Sofware Image Memudahkan Pemeriksaan Preparat Histologi

Kaliurang (UII News) – Pertemuan llmiah regional tahunan sangat penting diadakan untuk saling bersilaturahmi antar anggota serta berbagi ilmu untuk pengembangan ilmu Anatomi dan Histologi. Kegiatan ini direncanakan setiap tahun, meskipun karena kesibukan masing-masing, jadwalnya sering mundur.

            Hal tersebut disampaikan oleh dr. Ika Fidyaningsih, M.Sc dari Depatemen Histologi FK UII seuasi mengikuti Pertemuan ilmiah Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (PIN PAAI) Komisariat Yogyakarta yang dilaksanakan setiap tahun, dengan tempat yang bergantian. Pertemuan PIN PAAI kali ini dilaksanakan pada Sabtu tanggal 24 Januari 2014 / 03 Rabiul Akhir 1436 H, di Lantai 2 Ruang Teater Gedung Perpustakaan Fakultas Kedokteran Universtas Gadajah Mada.

            Lebih lanjut dokter Ika menyampaikan bahwa yang mengikuti pertemuan ini umumnya adalah dokter, dokter gigi, dokter hewan dalam bidang Anatomi dan Histologi. Peserta lain adalah ahli biologi atau antropologi, dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Biologi berbagai Universitas se-Yogyakarta, misalnya FKUII, FK UMY, FKG UMY, FK UGM, FKG UGM, FKH UGM, Biologi. Peserta dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia yaitu 1 orang staf dari Departemen Anatomi dan satu orang staf dari Departemen histologi, satu orang dari Departemen Fisiologi.

            “Kegiatan dalam PIN PAAI 2015 ini meliputi ; Kuliah Stereologi, Presentasi poster, Praktek Image J”, demikian jelasnya.

            Ditambahkan juga oleh dokter Ika dari acara tersebut bahwa  penelitian histologi mengenai penilaian gambaran struktur organ masih belum ada standar. Namun demikian stereologi menawarkan pendekatan agar penilaian lebih tepat dan akurat. Ilmu ini mempelajari bagaimana menghitung suatu partikel pada suatu benda atau ruang dengan bentuk yang tidak teratur.  Beberapa jurnal telah mensyaratkan penilaian histologi harus berdasar steeologi, meskipun banyak jurnal belum mengharuskannya. Hasil penelitian menunjukkan penghitungan lebih tepat dibandingkan tanpa memperhatikan stereologi. Namun demikian pembuatan irisan preparat paling lebih banyak, yang artinya membutuhkan waktu dan biaya yang lebih besar. Sementara penelitian di Indonesia, dana masih sangat terbatas.

            “Sedangkan untuk sofware image memudahkan pemeriksaan preparat histologi. Hal ini menarik untuk dikenalkan kepada mahasiswa yang melakukan penelitian histologi”, tambahnya. Diakhir laporannya, dokter Ika berharap semoga staf edukatif FK UII senantiasa dapat aktif dan berperran serta dalam kegiatan  ilmiah seperti ini. Wibowo

 

SMART FK UII Selenggarakan SIP

Kaliurang (UII News) – SIP adalah Seminar Informasi Pakar, acara ini merupakan salah satu program kerja dari Divisi Keilmiahan Scientific Medical Activities of Research (SMART) FK UII yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dan mahasiswi FKUII yang ingin mengikuti lomba keilmiahan yang akan diadakan dalam waktu dekat ini.

            Hal itu disampaikan oleh  Ketua SMART FK UII, Faisal Ridho Sakti dalam keterangannya seusai penyelenggaraan Seminar Ilmiah Pakar (SIP), pada hari Ahad, 25 Januari 2015 / 04 Rabiul Akhir 1436 H, di Ruang Sidang Utama Lt. 2 FK UII, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, yang ikuti 25 mahasiswa dengan menghadirkan narasumber dr. Titik Kuntari, MPH (Dosen FK UII).

