FK UII Syukuran Tenaga Pendidikan Yang Lulus S2-S3

Kaliurang (UII News) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia kembali menyelenggarkan tasyakuran untuk tenaga pengajar yang telah berhasil menyelesaikan studi di strata dua, spesialis dan Doktor.

Penjelasan itu disampaikan oleh dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc di auditorium FK UII lt. I Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, pada hari Rabu, 29 April 2015 / 10 Rajab 1436 H saat memberikan ucapan selamat kepada tenaga pendidik FK UII yang telah lulus studinya.

Menurut dokter Udin, dengan semakin tinggi strata pendidik di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia maka akan menambah khasanah keilmuan juga, serta mampu mempertahankan akreditasi A FK UII yang akan kita pertaruhkan kedepannya.

Adapun para tenaga pendidik FK UII yang berhasil lulus S-3 adalah Dr.dr. Bondan Agus Suryanto, SE, M.A, A.A.K, kemudian S-2 adalah dr. Yeny Dyah C, M,Med,Ed dan dr. Dwi Nur Ahsani, M.Sc, sedangkan untuk Spesialis adalah dr. Muhammad Yusuf Hisam, Sp.An, dr. Ana Fauziati, M.Sc, Sp.PD dan dr. Esti Mahanani, M.Sc, Sp.M. –Wibowo-

 

FK UII Selenggarakan Pengajian Bersama Ust. Rohani Sragen

Kaliurang (UII News) – Fadilah soerang isti yang mau mengerjakan sholat tepat waktu, puasa dibulan Ramadhan, patuh terhadap suami serta menjaga aurat maka akan masuk ke Surga, sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad SAW.

Hal itu disampaikan oleh Ust. Rohani dari Pondok Pesantren Sragen saat menjadi penceramah pengajian dosen dan karyawan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia periode April 2015 bertempat di auditorium lt. I Fakultas Kedokteran UII, pada hari Rabu, 29 April 2015 / 10 Rajab 1436 H.

Sementera itu dari Wakil Dekan FK UII, dr. Syaefudin Ali Akhmad,M.Sc menghimbau kepada segenap dosen dan karyawan FK UII untuk saling menyadari akan nikmat Allah yang selama ini telah dirasakan.

“Bapak ibu yang merintis FK UII serta yang baru masuk beberapa tahun ini, marilah senantiasa menyadari untuk mensyukuri nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada kita semua, sehingga kita mampu menjadi hamba yang bisa mengabdi di FK UII dengan penuh tanggungjawab, hal itu penting untuk menjaga komitmen kita dalam mempertahankan akreditasi A”, kata dokter Udin dalam sambutannya.

Dalam acara pengajian ini juga diberikan doorprize bagi jama’ah yang beruntung, selain itu juga diberikan sesi tanya jawab untuk menambah pemahaman yang belum jelas. Wibowo

El Medico diperkenlakan kepada Civitas Akademika FK UII

Kaliurang (UII News) – Dengan adanya seni music Islami yang di gelar dihadapan civitas akademika bisa menambah nilai dakwah tersendiri di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, tentunya dengan menyanyikan lagu-lagu yang Islami juga.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Syaefudin Ali Akhmad, M,Sc dalam sambutannya merespon group hadroh El Medico Fakultas Kedokteran Unviersitas Islam Indonesia, pada hari Rabu, 29 April 2015/10 Rajab 1436 H di auditorium Lt. 1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Pesan dokter Udin, semoga group music ini mampu membawa warna di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. “Musik-musik yang Islami saat ditampilkan oleh group El Medico semoga menjadi lebih mengutamakan nilai Islami, karena hal itu sangat linier dengan FK UII yang memiliki Visi Rahmatan Lil A’alamim”, kata Wadek FK UII.

Sebagai pimpinan Hadroh (group music Islami) El Medico Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia adalah dr. M. Syukron Fauzi dengan anggotanya teridiri dari mahasiswa, tenaga pendidikan, stapam, parkir dan tenaga kebersihan di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. – Wibowo –

Fakultas Kedokteran UII Selenggarakan Rapat Persiapan Pendirian RSP

Kaliurang (UII News) – Dalam rangka persiapan pendirian Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan rapat dengan menghadirkan Kepala Departemen Pendidikan Klinik di lingkungan FK UII.

Hal itu disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK saat kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Dekanat Lt.1 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta pada hari Rabu, 29 April 2015 / 10 Rajab 1436 H.

