diponegoro dan sedang melakukan pematangan draft kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada, kini Balai Litbang GAKI kembali melakukan penjajagan dengan Universitas Islam indonesia (UII) yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain dekat secara geografis, UII memiliki beberapa fakultas yang memiliki potensi dan peluang yang bisa dimanfaatkan untuk kerjasama antara lain fakultas Kedokteran, MIPA, serta fakultas Psikologi dan Sosial Budaya. Karena gagasan tersebut mendapat sambutan yang baik dari pihak UII, akhirnya pertemuan penjajagan jejaring dan kerja sama digelar pada Senin, 8 Agustus 2016 di Aula Balai Litbang GAKI Magelang.

Pertemuan itu dihadiri oleh 34 orangyang terdiri dari perwakilan dari masing-masing fakultas, jajaran struktural Balai Litbang GAKI, para peneliti, litkayasa dan perwakilan dari dukungan manajemen balai Litbang GAKI. Pertemuan penjajagan Jejaring kerjasama berlangsung cair, hangat dan kental dengan nuansa kekeluargaan. Sesekali para pimpinan saling melempar guyonan segar dan saling memuji ketika menyampaikan paparan.

Dalam paparannya, Kepala Balai Litbang GAKI, Sugianto, SKM, M.Sc.PH meyatakan bahwa kerja sama antara Balai Litbang GAKI dan UII ini harus terlaksana karena antara lembaga riset dan perguruan tinggi memiliki hubungan yang saling mendukung dan tak terpisahkan bagaikan 2 sisi mata uang.

“Kita sudah membangun jejaring kerjasama dengan banyak universitas diseluruh Indonesia. Dari Aceh sampai Papua. Banyak yang magang, PKL atau melakukan kunjungan dan wisata ilmiah. Ini sekarang kita akan coba dengan UII. Kerja sama yang terjalin akan cukup menguntungkan kedua belah pihak. Apalagi jaraknya cukup dekat. Jadi saya harap pertemuan ini akan ada tindak lanjutnya,” tegasnya.

Sementara itu, pihak UII yang diwakili oleh dekan fakultas MIPA, drs. Allwar, M.Sc.PHd, juga menyatakan antusiasmenya pada kerja sama ini. Ia berharap kerjasama ini bisa membantu mendorong UII melakukan riset-riset berkelas nasional bahkan internasional serta membantu meningkatkan kemampuan mahasiswa-mahasiswanya melalui berbagai macam kegiatan seperti magang atau PKL, serta bekerja sama di bidang lainnya.

Bersama-sama mencari peluang

Paparan tak hanya dari Balai Litbang GAKI dan Fakultas MIPA UII saja. Tapi juga dilanjutkan oleh perwakilan dari Fakultas Kedokteran yakni, dr. Syaefudin Ali Akhmad, M. Sc (wakil dekan), dan dari fakultas Psikologi dan Sosial Budaya, Dr. rer.nat Arief Fahmi, MA, HRM (Dekan). Para pemapar menyampaikan profil dengan tujuan agar masing-masing pihak dapat saling mengenali, menggali potensi, melihat peluang kerja sama serta saling membantu saling mengisi apa yang masih kurang. Dengan begitu, setelah paparan diharapkan terjadi diskusi yang mengarah pada tindak lanjut kerjasama.

Dan benar saja, beberapa ide terkait kerja sama mulai bermunculan saat diskusi seperti misalnya kerja sama di bidang join research, publikasi ilmiah pada jurnal nasional maupun internasional, pemanfaatan laboratorium dan capacity building.

“Setelah mendengarkan paparan dan diskusi, saya pikir ini peluang yang baik untuk kedua belah pihak. Kita bisa saling melengkapi terkait keterbatasan sarana dan prasarana penelitian, serta saling melengkapi terkait keilmuan. Kalau perguruan tinggi berangkat dari masalah keilmuan, kami berangkat dari masalah progam. Itu bisa disinergikan sehingga saling melengkapi,” ungkap Dr. Leny Latifah, S.Psi, M.Psi, salah satu peneliti di Balai Litbang GAKI.

penjajagan-antara-balai-litbang-gaki-dengan-universitas-islam-indonesia-yogyakarta-tingkatkan-kinerja-lewat-kerjasama
Kedua Belah Pihak Saling Bertukar Informasi