Lebih lanjut Faisal menambahkan bahwasannya SIP ini bertemakan Integrative Professional Health Approach  to Millenium Development Goals 2015 yang dicanangkan oleh PBB untuk meningkatkan kemajuan di negara-negara berkembang.

“Bagi Indonesia hal itu berguna untuk  meningkatkan daya saing antar negara di kawasan regional ASEAN, selain itu kegiatan SIP ini untuk mempersiapkan lomba hipotalamus yang diadakan oleh Universitas Jember”, jelas Faisal. Wibowo

SMART FK UII melalui divisi keilmiahan menyelenggarakan acara SIP (Seminar Informasi Pakar) pada hari Minggu tanggal 25 Januari 2015 dari pukul 07.00-11.30. Acara ini merupakan salah satu program kerja dari divisi keilmiahan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dan mahasiswi FKUII yang ingin mengikuti lomba keilmiahan yang akan diadakan dalam waktu dekat ini.

Adapun tujuan lebih spesifik dari seminar ini untuk mempersiapkan lomba hipotalamus yang diadakan oleh Universitas Jember. Pemateri seminar tersebut adalah dr. Titik Kuntari, MPH. Tema yang disampaikan oleh pemateri adalah Integrative Professional Health Approach  to Millenium Development Goals 2015 yang dicanangkan oleh PBB untuk meningkatkan kemajuan di negara-negara berkembang. Bagi Indonesia hal itu berguna untuk  meningkatkan daya saing antar negara di kawasan regional ASEAN.

Seminar ini berjalan lancar, hanya ada sedikit kendala pada awal acara yaitu masalah tempat, pada awalnya seminar ini akan dilaksanakan di auditorium FK UII kemudian dipindah tempat ke ruang sidang utama lantai 2 FK UII karena terjadi kesalahan teknis. Jumlah peserta yang hadir pada seminar ini juga mencapai target yaitu diatas 25 orang. Seminar ditutup dengan tanya jawab yang menarik dengan pemateri dan beberapa penjelasan dari ketua SMART. Wadek SAA

SEMINAR ILMIAH NASIONAL – CUPID

Lebih jelasnya klik di sini

WISUDA PERIODE 3 – TA 2014/2015

PELAKSANAAN WISUDA : Sabtu, 21 Februari 2015  .

RANGKAIAN PELAKSANAN :
1. Pendaftaran di Div. Akademik & SIM s/d Rabu, 28 Januari 2015  jam 15:00
2. Pengumpulan berkas KTI terakhir Selasa, 27 Januari 2015 jam 15:00
3. Yudisium Akhir Kamis, 29 Januari 2015  jam 13.00
4. Pendaftaran di Direktorat Akademik 12 Jan – 2 Februari 2015 (Senin)

 

SYARAT PENDAFTARAN :
1. Pasfoto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 4 lembar, dan ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar; semua foto sesuai aturan UII (lihat contoh di papan pengumuman)
2. Bukti pengumpulan/penyerahan berkas KTI
3. Form kelengkapan Tutup Teori yang sudah di sahkan oleh DPA (print out KHS Kumulatif & IPK dari unisys, Form Bebas Catatan Assesment Afektif)
4. Salinan ijazah SLTA dan akte kelahiran yang sudah dilegalisir (termasuk kepastian ejaan penulisan nama dan tempat lahir)
5. Salinan sampul KTI dengan judul bahasa Indonesia & bahasa Inggris (untuk judul asli dan hasil terjemahan, dikirimkan ke email judulkti@gmail.com)
6. Salinan sertifikat TOEFL/CEPT dari CILACS, Salinan sertifikat KKN
7. Salinan surat bebas pinjaman Perpustakaan Pusat & Perpustakaan Fakultas
8. Salinan pembayaran SPP angsuran 1 & 2 TA 2014/2015

