KKN Antar Waktu atau REMEDIASI – TA 2010-2011

Diberitahukan kepada semua mahasiswa Fakultas Kedokteran UII, bahwa hasil rapat tingkat Prodi 30 Mei 2011 jam 13.30, diputuskan bahwa mahasiswa yang saat ini telah terdaftar sebagai peserta KKN Antar Waktu 2010-2011, tidak bisa terdaftar sebagai peserta Remediasi 2010-2011, dan sebaliknya.

Bagi mahasiswa FK UII disarankan untuk mengikuti Remediasi, kecuali bila sudah tidak ada keinginan untuk memperbaiki nilai MK Blok

Pembatalan sebagai peserta KKN sampai dengan tanggal 31 Mei 2011. Apabila melewati masa tersebut, uang pendaftaran KKN tidak bisa dikembalikan

Bagi mahasiswa FK UII yang mengikuti Remediasi 2010-2011, disarankan mengikuti KKN di semester Ganjil 2011-2012 dengan model TEMATIK PEDULI MERAPI.

Pengumuman ini disampaikan melalui http://fkuii.org, http://medicine.uii.ac.id, Facebook, dan ditempel di papan pengumuman

Terimakasih atas perhatiannya.

Ttd

Kaprodi Pendidikan Dokter FK UII

DRAFT PENGUMUMAN WISUDA V 2010-2011

DRAFT PENGUMUMAN WISUDA V 2010-2011.jpg

Wisuda Periode V – 25 Juni 2011

 Pelaksanaan kegiatan :

  1. Wisuda Periode V diselenggarakan Sabtu, 25 Juni 2011
  2. Pendaftaran di Divisi Akademik & SIM FK paling lambat pada : Senin, 6 Juni 2011  jam 16:00
  3. Yudisium Akhir diselenggarakan Selasa, 7 Juni 2011 jam 13.30
  4. Pendaftaran di Direktorat Akademik (Pusat) : 16 Mei – 9 Juni 2011
  5. Pengumpulan Hardcopy KTI terakhir : Senin, 6 Juni 2011

 

Syarat pendaftaran :

  1. Sudah Tutup teori (telah menempuh semua MK (Blok, MKNB, MKU), semua nilai MKU minimal C, telah lulus BTAQ, LKID dan ONDI, IPK minimal 2.25)
  2. Bukti pengumpulan/penyerahan hardcopy
  3. Lulus KKN (bukti dengan copy sertifikat)

 

Berkas :

  1. Pasfoto terbaru ukuran 4×6 = 4 lembar
  2. Copy ijazah SLTA dan akte kelahiran yang sudah dilegalisir
  3. Copy cover KTI dengan judul bahasa Indonesia & bahasa Inggris
  4. Copy sertifikat TOEFL = angkatan 2002 dan sesudahnya
  5. Copy sertifikat KKN
  6. Copy keterangan bebas pinjaman perpustakaan pusat & fakultas
  7. Copy SPP angsuran 3 & 4 TA 2010/2011

 

Semua berkas dimasukkan MAP BIRU, diserahkan di Divisi Akademik & SIM paling lambat : Senin, 6 Juni 2011  jam 16:00

Pengumuman ini bisa dibaca di http://uii.ac.id/content/view/1370/258/  

    Yogyakarta, 27 Mei 2011
Ketua Program Studi Pendidikan Dokter

 ttd 

  Kadiv Akademik & SIM

ttd 

dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK   Adieb Abdul Haris N

Pengumuman Hasil Seleksi Tutor

Nomor    :  04/Ka.Pan/10/Rekrut Tutor&Instruktur/V/2011
Hal         : Pengumuman hasil seleksi

Berdasarkan hasil tes seleksi dan rapat Tim Rekrutmen Tutor&Instruktur Keterampilan Medik Fakultas Kedokteran UII pada tanggal 18 Mei 2011, dengan ini memutuskan bahwa nama-nama yang tersebut dibawah ini dinyatakan diterima sebagai Tutor&Instruktur Keterampilan Medik.
  1. dr. Alfan Nur Asyhar
  2. dr. Asril Abdul Saad
  3. dr. Baiq Rohaslia Rhadiana
  4. dr. Bayu Utaminingtyas
  5. dr. Fajar Alfa Saputra
  6. dr. Fery Luvita Sari
  7. dr. Firandi Saputra
  8. dr. Heryu Prima
  9. dr. Hidayatul Kurniawati
  10. dr. Rizka Fakhriani
  11. dr. Veby Novri Yendri

Bagi peserta yang dinyatakan diterima akan mengikuti Training of Tutor pada bulan Juni 2011, jadwal menyusul.

