Tingkatkan Branding, FK UII Ikuti JCE di Atrium Hartono Mall

 

 

        Kedokteran (UII News) – JCE adalah Jogja Campus Expo (JCE) yang merupakan kegiatan pameran pendidikan lokal di Yogyakarta yang diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari institusi pendidikan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta serta dihadiri oleh sekitar 1000 pengunjung yang mayoritas terdiri atas siswa SMA/MA atau sederajat

 

        Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Unit Promosi dan Kerjasama (UPKS) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) saat mengikuti Jogja Campus Expo (JCE) di Atrium Hartono Mall, Yogyakarta pada hari Jumat-Sabtu tanggal 26-27 Februari 2016 / 17-18 Jumadil Awal 1437 H.

        

        Menurut dokter Dimas, pada JCE 2016 ini, Unit Promosi dan Kerjasama (UPKS) FK UII melalui tim promosinya turut berpartisipasi dan bergabung dengan tim promosi fakultas lain di dalam stand UII. Personel tim promosi FK UII terdiri dari dr. Dimas Satya Hendarta (ketua tim), Syukriyani Rochmawati (admin), Guntoro (perlengkapan), Muri Wibowo, dan Ahmad Mufattan (mahasiswa anggota tim promosi FK UII).    

 

        Lebih lanjut di ceritakan bahwa selama pameran berlangsung, setiap hari tim bekerja dan melayani pengunjung di stand kegiatan imulai pukul 08.00 hingga selesai pukul 19.00 di stand UII berukuran 12 m2 (6 x 2 m).

 

“Kegiatan yang dilakukan tim promosi FK UII meliputi: demonstrasi bedah minor, konsultasi FK UII, pembagian brosur, merchandise, serta, paket promosi FK UII untuk guru”, katanya

 

Sementara itu Panitia dari  JCE 2016, telah mendatangkan siswa SMA/MA dari beberapa sekolah di Yogyakarta dengan bus sehingga tim promosi FK UII berhasil membagikan 1600 brosur kepada para pelajar SMA/MA jurusan IPA (baik secara langsung maupun dititipkan untuk teman kelas IPA yang lainnya) yang notabene merupakan calon mahasiswa potensial FK UII.

 

“Para pelajar SMA/MA jurusan IPA tersebut sangat tertarik dengan FK UII mengingat FK UII merupakan salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia dengan akreditasi A”, kata dokter Dimas.

 

Ditambahkan juga bahwa dalam acara itu, para pengunjung melakukan  dengan serius mengkonsultasikan tentang FK UII, mulai dari biaya pendidikan, sistem pendidikan, tanggal pelaksanaan ujian, komponen ujian masuk, dan sebagainya. Bahkan beberapa di antara para pelajar tersebut ternyata sudah mengikuti Paper Based Test (PBT) FK UII gelombang I periode 17 Januari 2016 yang lalu namun belum diterima. Selain para pelajar SMA/MA jurusan IPA, banyak juga guru serta orang tua calon mahasiswa juga ikut menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang FK UII.

        

        “Kegiatan pameran di tingkat lokal seperti ini akan semakin meningkatkan branding FK UII sebagai FK swasta terbaik di Yogyakarta sekaligus pilihan utama mereka untuk melanjutkan pendidikan (minimal sebagai cadangan utama bila gagal di UM UGM), sehingga diharapkan dapat meningkatkan input pelajar dari sekolah-sekolah berkualitas, seperti SMAN 1, 3, ataupun 8 Yogyakarta”, kesan dokter Dimas Satya Hendarta, Tutor FK UII yang juga alumni FK UII. Wibowo/Tri

CME FK UII Adakan Pelatihan Melalui Kuliah Terarah

Kaliurang (UIINews) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia melalui Unit Continuing Medical Education (CME) berkerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) mengadakan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) pada tanggal 25-27 Maret 2016 bertempat di kompleks gedung Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia jalan Kaliurang km 14.5 Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh 32 orang dokter lulusan dari berbagai perguruan tinggi negeri dengan prosentase terbesar berasal dari dokter alumni FK UII, beberapa peserta berasal dari UNHAS, UMI Makasar, UGM dan UMY.
Pelatihan ACLS ini berlangsung secara intensif selama 3 hari dengan melalui kuliah terarah, diskusi interaktif, dan kerja tim, serta pelatihan keterampilan dalam skill station dan megacode dengan menggunakan alat-alat simulator yang paling modern. Materi dari pelatihan ini berisikan materi Basic Life Support (Bantuan Hidup Dasar), Airway Management dan Advanced Cardiac Life Support (Bantuan Hidup Lanjut). Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan bekal pengetahuan serta keterampilan bagi tenaga medis terutama Dokter agar dapat menangani secara komprehensif kegawatdaruratan jantung yang dialami pasien di pelayanan medis.
Kegawatdaruratan jantung termasuk henti jantung, renjatan (syok), dan gagal jantung akut adalah penyulit yang menyebabkan angka kematian yang tinggi pada penderita sindrom koroner akut, khususnya infark miokard akut. Kematian ini bisa terjadi di luar rumah sakit maupun setelah masuk perawatan di rumah sakit. Antisipasi dan tindakan yang cepat yang tepat dalam menit-menit pertama oleh tenaga-tenaga terlatih akan mengurangi kemungkinan terjadinya henti jantung, renjatan, dan gagal jantung akut. Edukasi penderita penyakit jantung dan pembuluh darah dan publik akan membuat mereka lebih cepat mencurigai dan menyadari kemungkinan serangan jantung sehingga lebih cepat mencari pertolongan.
Kedepannya pelatihan ACLS ini akan terus dilaksanakan di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia agar kualitas pelayanan dokter kepada pasien kegawatdaruratan jantung makin baik sehingga diharapkan juga angka kematian akibat kegawatdaruratan jantung dapat menurun. ABT/Tri

Dekan FK UII ke Taiwan Ikuti AScPLM

        Kaliurang (UII News) – AScPLM adalah Asian Society for Clinical Pathology and Laboratory Medicine Congress. Kegiatan ini merupakan pertemuan ilmiah yang di hadiri oleh dokter sepesialis Patilogi Klinik se ASEAN.

        Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesaia setelah mengikut acara AScPLM yang dilakasanakan pada hari Kamis, Ahad, 25-27 Maret 2016 / 16-18 Jumadil Akhir 1437 H di Taipei, Taiwan.

        Menurut dokter Linda saat mengikuti acara tersebut membahas adanya  banyak temuan marker terbaru laboratorium yang mendiskusikan masalah-masalah kanker, diantaranya DR 70 dan liquid Biopsi.

        “Kasus kanker yang terus bertambah tiap tahun,membuka peluang riset laboratorium untuk mengurangi mortalitas yang disebabkan kanker”, demikian ungkap Dekan FK UII ini.

        Dalam acara yang diikuti selama 3 hari tersebut, dokter Linda berkesempatan untuk menyajikan presentasi poster hasil karyanya  yang berjudul Effectiveness Test of Green Tea (Camellia sinensis) Extract for Decreasing LDL Cholestrol Blood in vitro. Wibowo/Tri