Semua berkas pendaftaran dimasukkan kedalam STOPMAP HIJAU, diserahkan di Divisi Akademik & SIM paling lambat hari Rabu, 28 Januari 2015  jam 15:00

Pengumuman versi PDF klik disini

Yogyakarta, Januari 2015
Kaprodi Pendidikan Dokter Kadiv Akademik & SIM
ttd   ttd
dr. Erlina Marfianti, M.Sc, Sp.PD Adieb Abdul Haris N

Insya Alloh, Tahun 2015 FK UII Siap Buka Prodi Baru Setara Spesialis

Kaliurang (UII News) – Dengan penguatan pelayanan primer melalui pendidikan dokter layanan primer di negara-negara lain dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan. Oleh karena itu, FK UII yang dijelaskan pemerintah melalui undang-undang pendidikan kedokteran kemudian menetapkan adanya pendidikan dokter layanan primer yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran yang terakreditasi A, termasuk FK UII dan FK berakreditasi B yang di tunjuk.

Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK saat memberikan sambutan dalam acara Seminar “Dokter Layanan Primer  sebagai Solusi Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Indonesia” yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 Januari 2015 atau 03 Robiul Akhir 1436 H di Auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir, Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang Km. 14,5 Sleman, DIY yang diikuti oleh 850 peserta.

Menurutnya,dengan adanya prodi baru di FK UII, diharapkan dokter-dokter layanan primer akan meningkat kompetensinya dalam melayani pasien baik dalam berkomunikasi, memandang pasien secara lebih holistic (memandang aspek biopsikososiokulturanlnya), dan memberi penatalaksanaan penyakit secara lebih komprehensif yaitu meliputi aspek pencegahan, penatalaksanaan, dan rehabilitasi. “Rencananya FK UII akan membuka prodi baru DLP setara dengan spesialis ini pada tahun 2015 ini”, katanya.

Sementara itu selaku panitia Seminar, dr. Maftuhah Nurbeti, MPH menjelasakan Seminar ini diselenggarakan dalam rangka milad FK UII dan sebagai wahana sosialisasi kebijakan baru program Dokter Layanan Primer. Lebih lanjut dijelaskan dokter Beti, dalam seminar ini FK UII menghadirkan para pembicara antara lain Direktur BUK Dasar Kementrian Kesehatan RI (drg. Kartini Rustandi, M.Kes), BPJS Kesehatan (dr. Ari Dwi Aryani), Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG (K) dari PB IDI, dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D (National Board DLP Indonesia) dan dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK (Dekan FK UII).

“Diharapkan dengan acara seminar ini, dokter-dokter, Kepala Puskesmas, mengetahui dan mendukung kebijakan DLP ini agar masyarakat Indonesia dapat mencapai derajat kesehatan yang lebih baik dengan meningkatnya kompetensi dokter, setara dengan negara-negara lain yang telah menerapkan”, demikian harapan dokter Beti. Wibowo

Belajar Konsep Islam Dalam Kurikulum Kedokteran

Kaliurang (UII News) – Guna meningkatkan wawasan staf Medical Education Unit (MEU) dan CEU tentang pengelolaan dan pengimplementasian konsep Islam dalam kurikulum kedokteran serta memberikan wawasan kepada peserta tentang upaya institusi dalam mempersiapkan mahasiswa menempuh UKMPPPD maka Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) Makasar melakukan Banch Marking ke FK UII.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Dekan I, Fakultas Kedokteran Muslim Indonesia (UMI) Makasar, Dr. dr. H. Nasrudin AM, Sp.OG dengan ditemani 15 orang staf pendidik dan Kependidikan saat menyampaikan maksud dan tujuan melakukan banch marking ke FK UII, pada hari Selasa, 20 Januari 2015 atau 27 Rabiul Awal 1436 H di auditorium Lt. I Fakultas Kedokteran UII, Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, DIY.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan dalam rangka menggali ilmu di FK UII tentang pengelolaan kurikulum tahap akademik dan profesi serta upaya persiapan menghadapi Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD), dan belajar untuk Implementasi Konsep Islam dalam Kurikulum Kedokteran.