Menurut dokter Linda, dalam rapat kali ini, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia menghadirkan pakar arsitek dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII, Ir. Handoyotomo, MSA.

“Dengan masukan dari Kadep Klinik FK UII serta menghadirkan konsultan maka diharapkan bisa memberikan masukan terhadap desain Rumah Sakit Pendidikan (RSP) yang akan dibangun nantinya untuk Teaching Hospital FK UII”, katanya. Wibowo

FOSMA Berikan Bingkisan Bagi 3 dokter baru lulusan FK UII dengan IPK Terbaik

            Kaliurang (UII News) – Forum Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa (FOSMA) Fakultas Kedokteran UII memberikan kenang-kenangan bagi 3 orang dokter lulusan FK UII yang menyandang peridikat terbaik.

Hal itu disampaikan oleh Ketua FOSMA FK UII, dr. Mafilindati Nurani, M.Kes saat menyampaikan program kerjanya ditahun 2015 di Ruang Sidang Prodi FK UII, Jum’at, 10 April 2015 / 20 Jumadil Akhir 1436 H yang dihadiri segenap pengurus FOSMA.

Menurut dokter Mafilindati, bingkisan bagi dokter alumni FK UII baru di konsep untuk pertama kalinya di periode sumpah dokter XXVIII ini, dengan harapan bagi penerimanya bisa memberikan motivasi bagi para calon dokter berikutnya.

Adapun proses penyerahannya seusai pengucapan sumpah dokter, dan dalam kesempatan penyerahan tersebut dilakukan oleh pengurus FOSMA FK UII yang berkenan hadir dalam acara tersebut yaitu Ir. Zil Hardi Idris, M.Eng, CdDR (Wakil Ketua) dan Ibu Ninik Budiasih Nini Estuti Pramono (Bendahara).

Adapun 3 dokter lulusan dengan IPK terbaik FK UII periode XXVIII adalah dr. Vienny Widhyanti Rosarya, dr. Diatika dan dr. Jihan Anugrah. Wibowo

 

Dokter Radhillah Azman, FK UII adalah Kampus Kebanggaan

Kaliurang (UII News) – Fakultas kedokteran UII adalah kampus yang sangat saya banggakan, karena saya mengikuti perubahan-perubahan, progesifitas ke arah yang lebih baik dari awal kuliah hingga sekarang ini yang banyak akan prestasi. Terlebih lagi saya mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa di bidang olahraga yaitu bola basket, dimana semakin menumbuhkan rasa cinta saya terhadap fakultas kedokteran UII karena mewakili, membela di event nasional kedokteran se-Indonesia di Jakarta, Solo maupun event se-DIY & Jateng di Yogyakarta sendiri. Dan ini merupakan salah satu dedikasi atau loyalitas kami terhadap fakultas kedokteran UII, terima kasih pada dekanat yang telah memberikan dukungan selama ini. Sungguh pengalaman yang tak bisa dilupakan.

Kebanggaan itu diungkapkan oleh dokter Radhillah Azman saat menyampaikan pidato mewakili 29 dokter baru periode XXVIII dilantik pada hari Rabu, 15 April 2015/25 Rabiul Akhir 1436 H di auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir.

Berikut petikan sambutannya, “Pada hari ini, Alhamdulillah kami 29 orang alumni FK UII yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 19 orang perempuan telah diambil sumpahnya untuk menjadi dokter. Beribu-ribu ucapan terima kasih kami sampaikan kepada para orang tua kami yang tidak pernah henti-hentinya berdoa agar kami anak-anaknya selalu diberikan yang terbaik oleh Allah SWT. Sungguh kami tak akan bisa membalas budi dan jasa-jasamu, yang mungkin bisa kami lakukan hanyalah selalu berbakti, patuh dan tidak akan menyinggung perasaan kalian. Dan pada orang tua TS yang tidak bisa berkumpul bersama-sama kita disini, mari kita selalu mendoakan agar dapat perlindungan dari Allah SWT, Aamiiin Allahuma Aamiiin”, katanya

Lebih lanjut Azman mengaatakan, tidak lupa pula kami sampaikan ribuan terima kasih kepada guru besar, dosen, dokter pendidik klinik, RS Pendidikan, para pasien dan semua pihak yang sudah membantu. Yang membuat kami termotivasi untuk selalu belajar, belajar dan belajar lebih giat lagi. Tambahan improvisasi.