Demikian pengumuman ini disampaikan, atas partisipasinya diucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 27 Mei 2011
Ketua Pelaksana,
Ttd,

dr. Siti Isti’anah, M.Sc.

Mengetahui,            
Dekan Fakultas Kedokteran UII
Ttd,
                                                                                                   

dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes.  

Pelantikan Dewan Perwakilan Mahasiswa FK UII periode 2011-2012

Sabtu, 21 Mei 2011 bertempat di Ruang FTSP UII telah diadakan acara Pelantikan Dewan Perwakilan Mahasiswa ( DPM ) Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Acara ini merupakan titik awal pergerakan DPM FK UII menuju FK UII yang rahmatan lil alamin dan sebuah tahap akhir setelah rangkaian kegiatan Pemilwa (pemilu Mahasiswa) 2011 dan Sidang Umum V DPM FK UII dimana seluruh legislative terpilih FK UII telah disumpah dan dilantik sebagai pengurus DPM FK UII periode 2011-2012. Pada acara ini telah dilantik 9 orang legislative terpilih, yakni Rio Rialdi ’08 (Ketua DPM), Reza Andhitya ’09 (Sekertaris Jendral ), Rio Budiharso ’09 (Ketua Komisi I), Savina Olga ’08 ( Staff Komisi I ), Rahmat Nugroho ’09 ( Staff Komisi I ), Izzah Baridah ’09 ( Ketua Komisi II ), M.Zuhdan ’09 ( Staff Komisi II ), Yemi M ’08 ( Ketua Komisi III ), Dwi Inggyani ’09 ( Staff Komisi III ).
 
Acara ini dihadiri oleh Dekanat FK UII yang diwakili oleh dr.Titik Kuntari selaku Wakil Dekan FK UII, Ketua DPM UII periode 2011-2012 yakni Erdika Oki Prasetya , Ketua DPM FK UII-Demisioner yang diwakili oleh Satrio Waskito, Ketua LEM terpilih periode 2011-2012 yakni Ridho Ardhi, seluruh perwakilan UKM FK UII dan beberapa undangan lainnya. Adapun pembacaan sumpah sekaligus pelantikan DPM Fakultas ini dibacakan oleh Ketua DPM Universitas yang di ikuti seluruh legislatif terpilih dengan khidmat. Dan setelah sumpah ini, maka legislative terpilih resmi menjadi Pengurus Dewan Perwakilan Mahasiswa FK UII periode 2011-2012.
Dengan terpilihnya pengurus baru DPM FK UII ini diharapkan mereka mampu menjadi pemimpin-pemimpin yang amanah, fathanah, tabliq dan Al amin seperti sifat pemimpin yang di tauladankan oleh Rasulullah SAW. Mereka selaku dewan tertinggi mahasiswa seharusnya juga mampu membuat banyak perubahan dan kemajuan untuk Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia. Apalagi dr. Titik selaku Wakil Dekan FK UII juga mengatakan akan mensupport penuh seluruh kegiatan yang di adakan lembaga, baik dalam bentuk moril maupun materiil. Beliau juga menghimbau agar pengurus DPM FK UII mampu menjadi panutan yang baik untuk mahasiswa lainnya dan mampu mengajak mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan kampus FK UII ini menjadi lebih baik. Apalagi di tahun 2012 mendatang akan ada penilaian Akreditasi yang menjadi kesempatan FK UII untuk menaikkan akreditasi. Sehingga banyak hal yang harus di evaluasi dan diperbaiki untuk mendapatkan akreditasi terbaik. Maka inilah menjadi tugas besar pertama yang harus dilakukan oleh DPM FK UII yang tentunya membutuhkan bantuan seluruh civitas akademika FK UII. Semoga di tangan para pemimpin yang duduk di Dewan Perwakilan Mahasiswa ini, mereka bisa membangun FK UII menjadi Fakultas Kedokteran yang berkualitas dan mencetak dokter-dokter dengan title “five star doctor” namun tetap menjunjung tinggi nilai keislaman. Banyak harapan yang terukir dan menginginkan mereka mampu menorehkan sejarah dan terobosan baru dalam perjalanan FK UII meraih kesuksesannya. Selalu Jaya FK UII semoga para pemimpin masa depan ini mampu mengemban amanah untuk mewujudkan FK UII yang rahmatan lil alamin.