“Kunjungan kami di FK UII ini, dalam rangka mawas diri bahwa sebagai institusi penyelenggara program studi pendidikan dokter di Indonesia, FK UMI Makasar senantiasa melakukan pengembnagn baik yang sifatnya strategis maupun operasional sebagai upaya peningkatan kapasitas demi peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan kedokteran di Indonesia”, jelasnya.

Menanggapi kunjungan FK UMI Makasar tersebut, Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK mengaku senang. Kami siap memberikan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan maksud dan tujuan dari banch marking FK UMI Makasar, demikian sambutannya.

Usai acara sambutan-sambutan, dilanjutkan dengan diskusi serta serah terima cindera mata yang kemudian diakhiri dengan kunjungan sarana-prasarana yang ada di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Wibowo

Alhamdulillah, Peserta Seminar Pro Kontra Imunisasi Lebihi Target

Yogyakarta (UII News) – Bertujuan memberikan gambaran dan wacana kepada masyarakat tentang pemberian imunisasi, serta memberikan wahana diskusi bagi pihak-pihak yang ingin mengambil kesimpulan tentang isu pro kontra imunusasi yang ada di masyarakat maka FK UII menyelenggarakan Seminar Nasional Pro dan Kontra Imunisasi.

            Hal itu disampaikan oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK saat memberikan sambutannya dalam acara tersebut, di Jogjakarta Plaza Hotel, 18 Januari 2015/ 27 Rabiul awal 1436 H, pk. 09.00 WIB dihadiri oleh Rektor UII,Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc berserta tamu undangan, dan diikuti oleh 400 peserta.

            Menurutnya, secara umum, vaksinasi dianggap metode yang efektif untuk mencegah penyakit menular. Agen aktif dari vaksin mungkin utuh tetapi tidak aktif (non-infeksi) atau dilemahkan (dengan infektivitas dikurangi) bentuk pathogen, atau dimurnikan komponen dari pathogen yang telah ditemukan sangat imunogenik (misalnya, protein mantel luar dari virus).

            “Proses pencegahan penyakit menular ini menjadi sangat penting dengan meningkatnya status sosial ekonomi masyarakat yang terjadi saat ini”, katanya.

            Sementara itu selaku koordinator publikasi dan pendaftaran peserta, dr. Putrya Hawa, M.Biomed mengaku sukses penyelenggaraan seminar nasional ini, hal ini dibuktikan dari respon masyarakat, praktisi kesehatan, dokter, bidan serta masyarkat umum yang antusias mendaftar dalam acara ini.

            “Alhamdulillah, peserta yang mendaftar 400 orang lebih, ini melebihi dari target panitia yang hanya mentarget 300 peserta saja”, kata dr. Puty.

            Peserta mengaku senang bisa mengikuti seminar pro dan kontra imunsasi ini, salah satunya Ibu Erna dari Dinkes Klaten, Jateng, menurutnya dengan mengikuti seminar ini, bisa memberikan penjelasan kepada para kader, ibu-ibu tentang pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang putra-putrinya, dan juga terhindar dari penyakit.

            Dalam seminar tersebut, FK UII menghadirkan pemateri yang kompeten dibidang imunisasi, diantaranya adalah dr. Soeroyo Machfudz, MPH, Sp.A (K) dengan judul makalahnya “Imunisasi Lengkap Mencerdaskan Anak Indonesia”, di sesi ke II disampaikan oleh dr. Piprim B, Yanuarso, Sp.A(K) selaku Sekretaris Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dosen FK UI Jakarta dengan makalahnya “Vaksinasi dan Sejarah Keemasan Islam”, dan pemateri dari MUI dengan makalah berjudul “Hukum Imunisasi dan Vaksinasi dalam Islam” disampaikan oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang diampu oleh Dr.Drs. H. Makhrus Munajad, SH., M.Hum. Wibowo