Terakhir harapan saya kepada teman-teman sejawat yang baru diambil sumpahnya semoga kita menjadi dokter yang amanah sesuai dengan visi fakultas kedokteran UII yaitu menjadi dokter yang rahmatan lil’alamiin, karena setiap kegiatan dan tindakan kita nanti bukan lagi diawasi oleh penguji maupun konsulen melainkan diawasi langsung oleh Allah SWT dan setiap tindakan kita akan bertanggung jawab kepada-Nya.

Mohon maaf apabila ada kesalahan, dan kata sambutan ini saya tutup dengan pepatah yang disampaikan oleh Benjamin Franklin, “katakan padaku maka aku akan lupa, ajari aku maka aku akan ingat, libatkan aku maka aku akan mengerti.” Wibowo

 

 

 

FK Selenggarakan Sumpah Dokter XXVIII

            Kaliurang (UII News) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia kembali menyelenggarakan sumpah dokter periode XXVIII tahun 2015 yang diikuti oleh 29 dokter baru.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) Fakultas Kedokteran UII, dr. Erlina Marfianti, M,Sc, Sp.PD saat menyampaikan laporannya dalam acara sumpah dokter periode XXVIII di auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, 15 April 2015 / 25 Jumadil Akhir 1436 H.

 

Lebih lanjut dijelaskan oleh dokter Erlina, dari 29 dokter baru tersebut terdiri dari 10 orang laki-laki, dan 19 orang perempuan. ”Dengan demikian total dokter alumni FK UII sebanyak 863 dokter, dengan rata-rata umur kelulusannya menjadi dokter 25 tahun”, katanya.

 

Ditambahkan juga untuk asal dari para dokter FK UII ini meliputi 9 orang dari Riau, 4 dokter (Jawa Tengah), 3 dokter (Nusa Tenggara Barat), 3 dokter (Daerah Istimewa Yogyakarta), 2 dokter (Banten), 2 dokter (Kalimantan Barat), 1 dokter (Bali), 1 dokter (Bangka Belitung), 1 dokter (Batam), 1 dokter (Kalimantan Utara), 1 dokter (Lampung), 1 dokter (Sulawesi Tengah)

 

Sementara itu untuk waktu tempuh sampai menjadi dokter adalah ± 8,6 th = 2   orang angkatan 2006, ± 7,6 th = 4   orang angkatan 2007, ± 6,6 th = 23 orang angkatan 2008 dengan rumah sakit tempat pendidikan klinik yaitu RSUD Muntilan, RSUD Wonosari, RSUD Kebumen, RSJ Grhasia D.I.Y, RS Bhayangkara Semarang, Puskesmas di Kabupaten Magelang

Dan dokter dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) Pendidikan Dokter tertinggi dicapai oleh dr. Vienny Widhayanti Rosarya dengan IPK Dokter 3,48 daerah asal RIAU.

 

Sementara itu mewakili Rektor UII, Dr. Abdul Jamil, SH., MH (Warek III UII) menyatakan apresiannya kepada dokter baru FK UII yang sudah di lantik saat ini, untuk menghadapi tantangan yang ada, dokter alumni FK UII tidak perlu ragu lagi, karena kompetensi yang dimiliki sudah siap menghadapi dokter-dokter asing serta menghadapi persaingan di AEC, katanya.Wibowo

 

 

Dekan FK UII, Ingatkan Dokter Lulusan UII Siap ditempatkan Dimana saja

Kaliurang (UII News) – Perlu juga kami mengingatkan bahwa dokter lulusan UII siap untuk ditempatkan dimana saja karena visi UII adalah rahmatan lil a’lamin, mengingat rasio dokter dan penduduk di Indonesia belum dapat menjangkau di daerah terpencil. Dan ke depan akan ada kebijakan Dokter Layanan Primer (DLP). Sehingga diharapkan lulusan dokter PSPD FK UII dapat berperan pada layanan primer. Dengan distribusi dokter yang lebih baik, diharapkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan oleh dokter akan lebih baik lagi dan da’wah islam akan sampai di daerah terpencil.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dalam buku sambutannya untuk sumpah dokter periode XXVIII, yang diikuti oleh 28 dokter baru FK UII, pada hari Rabu, 15 April 2015 / 25 Rabiul Akhir 1436 H di auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, UII, Jl. Kaliurang Km.14, 5 Sleman Yogyakarta.