Rencana tindak Lanjut Kerja Sama

Seperti komitmen awal, masing-masing pihak berharap bahwa pertemuan penjajagan ini akan segera ada tindak lanjutnya. Sehingga, diakhir pertemuan dibuatlah kesepakatan sebelum kerjasama yang resmi tertuang dalam sebuah dokumen perjanjian. Rencana tindak lanjut tersebut meliputi:

1. Harmonisasi yang terdiri dari komitmen untuk terus berkomunikasi baik secara formal maupun informal, mengadakan diskusi dengan tim kecil ke masing-masing fakultas, bertukar informasi tentang peluang kerjasama secara lebih detail yang berhubungan dengan riset, laboratorium maupun capacity building,

2. Sinergitas melalui kegiatan mahasiswa magang dari UII ke Balai Litbang GAKI, mengirim dosen tamu ke UII sesuai dengan tema dan kepakaran serta mensinergikan rencana riset 2017-2018. (HMS-Ajeng Pinto)

penjajagan-antara-balai-litbang-gaki-dengan-universitas-islam-indonesia-yogyakarta

Kebersamaan adalah permulaan. Menjaga bersama adalah kemajuan. Bekerja bersama adalah keberhasilan.– Henry Ford

Bakti Sosial dalam Rangka HKN Kerjasama dengan Dinkes Sleman DIY

bakti-sosial-dan-pengobatan-gratis-kesehatan-fakultas-kedokteran

Sleman – FK UII (18/11) – Catur Darma Univeritas Islam Indonesia mencakup 4 aspek yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, dan dakwah Islamiyah. Dalam kaitannya dengan aspek pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran UII telah menjalankannya dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu yang dapat dilakukan FK UII adalah dengan menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang ditujukan kepada masyarakat Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat (18/11) di Lapangan Denggung, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakan ini diselenggarakan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Sleman, Yogyakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 6000 peserta dari kalangan guru dan lain sebagainya. Fakultas Kedokteran dalam kegiatan ini menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis serta cek lab meliputi GDS, asam urat, dan kolesterol. Pemeriksaan ini tanpa dipungut biaya bagi 100 pendaftar pertama, pendaftar selanjutnya dikenai biaya Rp 10.000/ orang.

Pelayanan gratis ini juga dibantu oleh 8 mahasiswa Tenaga Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) dan 5 orang dokter meliputi dr. Fitria Siwi, dr. Rokhima Lusiantari, dr. Alfan Nur Asyhar, dr. Eka Rosmarini SW, dan dr. Milda Khoiriana serta 2 orang laboran Ernadita dan Afivudien. (Tri)

Siswa SDIT Ash Shiddiq Sehari Menjadi Mahasiswa FK

Siswa SDIT Ash Shiddiq saat mengunjungi perpustakaan FK UII.

Siswa SDIT Ash Shiddiq saat mengunjungi perpustakaan FK UII.

   SLEMAN (Ath-Thib) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menerima kunjungan guru dan siswa kelas I-V Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ash Shiddiq Yogyakarta pada hari Kamis, 24 November 2016, yang ingin mengetahui dan merasakan langsung bagaimana gambaran pembelajaran di suatu fakultas kedokteran. Para siswa tersebut tampak sangat senang dan antusias melihat dan mencoba berbagai fasilitas pendidikan yang ada di FK UII.

Para siswa tersebut setelah diterima oleh dr. Ninda Devita dari Unit Promosi dan Kerjasama (UPKS) FK UII, selanjutnya diajak berjalan-jalan ke laboratorium anatomi, histologi, mini hospital, dan perpustakaan. Mereka dipandu oleh delapan mahasiswa dari tim marketing komunikasi (MARKOM) UPKS FK UII. Di berbagai lokasi tersebut mereka mendapatkan penjelasan dari pemandu serta berkesempatan untuk merasakan sensasi menjadi mahasiswa FK, seperti melihat sel dengan mikroskop mikroelektron, mengenal berbagai macam preparat anatomi tubuh manusia, hingga menjajal berbagai macam alat pemeriksaan kedokteran.