Dyo, Ketua FULDF DEW 4

Dyo Ketua FULDF DEW 4
Kaliurang (UII News) – Musyawarah Wilayah FULDFK DEW 4 yang diselengarakan oleh Forum Study Ilmu Kedokteran Islam (FSIKI) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tanggal 18 Januari 2015 adalah kegiatan yang mempertemukan mahasiswa kedokteran muslim dewan eksekutif wilayah 4 guna mempererat ukhuwah Islamiyah dan mencetak kader dokter muslim yang tangguh sehingga bisa menjawab tantangan jaman.
Hal itu disampaikan oleh Mahdea, mahasiswa angkatan 2012 dan anggota CMIA FK UII yang mengikuti acara Muswil FULDFK DEW 4 di FK UMS pada 28 Januari 2015 / 27 Rabiul Awal 1436 H, bersama dengan 10 teman lainnya yang juga anggota CMIA FK UII.
Menurut Mahdea, dalam acara seminar tersebut tidak berbeda dengan agenda Musywil pada umumnya, Musywil kali ini dilaksanakan dari pukul 08.00-17.00. Agenda Musywil FULDFK DEW 4 ini adalah Laporan Pertanggungjawaban dari Ketua periode 2014 beserta jajarannya (kepala divisi) dan pemilihan Mas’ul atau Ketua FULDFK DEW 4 periode 2015.
Berbeda dengan kebijakan sebelumnya, tahun ini diberlakukan Restrukturisasi DEW, dimana struktur kepengurusan DEW dibentuk dari Lembaga Dakwah Fakultas yang masuk ke dalam wilayah DEW 4.
“Pemilihan Ketua FULDFK DEW 4 ini, berdasarkan Dewan Ketua yang terdiri dari seluruh ketua Lembaga Dakwah Fakultas, yang dalam hal ini Anandyo Septiawan selaku Ketua CMIA FK UII turut serta masuk ke dalam calon Ketua FULDFK DEW 4. Dan dengan banyak pertimbangan beberapa kelebihan dan lain-lain, hasil musyawarah menyatakan Anandyo Septiawan Ketua CMIA FK UII terpilih sebagai Ketua FULDFK DEW 4 periode 2015”, kata Dea.
Sementara itu, Dyo membenarkan bahwa dirinya terpilih sebagai ketua FULDFK DEW 4 hasil dari Musywil FULDFK DEW 4, dan dengan jelas menyatakan bahwa dakwah akan kuat manakala ukhuwah antar LDFK juga kuat.
“Sesuai dengan namanya, FULDFK = Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran; harapan saya ukhuwah antar LDFK akan semakin kuat. Ketika ukhuwah itu kuat maka dakwah kita juga akan semakin kuat, khususnya di bidang kesehatan”, kata Dyo ketika menyampaikan sambutannya sebagai Ketua FULDFK DEW 4, demikian dijelaskan oleh Mahdea. Wibowo

LOWONGAN STAF IT

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia membutuhkan staf IT kontrak untuk posisi
– Staf IT System Developer and Maintenanace (1 orang)
– Staf IT Multimedia Designer (1 orang)

Syarat umum:
– Laki — laki Muslim taat (rajin ke masjid)
– Usia maksimal 25 tahun pada tanggal 1 Februari 2015.
– Tidak terikat dengan institusi lain.
 

Syarat khusus : ……………..

Lebih jelasnya, klik di sini

CMIA FK UII Selenggarakan Organisation Training 2

          Kaliurang (UII News)Center for Medical Islamic Activities Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (CMIA FK UII) sebagai wadah kegiatan mahasiswa FK UII yang bergerak di bidang dakwah, mengadakan kegiatan dengan tema Taktil (Teguhkan Aqidah, Kuatkan Tauhid, Jihad Fi Sabilillah) untuk melatih kemimpinan dalam organisasi dakwah bagi kader baru dari semua angkatan baik mahasiswa baru FK UII 2014, 2013 maupun 2012. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah kecintaan anggota baru CMIA FK UII pada kegiatan dakwah itu sendiri.