Lokakarya Peningkatan Kualitas Skenario Anamnesis

Sabtu, 14 Mei 2011 Tim PHK PKPD FK UII kembali mengadakan kegiatan Lokakarya Peningkatan Kualitas Skenario Anamnesis. Kegiatan lokakarya ini merupakan salah satu kegiatan dari aktifitas Perbaikan Pembelajaran Anamnesis yang juga merupakan bagian dari Program 4, yaitu Penguatan Kemampuan Penalaran Klinis (Clinical Reasoning) Mahasiswa Untuk Mendukung Pencapaian Kompetensi.
 
Lokakarya yang bertempat di GKU DR Sardjito dihadiri oleh perwakilan dari Dekanat FK UII, Prodi serta tim blok dan dibuka langsung oleh wakil dekan FK UII, dr Titik Kuntari MPH berlangsung mulai pukul 08.30 hingga pukul 16.30. Dihadirkan dua pemateri dalam kegiatan lokakarya ini, yaitu dr. Tridjoko Hadianto DTM&H, M.Kes dan dr. Santosa Budiharjo, M.Kes. PA. Kedua pemateri ini merupakan pakar-pakar yang memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam pembelajaran keterampilan komunikasi di institusinya, FK UGM.
 
Sesi pertama dibuka dr. Tridjoko dengan memaparkan Teori Penyusunan Skenario Anamnesis. Beliau menegaskan bahwa skenario merupakan tulisan yang digunakan sebagai penuntun yang merupakan jembatan antara gagasan yang dimiliki konseptor dan aktor yang akan menjalankan peran sehingga gagasan dapat diperankan sesuai dengan kenyataan. Skenario yang baik adalah skenario yang tertulis secara jelas dan dapat diperankan secara baik. Sehingga ada dua hal utama yang perlu disiapkan dalam penyusunan skenario untuk pembelajaran keterampilan komunikasi yang baik, yaitu menyusun skenario tertulis dengan jelas serta menyiapkan agar skenario dapar diperankan dengan baik. Skenario yang jelas harus ditulis secara lengkap, tidak hanya secara substansi topik terkait penyakit secara umum namun juga termasuk di dalamnya harus mencakup akting yang harus dilakukan oleh aktor. Penyiapan skenario agar dapat diperankan dengan baik adalah dengan melatih secara khusus aktor yang akan berperan sebagai pasien simulasi.
 
Pada sesi kedua dr Santosa berbagi pengalaman mengenai berbagai upaya yang telah dilakukan FK UGM dalam mengembangkan proses pembelajaran keterampilan komunikasi (anamnesis) dan dalam penyusunan skenario anamnesis. Hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan pembelajaran keterampilan komunikasi, sebagaimana disampaikan dr Santosa, diantaranya adalah kurikulum, rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta topik keterampilan komunikasi anamnesis yang akan diajarkan. Dalam penyusunan desain pembelajaran keterampilan komunikasi juga hendaknya tidak melupakan konsep dari pembelajaran keterampilan secara umum, yaitu dengan memperhatikan tahapan penguasaan mahasiswa serta memperhatikan waktu yang dibutuhkan mahasiswa untuk menguasai sebuah keterampilan. Pembelajaran keterampilan harus dimulai dari yang sederhana ke yang kompleks. Dan mahasiswa membutuhkan proses latihan yang berulang kali hingga akhirnya dapat menguasai sebuah keterampilan dengan baik.
 