Bapak Irwin selaku humas dan administrasi SDIT Ash Shiddiq yang turut mendampingi para siswa mengatakan bahwa kegiatan seperti ini dirasa penting karena dapat memberi pengalaman serta gambaran tentang dunia kesehatan yang belum tentu bisa didapatkan para siswa di dalam kelas. “Kami mengharapkan kunjungan seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya bersemangat.

Dihubungi terpisah, dr. Dimas Satya Hendarta selaku Kepala UPKS FK UII menjelaskan bahwa penerimaan kunjungan dari SDIT Ash Shiddiq merupakan salah satu bentuk komitmen FK UII untuk mewujudkan visinya sebagai rahmatan lil ‘alamin. Melalui kegiatan semacam itu diharapkan nantinya akan tumbuh keinginan dan cita-cita di kalangan para pelajar SD untuk menjadi sosok yang berilmu dan bermanfaat bagi sesama, salah satunya dengan menjadi seorang dokter. (fm/dsh)

 

FK UII Diminati Para Pelajar MAN Sukamanah Tasikmalaya

man-sukamanah

Pelajar Kelas XII IPA MAN Sukamanah menyimak pemaparan profil FK UII di ruang BK

Para pelajar Kelas XII IPA MAN Sukamanah Tasikmalaya ternyata memiliki minat tinggi untuk melanjutkan pendidikan di jurusan kedokteran, khususnya di FK UII yang bernafaskan Islam dan memiliki tujuan menghasilkan dokter yang rahmatan lil’ alamin. Hal tersebut tampak jelas saat tim marketing komunikasi (MARKOM) FK UII mengunjungi sekolah tersebut pada Selasa, 22 November 2016, bersamaan dengan pelaksanaan MAN Sukamanah Islamic Festival IV.

Pada kesempatan tersebut, tim MARKOM FK UII memberikan penjelasan secara langsung mengenai profil FK UII dan beasiswa yang ditawarkan kepada guru BK serta pelajar kelas XII IPA MAN Sukamanah yang memiliki minat untuk kuliah di kedokteran. “Para pelajar di sini memiliki antusiasme tinggi untuk menjadi seorang dokter muslim kelak. Mereka banyak menanyakan secara detai dan rinci mengenai berbagai hal seputar FK UII, mulai dari sistem pendidikan, ujian masuk, biaya, hingga prospek ke depannya. Dari berbagai pertanyaan tersebut, tampak jelas bahwa mereka sangat berminat untuk melanjutkan kuliah di FK” jelas dr. Dimas Satya Hendarta, kepala Unit Promosi dan Kerja Sama (UPKS) sekaligus ketua MARKOM FK UII.

Bapak Eka Mulyana selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan MAN Sukamanah mengaku surprise dengan kehadiran tim MARKOM FK UII yang bersedia memenuhi undangan sosialisasi dari sekolah tersebut. Dirinya menyambut baik niat FK UII yang mengakomodasi para pelajar sekolah Islam untuk meneruskan studi di kedokteran, hal tersebut diantaranya tercermin dari tersedianya beasiswa bagi para hafidz dan hafidzah Al-Qur’an. “Banyak pelajar kami yang sudah mengenal UII sebelumnya, semoga tahun ajaran depan akan ada alumni MAN Sukamanah yang masuk FK UII” ujar wakasek yang ramah tersebut.

(DSH/Tri)

,

FK UII Juara Nasional Kompetisi Ilmiah Video Edukasi di Jakarta

fkuii-juara-nasional-kompetisi-ilmiah-video-edukasi-di-jakarta

JAKARTA (Ath-Thib) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) kembali menorehkan tinta emas di tingkat nasional. Pada ajang Jakarta Islamic Medical Updates (JIMU) 2016 yang berlangsung pada tanggal 24 November di Gedung C Fakultas Rumpun Kesehatan, Universitas Indonesia, Kontingen FK UII yang terdiri dari Yanasta Yudho Pratama (angkatan 2014), Reineke Larasati Fajrin (angkatan 2015), dan Galvin Giffari Grenaldi (angkatan 2013) berhasil menyabet juara I dalam cabang kompetisi ilmiah di bidang video edukasi dengan mengalahkan tuan rumah FK Universitas Indonesia sebagai juara II dan FK Universitas Jenderal Soedirman sebagai juara III.