         Hal itu disampaikan oleh Satrio Budi Wicaksono (2014), selaku Ketua Pantia saat acara Organization Training 2 yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal  17 Januari 2015 atau 26 Rabi’ul Awwal 1436 H di GKU Lt.1 Prof.Dr. Sardjito, MD, yang diikuti oleh seluruh anggota CMIA FK UII.

         Menurut Satrio, dakwah adalah penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamarkan ajaran agama Islam. Dakwah merupakan suatu kegiatan yang sangat penting sebab dengan dakwahlah terjadi keberlangsungan agama Islam. Dakwah Islamiyyah juga telah dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW kemudian diteruskan oleh para sahabat, khalifah, dan akhirnya diikuti oleh para ulama.

         “Organisasi ibarat sebuah tubuh, ia memerlukan satu kepala sebagai pusat pengendali. Kemampuan pusat pengendali inilah yang biasa disebut kepemimpinan. Kepemimpinan seseorang dalam berorganisasi akan menentukan ke mana dan bagaimana arah, perkembangan, dan keberhasilan tujuan organisasi yang dipimpinnya. Oleh karena itu, diperlukan suatu materi sebagai bekal para calon pemimpin, khususnya pemimpin di organisasi dakwah”, katanya.

         Tahun ini, acara OT 2 yang berjudul DORLAND (Dokter lan Dakwah) ini bertemakan TAKTIL (Teguhkan Akidah, Kuatkan Tauhid, Jihad Fii sabilillah) . Acara ini diisi oleh empat pemateri yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UII. Setelah itu, peserta mendapat sambutan-sambutan serta pesan-pesan yang disampaikan oleh ketua panitia OT 2, dilanjutkan oleh ketua LEM FKUII, ketua DPM FK UII, dan ketua UKM CMIA.

         Materi pertama tentang Perencanaan Strategi Organisasi oleh ust. Ari Sujarwo. Materi Perencanaan Strategi Organisasi membahas tentang sebuah tujuan dengan bertumpu pada proses pengeluaran ide dan gagasan, serta analisis yang mendalam untuk mencapai sebuah tujuan organisasi.

Tak hanya perencanaan yang matang, diharapkan peserta juga mempunyai strategi yang matang dalam berdakwah. Materi ini terangkum dalam Shirah Nabawy yang dibawakan oleh ust. Ahmad MZ, S.S. Beliau membahas tentang sejarah hidup dan periodesasi dakwah Rasulullah SAW serta menganalisa kondisi dakwah terkini dan membandingkannya dengan dakwah pada zaman Rasulullah SAW.

         Selanjutnya, untuk meluweskan agen dakwah dalam menjalankan misi, melalui materi ketiga, ust. Supriyanto Pasir menyampaikan materi Fiqh Dakwah. Materi ini membahas tentang dakwah dan pemahaman yang detail sehingga dapat menumbuhkan sikap terbuka dalam berharakah (pergerakan dakwah). Jadi seorang da’i tidak stagnan dengan perspektif harakah itu sendiri. Materi ini juga menjelaskan tentang metode dakwah yang efektif serta berdebat dengan cara yang baik.

         Setelah istirahat, peserta dan panitia mendapat penyegaran spesial dari dr. Linda Rosita, M.Kes , Sp.PK. Beliau menyampaikan apresiasi beliau untuk acara OT 2 juga untuk UKM CMIA FK UII. Dalam sambutan singkatnya beliau juga mengajak kami semua untuk senantiasa terus mempelajari Al-Qur’an, Al-Hadist, dan ilmu-ilmu agama lainnya. Beliau juga berpesan agar kami selalu mengutamakan urusan akhirat dibanding urusan dunia, termasuk sholat tepat waktu, demikian gambaran acara yang dijelaskan oleh Satrio. Wibowo