Sesi ketiga, peserta dibagi dalam enam kelompok, yang masing-masing kelompok diminta untuk menyusun dua buah skenario anamnesis sesuai dengan materi yang telah disampaikan oleh para pakar sebelumnya. Dan di akhir, pada sesi keempat, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil skenario anamnesis yang dibuat untuk mendapatkan feedback dari dr. Tridjoko.
 
Sebagai penutup, dr. Tridjoko mengajak para peserta lokakarya untuk merefleksikan beberapa hal yang berhasil didapat melalui kegiatan lokakarya ini. Para peserta secara antusias menyampaikan pencapainnya masing-masing serta manfaatnya secara umum bagi institusi FK UII. Bahwa melalui lokakarya ini diharapkan dapat dihasilkan skenario-skenario anamnesis yang berkualitas, yang mampu meningkatkan kemampuan clinical reasoning mahasiswa., sebagai salah satu kompetensi yang harus mereka kuasai saat lulus menjadi dokter nantinya.

Lokakarya Evaluasi Penilaian Kegiatan Belajar

Senin dan Selasa,9-10 Mei 2011 PIC 3 Tim Hibak PHK PKPD telah mengadakan lokakarya Evalausi Penilaian Kegiatan Belajar. Lokakarya ini merupakan bagian dari policy study Penilaian Kegitan Belajar, aktifitas dari program 3 PHK PKPD FK UII yaitu Perbaikan Kualitas Proses Pembelajaran Melalui Inovasi Pembelajaran dan Optimalisasi Sumber Daya.
Hasil yang diharapkan tercapai melalui kegiatan lokakarya ini adalah terevalusinya berbagai tools penilaian yang telah diimplementasikan di FK UII saat ini.  Agar hasil tersebut tercapai maka dihadirkan pembicara dalam lokakarya tersebut adalah Ibu Ratna Syifa’a Rachmahana S.Psi, Msi, Psikolog dari Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII dan dr. Sari Puspa Dewi MHPE dari FK UNPAD.

 

Ibu Ratna memberikan materi terkait Teknik Evaluasi Penilaian Alat Ukur Kegiatan Belajar yang dispesifikan kepada mengukur validitas dan reliabilitas sebuah metode penilaian kegiatan belajar. Pada hari kedua, dr Sari,yang telah cukup banyak memiliki pengalaman terkait pengembangan assessment di FK UNPAD, selain menyampaikan materi tentang Dasar-Dasar Evaluasi Penilaian Alat Ukur Kegiatan Belajar juga memberikan feedback terhadap presentasi hasil evaluasi berbagai penilaian kegiatan belajar di FK UII. Presentasi ini merupakan hasil FGD kelompok kecil yang telah dilakukan pada hari pertama.

 

Hasil evaluasi melalui FGD yang telah mendapatkan feedback dari pakar dapat menjadi acuan dalam pengembangan Sistem Penilaian Kegiatan Belajar di FK UII. Policy studi ini akan dilanjutkan dengan beberapa rangkaian kegiatan berikutnya sehingga akan dihasilkan sebuah Sistem Penilaian Kegiatan Belajar di FK UII yang lebih baik lagi.

Lokakarya Penyusunan KBK FKUII 2005 yang Disempurnakan

 Sabtu, 30 April 2011 bertempat di ruang 2.18 kampus Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) telah diadakan kegiatan lokakarya Perbaikan KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi) FK UII 2005. Kegiatan lokakarya ini merupakan bagian dari pelaksanaan PHK PKPD untuk anggaran 2011 dan merupakan awal dari serangkaian kegiatan dalam rangka perbaikan KBK FK UII 2005. 
 