Yanasta Yudho Pratama atau akrab disapa Yudho menjelaskan bahwa JIMU merupakan serangkaian ajang kompetisi ilmiah, seminar, dan talkshow tingkat nasional yang diikuti fakultas kedokteran se-Indonesia. Acara ini diikuti lebih dari 13 FK dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti FK UGM Yogyakarta, FK Airlangga Surabaya, FK UIN Syarif Hidayatullah, FK Universitas Sumatra Utara, FK Universitas Tanjung Pura Pontianak dan masih banyak lagi. Acara tersebut berlangsung sangat meriah dan para peserta terlihat serius mempersiapkan presentasi sebaik-baiknya untuk berkompetisi menjadi yang terbaik. Pada kesempatan tersebut, kontingen FK UII mengangkat tema “Langkah Preventif Upaya Menjaga Kesehatan Reproduksi Secara Islami”.

“Kami terkejut dan belum percaya bisa memenangkan juara satu. Ini semua berawal dari niat dan mimpi. Kita tentu punya segudang mimpi namun dengan bertindak maka kita akan mewujudkannya. Disertai dengan niat yang benar maka Insya Allah kita akan mendapatkan ridho dan berkahnya,” ujar Yudho. (yud/fm/dsh)

Mahasiswa Baru FK UII Siap Menjadi Pemimpin di Masa Depan

lkkm

Di era globalisasi seperti saat ini, keberadaan pemimpin yang hebat sangat diharapkan oleh masyarakat indonesia. Sebagai salah satu lembaga yang diharapkan mampu untuk mencetak para leader di masa depan, Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (LEM FK UII) menggelar Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM) 2016: “Kepemimpinan di Masa Mendatang” pada tanggal 19-20 November 2016 di Gedung Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII dan diikuti oleh seluruh mahasiswa FK UII angkatan 2016.

Acara berlangsung semarak dan para peserta tampak antusias menyimak materi yang diberikan oleh para pembicara seperti dr Ida Rachmawati, M.,Sc Sp., KJ(K) dari RSUD Wonosari dan dr Probosuseno Sp.PD, K-Ger, FINASIM. Para pakar tersebut disamping memberikan banyak ilmu juga men-sharing-kan berbagai pengalaman mereka saat menjadi mahasiswa kedokteran sekaligus seorang organisator.

Pelatihan yang bertujuan untuk mencetak pemimpin muda di masa mendatang ini menuai apresiasi dari para pemateri dan diharapkan mampu menjadi bagian dari tonggak kebangkitan bangsa, sekaligus membentuk pemimpin rahmatan lil alamin di masa mendatang. (FM/DSH/Tri)

Tim Medis Alumni FK UII Tembus Wilayah Terpencil di Kulon Progo

 aksi-sosial-himatika

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) yang dikoordinir oleh League of Volunteer and Doctorpreneur ex. UNISIA (LEVODOPA) memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga masyarakat di Dusun Pring Tali, Jati Mulyo, Girimulyo, Kulon Progo.  Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 19 November 2016 tersebut disambut warga dengan antusiasme tinggi mengingat wilayah tersebut terbilang cukup jauh letaknya di perbukitan dengan kondisi jalan yang tidak terlalu baik, termasuk akses menuju Puskesmas terdekat. Sehingga dengan adanya acara baksos tersebut dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi warga masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta berkonsultasi secara langsung kepada dokter.

Dokter Dimas Satya Hendarta selaku Chief of LEVODOPA menjelaskan bahwa pada kesempatan kali ini timnya bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Matematika (HIMATIKA) Universitas Negeri Yogyakarta yang sedang menyelenggarakan program kerja tahunannya, yaitu Aksi Sosial HIMATIKA 2016. “Acara pemeriksaan kesehatan dan pengobatan ini diikuti oleh 70 peserta dengan berbagai usia dan penyakit, seperti ISPA, osteoarthritis, diabetes, hipertensi, dan sebagainya. Rata-rata penyakit tersebut berhubungan juga dengan pola hidup dan lingkungan mereka, sehingga selain memberikan obat tentunya kami juga berupaya untuk mengedukasi faktor resikonya agar mereka juga kooperatif dalam menunjang pengobatan yang dilakukan” jelasnya.