Menurut dokter Linda, kita sebagai dokter yang bertugas pemberi layanan jasa kesehatan pada pasar bebas ASEAN, sebagai dokter harus siap bersaing pada standar profesi dengan dokter dari ASEAN yang mau praktek di Indonesia.

“Sementara kalau dokter yang datang ke Indonesia wajib hukumnya bisa menggunakan bahasa Indonesia dalam menjalankan profesinya. Sehingga hal tersebut memacu dokter lulusan Indonesia untuk meningkatkan kualitas komunikasi dengan pasien dan keluarga pasien”, pesannya. Wibowo

Rektor UII : Dokter UII Membawa misi misi rahmatan lil alamin

Kaliurang (UII News) – Saat ini Indonesia sedang menyongsong era penguatan layanan kesehatan primer sebagaimana termaktub dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Dalam era ini, peran para dokter yang memberikan pelayanan kesehatan primer di tengah masyarakat atau komunitas kita akan semakin penting. Sebab seperti diketahui, isu kesehatan yang tengah bergulir dan mendapat perhatian adalah bagaimana memeratakan pelayanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat Indonesia di pelosok negeri.

 

Hal itu disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc dalam sambutan tertulisanya di buku alumni Sumpah Dokter periode XXVIII, untuk acara sumpah pada hari Rabu, 15 April 2015 / 25 Jumadil Akhir 1436 H yang diikuti oleh 28 dokter baru lulusan FK UII.

Menurut Rektor UII, salah satu langkah yang dipandang efektif untuk menjawab tantangan itu tentunya adalah dengan meningkatkan peran dokter yang memberi pelayanan kesehatan primer. Terlebih jika kita mengacu pada fakta bahwa dapat dengan mudah ditemukan dari 1.000 populasi di masyarakat Indonesia, 750 populasi orang dewasa melaporkan pernah mengalami kesakitan. Sementara hanya 250 yang memenuhi layanan kesehatan yang memadai[1].

“Sejalan dengan hal tersebut, kami melihat peran para dokter UII yang baru disumpah pada kesempatan ini akan segera dinantikan di tengah masyarakat kita. Peluang untuk berkecimpung dalam profesi dokter layanan primer yang semakin terbuka ini hendaknya disambut secara positif oleh para dokter sehingga dapat membawa kemanfaatan yang maksimal”, katanya.

Lebih lanjut, Pak Harsoyo mengatakan bahwa eksistensi para dokter sejatinya tidak sekedar memberikan pelayanan kesehatan saja, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gaya hidup sehat sehingga aspek promotif dan preventif dalam kesehatan juga terpenuhi. Dengan dilandasi semangat keikhlasan dan dedikasi untuk menjadi insan yang membawa misi rahmatan lil alamin, kami yakin bahwa para dokter UII akan dapat memberikan kontribusi terbaiknya kepada bangsa dan negara ini. Wibowo

 

FK UII Tuan Rumah Pertemuan IKI

Kaliurang (UII News) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia sebagai penyelenggara pertemuan Ibu-ibu Ikatan Keluarga Istri (IKI) Pegawai Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Kedokteran UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK seusai acara pertemuan yang digelar di auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII, Jl, Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta, pada hari Jum’at, 9 April 2015 / 19 Jumadil Akhir 1436 H yang dihadiri oleh para ibu-ibu pejabat beserta istri-istri pejabat di lingkungan UII.

Dijelaskan oleh dokter Linda, untuk kali ini FK UII sebagai penyelenggara memberikan fasilitas berupa pemeriksaan darah untuk melihat kolesterol, gula darah dan asam urat secara gratis, dan sebagai pelengkap menghadirkan ceramah kesehatan anak bersama Dr. Soeroyo Mafudz, M.P.H,Sp.A ketua Departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia.

Sementara itu selaku pemateri dokter Royo menjelaskan dalam ringkasanya mengatakan bahwa bahwa di Indonesia angka kematian Ibu dan Anak masih tinggi sehingga perlu di waspai dengan memperhatikan dan melakukan pencegahan infeksi yang ada.

“Secara umum untuk mencegah infeksi tersebut seorang ibu hamil harus memperhatikan kesehatannya saat hamil, KB, ASI, GIZI serta perilaku hidup yang sehat dan secara spesifik harus memperhatikan pula Imunisasi dan Vaksinansi”,demikian penjelasan dokter spesialis anak ini. Wibowo