Acara yang dihadiri oleh segenap jajaran dekanat dan prodi FK UII, koordinator tim blok serta wakil dari setiap departemen dibuka langsung oleh Dekan FK UII dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes. Dalam sambutannya Ibu Dekan menegaskan tentang pentingnya kegiatan perbaikan kurikulum ini sebagai bentuk upaya FK UII untuk terus meningkatkan kualitas proses pendidikan di FK UII.
 
Materi pertama disampaikan oleh Prof. dr. Hardiyanto Soebono Sp.KK(K). Sebagai ketua KKI (Konsil Kedokteran Indonesia) beliau memaparkan tentang Challange and Opportunity dalam pengembangan institusi pendidikan dokter di Indonesia. Diawali dengan pemaparan sejarah perkembangan sistem pendidikan di Indonesia, Prof. Hardiyanto menyampaikan bahwa hingga tahun 2011 ini di Indonesia telah berdiri 71 program studi pendidikan dokter dengan distribusi terbesar di Pulau Jawa. Dari 71 prodi pendidikan dokter tersebut kurang lebih baru separuhnya yang telah terakreditasi. Hal ini merupakan salah satu tantangan besar bagi pendidikan dokter di Indonesia, termasuk FK UII, karena saat ini telah diberlakukan borang akreditasi yang baru yang lebih dapat memberikan gambaran proses dan kualitas pendidikan di fakultas kedokteran. Akreditasi, penjaminan mutu dan standar pendidikan kedokteran disampaikan oleh Prof. Hardiyanto sebagai isu-is global yang penting diperhatikan oleh FK UII dalam menyusun kurikulum pendidikan di  FK UII.Tak kalah penting dengan isu-isu global, terdapat beberapa isu-isu nasional yang juga harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan kurikulum di FK UII. Diantara isu-isu nasional tersebut adalah masih belum meratanya distribusi lulusan dokter, lemahnya kompetensi lulusan dokter di area kesehatan masyarakat serta rencana perbaikan dari SKDI. Diharapkan KBK 2005 yang disempurnakan dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut.
 
Materi kedua disampaikan oleh dr. Titi Savitri, M.Med. Ed, PhD dari FK UGM yang merupakan seorang pakar di bidang pendidikan kedokteran dengan minat utama di bidang kurikulum. Beliau memaparkan tentang teknis penyusunan kurikulum, baik dari makro, meso maupun mikro kurikulum. Penyusunan makrokurikulum akan menghasilkan peta kurikulum yang mencakup tema fase dan blok pendukung, sedangkan penyusunan mesokurikulum akan diperoleh blue print blok. Dan hasil dari penyusunan mikrokurikulum adalah buku panduan blok untuk mahasiswa dan tutor.
 
Keluaran yang diharapkan dari lokakarya ini adalah tersusunnya rancangan mesokurikulum uuntuk KBK FK UII 2005 yang disempurnakan. Sebagai bahan pertimbangan penyusunan rancangan mesokurikulum, maka pada sesi ketiga dr. Umatul Khoiriyah sebagai Ketua MEU (Medical Education Unit) memaparkan hasil evaluasi lengkap KBK FK UII 2005 yang sebelumnya telah dilakukan melalui berbagai kegiatan, salah satunya lokakarya evaluasi KBK FK UII 2005.
 
Setelah mendapat pemaparan tentang challange dan opportunity untuk pengembangan pendidikan dokter serta teknis penyusunan kurikulum dan berbagai asupan hasil evaluasi KBK FK UII 2005 maka peserta lokakarya yang hadir dibagi dalam beberapa kelompok kecil yang didampingi oleh seorang fasilitator melakukan FGD untuk mendiskusikan rancangan peta kurikulum.
 
Kegiatan penyusunan KBK FK UII 2005 yang disempurnakan tidak berhenti di lokakarya ini saja namun akan dilanjutkan oleh serangkaian kegiatan lainnya hingga dihasilkan sebuah draft KBK FK UII 2005 yang disempurnakan secara lengkap. Salah satu kegiatan lanjutan dari lokakarya ini adalah in house training penyusunan mikrokurikulum yang akan dilaksanakan di awal Mei serta pendampingan penyusunan KBK FK UII 2005 yang disempurnakan oleh tenaga ahli.