Selain dr. Dimas, alumni FK UII lain yang juga turut serta adalah dr. Anisa Rachmawati, dr. Chaula Lutfia, dr. Putri Rizki Dwiguna, dr. Mely Eka Jayanti, dan dr. Prita Murani. Selain itu ada juga Hefson Agung dan Irfaanstio, mahasiswa angkatan 2013 peserta program Medical student Developmental Program (MDP) LEVODOPA, yang turut membantu di pelayanan obat,

“Para mahasiswa tersebut kami libatkan dalam acara seperti ini utamanya adalah untuk melatih kepekaan sosial mereka agar kelak tergerak menjadi dokter yang bermanfaat besar bagi umat. Selain itu tentunya mereka juga dapat memperoleh ilmu dan pengalaman langsung dalam hal farmakologi klinis yang selama ini hanya dapat mereka temukan di text book” pungkas dr. Dimas. (DSH/Tri)

Kedokteran Selenggarakan Janji Dokter Muda Periode November 2016

kedokteran-selenggarakan-janji-dokter-muda-periode-2016

Kaliurang (UII News) – Belajar dengan baik, dengan sungguh-sungguh, jangan banyak ijin, jangan bolos dan kalau bisa jangan sakit, sehingga bisa tepat studi pendidikan klinik selama dua tahun, dan lolos UKMPPD lulu lulus dan dapat gelar dokter.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK selaku Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam pidato sambutannya di acara Janji Dokter Muda Periode November 2016, di auditorium KH Abdul Kahar Muzakir, Komplek Masjid Ulil Albab, Kampus Terpadu, Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang diikuti 47 Dokter Muda FK UII.

Lebih lanjut dokter Linda mengajak kepada segenap dokter muda untuk bisa menjaga nama baik almamater, dukung akreditasi FK UII yang sebentar lagi akan di hadapi ditahun 2017, dan tentunya menjadi harapan kita bersama bisa tetap mempertahankan nilai A.

“Selamat menempuh pendidikan klinik, semoga menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk sesama, karena pendidikan klinik ini adalah langkah kedua untuk menjadi seorang dokter”, demikian ungkap dokter Linda.

kedokteran-selenggarakan-janji-dokter-muda

Sementara itu perwakilan dari Rumah Sakit Pendidikan, yaitu RS Soedono Madiun, yang di sampaikan dokter Prita, M.Kes, mengigatkan kepada dokter muda FK UII agar selalu membawa Pengetahuan yang diperoleh selama di FK UII untuk di terapkan di rumah sakit, dan yang tidak kalah pentingnya adalah attitude, sikap dan perilaku sebagi dokter harus di jaga dengan baik.

“Pasien dan keluarganya tidak pernah menanyakan anda sebagai dokter muda atau bukan, yang jelas mereka akan menganggap anda adalah sebagai dokter yang siap melayani, sehingga pengetahuan dan attitude harus di tekankan saat menempuh pendidikan klinik di RSUD Soedono Madiun”, demikian pesan dokter Prita. Wibowo/Tri

Milad ke-15, Kedokteran Selenggarakan Pengajian Akbar

milad-ke-15-kedokteran-selenggarakan-pengajian-akbar

Kaliurang (UII News) – Kedokteran sudah dewasa dengan umurnya yang 15 tahun, didirikan pada tanggal 03 September 2001, dengan jumlah alumni 1234 dokter, dan mahasiswa yang aktif baik S.Ked maupun pendidikan klinik sebanyak 1146 mahasiswa.

 

Hal tersebut di uraikan oleh dokter Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK selaku Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam pidato menyambut acara pengajian Akbar Nada dan Dakwah bersama KH. Anang Rikza Masyhadi, MA (Pengasuh Pondok Modern Tazzaka, Batang, Jawa Tengah) pada hari Selasa, 22 Shafar 1438 H / 22 November 2016 di auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, Komplek Masjid Ulil Albab, Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta, yang di hadiri oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc, para dosen, tutor, tenaga kependidikan dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

 

Menurut dokter Linda, bekerja di dunia pendidikan merupakan amanah dari Allah SWT yang harus kita syukuri karena melekat dengan Ibadah, sebagaimana termaktub dalam surat Ibrahim, ayat 7 yang dibacakan oleh Rastry Zurifa di awal acara.

 

“Maka kita harus bisa menjawab tantangan-tantangan yang ada, sebagai contoh mahasiswa ya harus tepat waktu dalam studinya, dengan nilai yang lebih baik juga, sehingga setiap proses yang dilalui dalam perkuliahan adalah investasi untuk menghadapi ujian nasional”, kata dokter Linda.

 

Sementara itu Rektor UII, Dr.Ir. Harsoyo, M.Sc menceritakan ulang keberadaan Kedokteran UII yang dulunya sudah ada,namun seiring waktu akhirnya di akuisisi oleh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS), dan baru tahun 2001 tepatnya pada tanggal 03 September 2001, mendapatkan ijin kembali oleh Kemdiknas untuk mendirikan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII).

 

“Meskipun umurnya Fakultas Kedokteran UII  baru 15 tahun, 2 bulan, 19 hari, yang bisa di nilai belum baligh, masih anak-anak, jika melanggar tidak di hukum, namun berkat kerja keras dari para pengelolanya maka di tahun 2012 mendapatkan akreditasi A, semoga di tahun 2017 dapat meraih predikat akreditasi A kembali”, demikian tutur Rektor UII.

 

 

Sedangkan tausyiah yang disampaikan oleh KH. Anang Rikza Masyhadi, MA, mengingatkan kepada yang hadir bahwasannya sekarang ini atau saat ini banyak orang mencari kebenaran tetapi perilakukanya malah tidak benar, sebagai contoh orang belajar hukum malah melanggar hukum, untuk itulah maka belajar kebenaran hanya dengan Al Quran dan Al Hadits yang merupakan kebenaran sejati.

 

“ Oleh karena itu jika orang sudah bertambah ilmu namun tidak bertambah hidayahnya maka dia akan jauh dari Allah SWT, jika ada orang kaya namun tidak bertambah hidayahnya maka dia akan jauh dari Allah SWT juga, dan masih banyak lainnya”, demikian sepenggal tausyiahnya. Wibowo/Tri

Gagal Login UIIConnect (Manual Setting WiFi for Windows 7)

Kami informasikan kepada Civitas Academica Fakultas Kedokteran UII jika tidak dapat login wifi UIIConnect dengan komputer bersistem operasi Windows 7 atau Windows Vista dapat dicoba dengan cara sebagai berikut:

It is important to manually configure WPA2-Enterprise for your wireless network profile in Windows Vista and Windows 7. You must not be in the process of associating to the SSID because the configurations will not save correctly. Follow the steps below to configure WPA2-Enterprise.

 

1. In Windows, navigate to Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center.

 

2. Click Manage Wireless networks.

 

3. Click Add.

 

4. Choose Manually create a network profile.


uii-connect1

5. On the next page, enter the following:

  • Network name: This is the SSID name. It is case sensitive.
  • Security type: Choose WPA2-Enterprise.
  • Encryption type: Choose AES.
  • Check Start this connection automatically if you want Windows to connect to this network automatically.
  • Check Connect even if the network is not broadcasting if the SSID is hidden and you want Windows to connect to this network automatically.

6. Click Next.

uii-connect2

 

 

If the RADIUS server has a certificate that may not be trusted by the wireless client or is not a member of the domain in which the RADIUS server resides, on the “Successfully added” page, click Change connection settings.

 

7. Choose the Security tab.

 

8. Click Settings.

 

9. Uncheck Validate server certificate if the wireless client may not trust the RADIUS server certificate.


uii-connect3

10. For the Authentication Method, choose EAP-MSCHAP v2.

11. Click Configure.

 

12. Uncheck Automatically use my Windows logon on name and password if the computer is not on the domain.


uii-connect4

 

13. Click OK.

 

It may be required to specify user or computer authentication based on whether the client is part of the domain or if machine or user authentication is a condition of the RADIUS policy.

To choose user or computer authentication, from the Security tab,

 

1.  Click Advanced settings.

 

2.  Select the 802.1X settings tab.

 

c) Check Specify authentication mode.

 

d) Choose User or computer authentication. Or choose an alternate option if required.


uii-connect5

e) Click OK to close out.

 

Note: Your computer will use your Windows logon credentials and domain unless you uncheck the box as shown in the Step 12 screenshot.